Utamakan Nyawa daripada Administrasi

- Redaktur

Minggu, 26 Januari 2020 - 06:28 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sofia Malelak – de Haan, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kupang mengkritisi pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Naibonat.

Dilansir dari independen-news.com

“Dinas Kesehatan dan RSUD Naibonat diminta tidak hanya orientasi pada administrasi semata, sementara nyawa manusia diabaikan.”

Hal tersebut disampakan Sofia Malelak – de Haan, pada Jumat (24/01/2020) dalam Acara Syukuran Natal dan Tahun Baru lingkup Dinas Kesehatan Kabupaten Kupang di GMIT Ebenhaezer Tarus Barat.

Menurut Politisi Partai Nasional Demokrat (NASDEM) ini, ada pergeseran nilai pelayanan di RSUD Naibonat.

Upaya selamatkan nyawa manusia diabaikan sementara urusan administrasi lebih utama dan hal ini sangat memprihatinkan.

Contoh konkrit yang disampaikan olehnya : pasien anak – anak yang jatuh dari tangga kemudian tidak sadarkan diri.

Saat dibawa ke RSUD Naibonat, petugas di loket apotik meminta orang tua pasien untuk segera menyelesaikan administrasi.

Padahal, kondisi pasien butuh penanganan cepat sesuai anjuran dokter.

Orang tua pasien kemudian menyelesaikan administrasi sebesar Rp. 38.000,- baru pasien mendapatkan pelayanan.

“Telah terjadi pergeseran nilai pelayanan karena administrasi yang diutamakan”.

BACA JUGA  Komunitas MGMP Bahasa Indonesia SMA Kab. Kupang Selenggrakan Workshop

“Saya minta semua jajaran kesehatan  untuk utamakan pelayanan kemanusiaan karena manusia itu citra Allah,” katanya.

Dirinya berharap pola kerja seperti orientasi administrasi harus diubah.

Perlakukan sesama manusia sebagai citra Allah.

Jangan orientasi administrasi tetapi kembalikan semangat pelayanan, tingkatkan etos kerja.

Terkait masalah itu, Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Kupang, Jerry Manafe juga sangat prihatin dengan pola pelayanan yang lebih mementingkan administrasi ketimbang nyawa manusia.

Menurut Wabup Jerry, tindakan dokter yang memeriksa pasien sudah benar dengan memberi resep agar pasien cepat ditangani.

Yang terjadi justru petugas di loket mempersulit pasien dengan lebih pentingkan uang dari pada selamatkan nayawa pasien.

Orang nomor dua di Kabupaten Kupang ini, dengan tegas meminta agar model pelayanan demikian harus diubah.

BACA JUGA  PPG Calon Guru Tahun 2025, Pendaftaran Dibuka hingga 6 November

Bukan hanya di RSUD Naibonat tapi juga di seluruh Puskesmas di Kabupaten Kupang. (Sully-Independen-news.com / partner of matatimor).

Facebook Coment

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim
Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar
Komisi X DPR Usul Gaji Minimal Guru Rp 5 Juta, Bonnie Triyana: Anggaran Kita Cukup
Starlink Masuk Desa: SMPN 1 Fatuleu Barat Libas Kendala Sinyal saat TKA
Cegah Kebocoran Data, Kemendikdasmen Luncurkan Program Bug Bounty 2026
Atambua Menyala! Festival Obor Perdamaian 2026: Pesan Toleransi dari Tapal Batas untuk Dunia
Kasus Dana BOS SMAN 3 Kupang: Menanti Gelar Perkara Penetapan Tersangka
Rayakan Valentine, Legislator PSI Ajak Siswa & Warga Fatuleu Barat Tanam Pohon
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 08:35 WITA

Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim

Selasa, 14 April 2026 - 13:15 WITA

Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar

Selasa, 14 April 2026 - 05:02 WITA

Komisi X DPR Usul Gaji Minimal Guru Rp 5 Juta, Bonnie Triyana: Anggaran Kita Cukup

Sabtu, 11 April 2026 - 00:05 WITA

Starlink Masuk Desa: SMPN 1 Fatuleu Barat Libas Kendala Sinyal saat TKA

Minggu, 29 Maret 2026 - 06:01 WITA

Atambua Menyala! Festival Obor Perdamaian 2026: Pesan Toleransi dari Tapal Batas untuk Dunia

Berita Terbaru

Indografis oleh matatimor.net

MATA BERITA

Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim

Kamis, 16 Apr 2026 - 08:35 WITA

Indografis by matatimor.net

MATA BERITA

Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar

Selasa, 14 Apr 2026 - 13:15 WITA

KOTBAH & RENUNGAN

Belajar dari Thomas: Saat Keraguan Bertemu dengan Kerahiman Tuhan

Jumat, 10 Apr 2026 - 23:06 WITA

error: Content is protected !!