Serius Atasi Masalah Stunting, Polsek Lamaknen Bersama Bhayangkari Beri Bansos kepada anak Stunting di Desa Persiapan Weluli

- Editor

Kamis, 15 Juni 2023 - 12:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Atambua, News.Matatimor – Net : Sebagai bentuk kepedulian dan keseriusan dalam penanganan masalah stunting, Polsek Lamaknen bersama Bhayangkari Ranting Lamaknen, kembali mengunjungi anak terindikasi stunting di dusun Laimea, desa Persiapan Weluli, kecamatan Lamaknen, Kabupaten Belu, pada (14/6/2023).

Kegiatan peduli stunting di kediaman Bapak Antonius Bau ini dimulai dengan penimbangan badan dan pengukuran tinggi badan oleh tenaga kesehatan Puskesmas Weluli, Dokter Yeni Ryki Botun terhadap dua penderita stunting masing-masing bernama Mario Gilvanio Bele berumur 11 Bulan dan Miguel Armondo Pello yang berumur 2 tahun.

Dalam kunjungan tersebut, Kapolsubsektor Lakmaras yang juga menjabat sebagai Plh.Kapolsek Lamaknen, IPDA Dionisius Bina yang didampingi anggota dan Bhayangkari Polsek Lamaknen, Dokter Yeni Ryki Botun, menyerahkan bantuan berupa 2 rak telur dan 2 dos susu dalam kemasan bagi masing-masing penderita stunting.

BACA JUGA  Ini Kata Kades Tasain Soal Media Yang Selalu Meliput dirinya

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Plh.Kapolsek Lamaknen kepada Humas Polres Belu mengatakan, pemberian bantuan tersebut sebagai dukungan Polri dalam menurunkan angka stunting di Indonesia khususnya di kabupaten Belu.

“Stunting ini adalah program nasional yang perlu kita sukseskan bersama baik oleh pemerintah pusat maupun daerah biar penurunan angka stunting di Indonesia bisa terwujud. Dan hari ini merupakan bulan ke III kunjungan kami sebagai bapak asuh untuk anak penderita stunting” kata Plh.Kapolsek Lamaknen.

BACA JUGA  Jaga Kekompakkan, Polres Belu Bersama TNI dan Brimob Gelar Olahraga Bersama Sambut Hari Bhayangkara ke 77

“Selain untuk memberikan bantuan, kegiatan kami bersama Bhayangkari ini bertujuan untuk mengetahui permasalahan yang dialami keluarga yang anaknya terindikasi menderita stunting.

Hasil pantauan kami, satu penderita stunting bernama Gilvano berat badannya meningkat dari sebelumnya 11,2 kg, naik 11.8 kg. Untuk anak Miguel berat badannya tetap karena baru-baru ini menderita sakit” lanjut IPDA Dion Bina.

Terkait kegiatan tesebut, Kapolres Belu, AKBP Richo Nataldo Devallas, S.I.K mengungkapkan, Penyaluran bantuan sosial tersebut adalah salah satu wujud nyata cinta kasih serta kepedulian Polri dan Bhayangkari dalam mendukung program pemerintah terkait percepatan penurunan angka Stunting.

BACA JUGA  Setelah Dipolisikan Atas Dugaan KDRT, Kadis Perhubungan Belu Diadukan Lagi ke DPRD Gegara Ini.

“Masalah stunting merupakan salah satu permasalahan gizi yang dihadapi dunia dan menjadi fokus pemerintah Indonesia saat ini. Kami berharap, melalui kegiatan ini akan membawa dampak positif terhadap peningkatan pertumbuhan dan kecerdasan anak”ungkap Kapolres Belu.

“Dan aksi sosial seperti ini tidak saja dilakukan di Polres tapi juga dilakukan oleh Kapolsek jajaran di wilayahnya masing-masing. Tentunya disini kita juga berkolaborasi dengan Bhayangkari Ranting Polsek, Posyandu Kemala dengan Dinkes Kabupaten Belu serta stakeholder lainnya sehingga kita bisa membantu kesehatan yang baik ibu hamil dan tumbuh kembang anak-anak penderita stunting”pungkas Kapolres Belu.

Facebook Coment

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gereja Lama Tak Lagi Memadai, Umat di Oepoli Berjuang Bangun Rumah Ibadah Baru
40 Tahun Imamat Romo Chris Taus, Uskup Agung Kupang: Imamat Adalah Rahmat dan Kesetiaan
Satgas Yonarhanud 14/PWY Amankan 1.820 Liter Solar di Belu
Dari Kapela Sto. Yoseph Sublele, Ziarah Arca Bunda Maria Paroki Santa Helena Camplong Dimulai
Menarik Tali Bersama, Menarik Harapan untuk Rumah Ibadah di GMIT Betel Oelusapi – Fatuleu Barat
Tema Komunikasi Sosial Sedunia 2027: Cara Pandang Baru di Era Clickbait
SMA Efata Sulamu Klarifikasi Video Viral, Tiga Siswa Jalani Pembinaan di Polsek
Paus Leo XIV di Paris: “Tak Seorang Pun Hanya Sebuah Angka”
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:56 WITA

Gereja Lama Tak Lagi Memadai, Umat di Oepoli Berjuang Bangun Rumah Ibadah Baru

Selasa, 20 Oktober 2026 - 08:46 WITA

40 Tahun Imamat Romo Chris Taus, Uskup Agung Kupang: Imamat Adalah Rahmat dan Kesetiaan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:50 WITA

Satgas Yonarhanud 14/PWY Amankan 1.820 Liter Solar di Belu

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:39 WITA

Dari Kapela Sto. Yoseph Sublele, Ziarah Arca Bunda Maria Paroki Santa Helena Camplong Dimulai

Rabu, 30 September 2026 - 11:43 WITA

Menarik Tali Bersama, Menarik Harapan untuk Rumah Ibadah di GMIT Betel Oelusapi – Fatuleu Barat

Berita Terbaru

Pater Frans Lackner & Rd. Ama Kolo Imam Perdana dari Pulau Sabu

Iman & Gereja

25 Tahun Imamat Ama Kolo, Imam Pertama dari Pulau Sabu

Kamis, 22 Okt 2026 - 12:52 WITA

Gambar oleh Del Neonub

Iman & Gereja

Renungan Minggu Biasa XXIX: Hak Kaisar dan Hak Allah

Sabtu, 17 Okt 2026 - 10:11 WITA

error: Content is protected !!