Pesan Prabowo: Jangan Mau Diadu Domba, Sampaikan Aspirasi Tanpa Kerusuhan

Presiden Prabowo Ajak Rakyat Tenang dan Tolak Adu Domba di Tengah Aksi Unjuk Rasa

- Editor

Minggu, 31 Agustus 2025 - 09:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan pernyataan resminya usai bertemua pimpinan lembaga tinggi negara dan pimpinan partai politik di Istana Negara, Jakarta, Minggu (31/8/2025). Foto: Tangkapan Layar Kanal Youtube Setpres

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan pernyataan resminya usai bertemua pimpinan lembaga tinggi negara dan pimpinan partai politik di Istana Negara, Jakarta, Minggu (31/8/2025). Foto: Tangkapan Layar Kanal Youtube Setpres

Jakarta – matatimor.net – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengimbau seluruh rakyat Indonesia tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh upaya adu domba. Ia menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen memperjuangkan kepentingan rakyat, khususnya kelompok yang kecil dan tertinggal.

“Pemerintah yang saya pimpin akan terus bekerja untuk rakyat. Jangan mau diadu domba. Mari sampaikan aspirasi secara damai, tanpa kerusuhan, tanpa penjarahan, tanpa merusak fasilitas umum. Jika merusak, sama saja menghamburkan uang rakyat,” kata Presiden Prabowo di Istana Negara, Jakarta, Minggu (31/8/2025), usai bertemu pimpinan lembaga negara dan partai politik.

BACA JUGA  Wajib Masker Dilonggarkan, Menkominfo: Masyarakat Tetap Disiplin Prokes

Presiden menekankan pentingnya menjaga persatuan nasional demi kebangkitan dan kemajuan bangsa. Ia menegaskan bahwa Indonesia menghormati kebebasan berpendapat sesuai ICCPR Pasal 19 dan UU Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, masyarakat boleh menyampaikan aspirasi secara damai. Namun, jika aksi berubah menjadi anarkis, merusak fasilitas publik, menimbulkan korban jiwa, hingga melakukan penjarahan, maka tindakan itu melanggar hukum. Negara, kata Presiden, wajib hadir untuk melindungi rakyat.

BACA JUGA  Peluang Kerja Konten Kreatif semakin Terbuka setelah Migrasi ke TV Digital

Presiden juga meminta rakyat waspada terhadap campur tangan pihak-pihak yang tidak menginginkan Indonesia sejahtera dan bangkit. Ia mengajak seluruh masyarakat kembali menghidupkan semangat gotong royong demi memperbaiki kekurangan bangsa.

Pernyataan Presiden ini muncul setelah gelombang aksi unjuk rasa sejak 25 Agustus 2025. Aksi yang awalnya berlangsung damai untuk memprotes pernyataan sejumlah anggota DPR RI, berubah ricuh setelah seorang driver ojek online meninggal akibat terlindas kendaraan taktis kepolisian.

BACA JUGA  Komonitas Difabel ITA HANESAN di Belu Galang Dana dengan Jual Ikan Bakar

Kerusuhan meluas hingga menimbulkan kerusakan fasilitas umum dan penjarahan di beberapa rumah pribadi anggota DPR RI serta kediaman Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Facebook Coment

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Belunews.com Terpilih Jadi Sampel Survei BPS Kabupaten Belu
Satgas Pamtas Pos Nunura Gagalkan Dugaan Penyelundupan Solar di Belu
Gereja Lama Tak Lagi Memadai, Umat di Oepoli Berjuang Bangun Rumah Ibadah Baru
40 Tahun Imamat Romo Chris Taus, Uskup Agung Kupang: Imamat Adalah Rahmat dan Kesetiaan
Satgas Yonarhanud 14/PWY Amankan 1.820 Liter Solar di Belu
Dari Kapela Sto. Yoseph Sublele, Ziarah Arca Bunda Maria Paroki Santa Helena Camplong Dimulai
Menarik Tali Bersama, Menarik Harapan untuk Rumah Ibadah di GMIT Betel Oelusapi – Fatuleu Barat
Tema Komunikasi Sosial Sedunia 2027: Cara Pandang Baru di Era Clickbait
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 07:49 WITA

Belunews.com Terpilih Jadi Sampel Survei BPS Kabupaten Belu

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:19 WITA

Satgas Pamtas Pos Nunura Gagalkan Dugaan Penyelundupan Solar di Belu

Selasa, 20 Oktober 2026 - 08:46 WITA

40 Tahun Imamat Romo Chris Taus, Uskup Agung Kupang: Imamat Adalah Rahmat dan Kesetiaan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:50 WITA

Satgas Yonarhanud 14/PWY Amankan 1.820 Liter Solar di Belu

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:39 WITA

Dari Kapela Sto. Yoseph Sublele, Ziarah Arca Bunda Maria Paroki Santa Helena Camplong Dimulai

Berita Terbaru

Iman & Gereja

Hukum Kasih: Inti Ajaran Yesus dan Pedoman Hidup Orang Kristiani

Sabtu, 24 Okt 2026 - 10:31 WITA

Pater Frans Lackner & Rd. Ama Kolo Imam Perdana dari Pulau Sabu

Iman & Gereja

25 Tahun Imamat Ama Kolo, Imam Pertama dari Pulau Sabu

Kamis, 22 Okt 2026 - 12:52 WITA

error: Content is protected !!