Satgas Yonarhanud 14/PWY Amankan 1.820 Liter Solar di Belu

Lagi-Lagi Berhasil! Satgas Yonarhanud 14/PWY Amankan 1.820 Liter Solar di Perbatasan RI–Timor Leste

- Editor

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:50 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satgas Yonarhanud 14/PWY amankan 1.820 liter solar dalam dua dugaan upaya penyelundupan di perbatasan RI–Timor Leste, Kabupaten Belu, NTT.

Satgas Yonarhanud 14/PWY amankan 1.820 liter solar dalam dua dugaan upaya penyelundupan di perbatasan RI–Timor Leste, Kabupaten Belu, NTT.

BELU, MATATIMOR.NET – Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI–RDTL Sektor Timur Yonarhanud 14/PWY berhasil menggagalkan dua dugaan upaya penyelundupan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar ke Timor Leste dalam kurun waktu kurang dari 24 jam. Dari dua kejadian tersebut, petugas mengamankan total 1.820 liter solar.

Dua kejadian itu berlangsung di wilayah perbatasan Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT), yakni di sekitar Pos Maubusa pada Kamis malam (8/10/2026) dan Pos Mahen pada Jumat dini hari (9/10/2026).

Pos Maubusa Amankan 875 Liter Solar

Pengungkapan pertama terjadi pada Kamis (8/10/2026) malam. Patroli malam Pos Maubusa yang dipimpin Letda Arh Roberto Situmorang bergerak berdasarkan informasi mengenai aktivitas mencurigakan di jalur tidak resmi di Desa Asumanu, Kecamatan Raihat, Kabupaten Belu.

BACA JUGA  Ini Yang Diserahkan Dinas Sosial Belu Kepada Keluarga Koban Tersambar Petir di Desa Leuntolu

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sekitar pukul 20.05 WITA, personel patroli mendapati sekelompok orang yang langsung melarikan diri saat mengetahui kehadiran petugas. Tiga orang dilaporkan melarikan diri ke arah wilayah Timor Leste.

Meski para terduga pelaku berhasil lolos, petugas mengamankan 25 jeriken berisi solar dengan total volume 875 liter.

Pos Mahen Kembali Menggagalkan Dugaan Penyelundupan

Belum genap 24 jam sejak kejadian pertama, personel Pos Mahen kembali menemukan aktivitas mencurigakan di jalur tidak resmi sekitar Desa Dualasi, Kecamatan Lasiolat, Kabupaten Belu.

Pada Jumat (9/10/2026) sekitar pukul 00.30 WITA, enam personel Pos Mahen di bawah pimpinan Komandan Pos (Danpos) Mahen, Serma Aan Kristiyanto, melakukan penyergapan terhadap aktivitas tersebut.

BACA JUGA  Nekat ke Australia Lewat Jalur Tikus, 3 WNA China Diciduk di Pantai Tablolong!

Para terduga pelaku kembali melarikan diri ke wilayah Timor Leste dan meninggalkan barang bukti berupa 27 jeriken berisi solar dengan total volume 945 liter.

Dengan demikian, dari dua kejadian tersebut, Satgas Pamtas RI–RDTL Sektor Timur Yonarhanud 14/PWY berhasil mengamankan 52 jeriken solar dengan total volume 1.820 liter.

Satgas Perkuat Pengawasan Jalur Perbatasan

Kepala Satgas Pamtas RI–RDTL Sektor Timur Yonarhanud 14/PWY, Letkol Arh Rudi Afrika, S.Sos., menegaskan bahwa pengawasan terhadap jalur-jalur tidak resmi di kawasan perbatasan akan terus diperkuat.

BACA JUGA  Belunews.com Terpilih Jadi Sampel Survei BPS Kabupaten Belu

Upaya tersebut dilakukan melalui patroli berkelanjutan dan pemetaan wilayah yang dinilai rawan menjadi jalur aktivitas ilegal.

“Kami berkomitmen meningkatkan kewaspadaan di sepanjang perbatasan untuk mencegah segala bentuk aktivitas ilegal, dengan tetap mengedepankan profesionalisme dan prosedur hukum yang berlaku,” tegasnya.

Hingga berita ini ditulis, pihak-pihak yang diduga terlibat belum berhasil diamankan. Barang bukti dari kedua lokasi telah diamankan di pos masing-masing untuk keperluan pendataan dan pemeriksaan lebih lanjut.

Satgas Pamtas juga menegaskan akan memperkuat koordinasi ant pos serta dengan instansi terkait guna menelusuri asal-usul BBM tersebut dan mencegah terulangnya dugaan penyelundupan melalui jalur-jalur alternatif di wilayah perbatasan.

Facebook Coment

Penulis : Vicente - BeluNews.Com

Editor : Del Neonub

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Belunews.com Terpilih Jadi Sampel Survei BPS Kabupaten Belu
Satgas Pamtas Pos Nunura Gagalkan Dugaan Penyelundupan Solar di Belu
Gereja Lama Tak Lagi Memadai, Umat di Oepoli Berjuang Bangun Rumah Ibadah Baru
40 Tahun Imamat Romo Chris Taus, Uskup Agung Kupang: Imamat Adalah Rahmat dan Kesetiaan
Dari Kapela Sto. Yoseph Sublele, Ziarah Arca Bunda Maria Paroki Santa Helena Camplong Dimulai
Menarik Tali Bersama, Menarik Harapan untuk Rumah Ibadah di GMIT Betel Oelusapi – Fatuleu Barat
Tema Komunikasi Sosial Sedunia 2027: Cara Pandang Baru di Era Clickbait
SMA Efata Sulamu Klarifikasi Video Viral, Tiga Siswa Jalani Pembinaan di Polsek
Berita ini 150 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 07:49 WITA

Belunews.com Terpilih Jadi Sampel Survei BPS Kabupaten Belu

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:19 WITA

Satgas Pamtas Pos Nunura Gagalkan Dugaan Penyelundupan Solar di Belu

Selasa, 20 Oktober 2026 - 08:46 WITA

40 Tahun Imamat Romo Chris Taus, Uskup Agung Kupang: Imamat Adalah Rahmat dan Kesetiaan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:50 WITA

Satgas Yonarhanud 14/PWY Amankan 1.820 Liter Solar di Belu

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:39 WITA

Dari Kapela Sto. Yoseph Sublele, Ziarah Arca Bunda Maria Paroki Santa Helena Camplong Dimulai

Berita Terbaru

Iman & Gereja

Hukum Kasih: Inti Ajaran Yesus dan Pedoman Hidup Orang Kristiani

Sabtu, 24 Okt 2026 - 10:31 WITA

Pater Frans Lackner & Rd. Ama Kolo Imam Perdana dari Pulau Sabu

Iman & Gereja

25 Tahun Imamat Ama Kolo, Imam Pertama dari Pulau Sabu

Kamis, 22 Okt 2026 - 12:52 WITA

error: Content is protected !!