Akibat Overstay, Satu WNA Asal Timor Leste di Deportasi Imigrasi Kelas II TPI Atambua – Belu

- Editor

Kamis, 13 April 2023 - 05:57 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Atambua, News.Matatimor – Net : Salah satu warga negara asal Timor Leste kembali di deportasi oleh pihak Imigrasi Kelas II TPI Atambua pada, rabu 12/04/ 2023.

Pendeportasian WNA asal Timor Leste tersebut melalui Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Motaain pada pukul 13.30 Wita waktu setempat.

Kepala Imigrasi kelas II TPI Atambua, K.A.Halim menjelaskan, Pengawalan pendeportasian dilakukan oleh tim inteldakim Kanim Kelas II TPI Atambua.

BACA JUGA  Diduga Salah Satu Kepwil Desa Naekasa di Belu Menerima Bansos Beras, Warga Pertanyakan DTKS

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dasar pendeportasian WNA asal Timor Leste dengan surat perintah nomor W.22.IMI.IMI.5.GR.03.754 tertanggal 11 April 2023.

“sudah kita deportasikan kemarin, berdasarkan surat perintah yang kita keluarkan,”pungkasnya.

Dijelaskan Halim, petugas Inteldakim Kanim Atambua diterima dan berkoordinasi dengan Supervisor Imigrasi PLBN Motaain, Bapak Oktorius Kolo dalam rangka mengurus administrasi pendeportasian.

BACA JUGA  Kemendikbudristek Tetapkan Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila di Kurikulum Merdeka

” kita berkoordinasi dan pengurusan berkas, paspor terdeportasi diterakan cap keberangkatan keluar dari wilayah Indonesia oleh petugas imigrasi konter keberangkatan PLBN Motaain,”ujarnya.

Warga asal Timor Leste yang dideportasi, Lanjut Halim, bernama Jose Alexandre Ramos Pinto, Dili, 21 April 2001, Nomor Paspor 0069602C yang berlaku hingga 22 Januari 2025.

Ditegaskan Halim, WNA asal timor Leate ditahan akibat overstay di wilayah Indonesia selama 60 hari dan izin tinggal yang bersangkutan berakhir sejak 28 januari 2023 lalu.

BACA JUGA  Dinas Kesehatan Kabupaten Kupang utang di RSUD Prof. W.Z Yohanes Kupang sebesar 1 M Lebih.

Atas dasar itu, yang bersangkutan dikenakan pasal 78 ayat 3 Undang – Undang nomor 6 tahun 2011 tentang keimigrasian.

Facebook Coment

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rayakan Pentakosta, Komunitas Pasutri ME Tanggung Koor di Paroki Sta. Helena Camplong
Seruan Pastoral KWI: “Bangkit Bersama dalam Pengharapan” di Tengah Krisis Bangsa
200 Ribu Anak Terpapar Judi Online, Keluarga Diminta Jadi Benteng Utama
Guru Non-ASN Tak Perlu Cemas, Kemendikdasmen Beri Jaminan Keberlanjutan Tugas
Yesus adalah Jalan, Kebenaran, dan Hidup
FLS3N Kupang Barat Jadi Ajang Bakat Siswa dan Promosi UMKM
Menkomdigi: Adopsi AI Berpotensi Sumbang 3,67 Persen PDB Indonesia
Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:04 WITA

Rayakan Pentakosta, Komunitas Pasutri ME Tanggung Koor di Paroki Sta. Helena Camplong

Sabtu, 23 Mei 2026 - 08:54 WITA

Seruan Pastoral KWI: “Bangkit Bersama dalam Pengharapan” di Tengah Krisis Bangsa

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:48 WITA

Guru Non-ASN Tak Perlu Cemas, Kemendikdasmen Beri Jaminan Keberlanjutan Tugas

Sabtu, 2 Mei 2026 - 15:32 WITA

Yesus adalah Jalan, Kebenaran, dan Hidup

Kamis, 23 April 2026 - 06:32 WITA

FLS3N Kupang Barat Jadi Ajang Bakat Siswa dan Promosi UMKM

Berita Terbaru

KOTBAH & RENUNGAN

Dari Loh Batu ke Hati Manusia: Karya Roh Kudus di Hari Pentekosta

Sabtu, 23 Mei 2026 - 08:11 WITA

KOTBAH & RENUNGAN

Pesan Paus Leo XIV Untuk Hari Komsos Sedunia ke-60

Minggu, 17 Mei 2026 - 06:10 WITA

KOTBAH & RENUNGAN

Bahasa, Doa, dan Komunikasi: Jalan Menuju Persatuan dalam Kristus

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:58 WITA

error: Content is protected !!