Kotbah Katolik Minggu Biasa XXIV, 15 September 2024

- Editor

Jumat, 13 September 2024 - 22:24 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Olahan Dokumentasi. : Komsos Paroki Sta. Helena Camplong

Olahan Dokumentasi. : Komsos Paroki Sta. Helena Camplong

Kotbah Katolik Minggu Biasa XXIV, 15 September 2024 oleh Rm. Chris Taus – Paroki Santa Helena Lili – Camplong, Keuskupan Agung Kupang.

Yesus punya MURID. Ada banyak murid. Dari murid-murid ini Yesus khusus pilih 12, mewakili 12 suku Israel. Kemudian Yesus menyebut mereka: Rasul, artinya orang yang siap diutus. (Injil ini hanya menyebut: murid) .

Dua belas (12) murid ini selanjutnya selalu mengikuti Yesus, dan tinggal bersama Yesus. Yesus menjadikan mereka SahabatNya. Kepada mereka Yesus ajarkan semua yang Yesus dengar dari Allah Bapa yaitu kabar gembira Kerajaan Allah, dan meneguhkannya dengan mukjizat-mukjizat/tanda heran (terakhir minggu lalu Yesus sembuhkan orang yg BISU TULI).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada waktunya yang tepat, Yesus ingin tahu, bagaimana pendapat mereka tentang siapakah Dia. Ketika mereka tiba di Kaisarea Filipi, Yesus mengajukan pertanyaan ini: kata orang siapakah Aku ini.!? Mereka mengatakan: ada yang menyebutnya Yohanes Pembabtis, Elia, atau salah seorang nabi artinya Yesus hanya seorang Nabi, titik.

BACA JUGA  Andreas Seran Jadi Terdakwa Kasus Penganiayaan Hewan di Malaka, Begini Kronologinya

Lalu Yesus bertanya lagi, menurut kamu siapakah Aku ini? Petrus dan murid-murid menjawab: ENGKAU ADALAH MESIAS ANAK ALLAH. Dengan jawaban ini, Yesus melarang keras, jangan berbicara kepada siapapun tentang Dia.

SIAPAKAH MESIAS?

Petrus mengakui bahwa Yesus adalah Mesias Anak Allah. Namun pengakuan iman Petrus ini mendapat tantangannya ketika Yesus menjelaskan bahwa: Mesias harus menderita, mati agar karya keselamatan Allah dapat digenapi. Betapa para murid terkejut dan terpukul, ketika mereka mendengar kata-kata Yesus, bahwa Mesias harus menderita, ditolak oleh tua-tua, imam-imam kepala dan ahli taurat, lalu dibunuh, dan bangkit sesudah hari ketiga.

BACA JUGA  PPG Calon Guru Tahun 2025, Pendaftaran Dibuka hingga 6 November

Yesus mengarahkan perhatian para muridNya kepada salib dengan menegaskan: jikalau seseorang ingin mengikuti Aku, ia harus menyangkal diri, MEMIKUL SALIBNYA, DAN MENGIKUTI AKU, (Mk,8,34)

Yesus memang Mesias, tetapi Mesias yang menderita karena jalan Salib adalah satu-satunya jalan yang dipilih Allah untuk menyelamatkan kita.

Petrus membujuk Yesus agar menghindari jalan Salib ini, karena penderitaan dan Salib tidak pantas menimpa seorang Mesias Tuhan. Tetapi tetap bagi Allah, Mesias dan salib penderitaan adalah jalan menuju keselamatan.

NUBUAT YESAYA TENTANG HAMBA ALLAH YANG MENDERITA:

Dalam bacaan pertama, Yesaya telah berbuat tentang nasib hamba Tuhan, yang menderita dalam tugasnya sebagai utusan Allah yang berbicara atas nama Allah. karena tugas ini hamba Allah ini menderita tidak saja fisik tetapi terutama batin yang mencekam.

BACA JUGA  Paus Fransiskus: 'Perang adalah kejahatan terhadap kemanusiaan'

Meski demikian, ia yakin Tuhan pasti menolong dia dalam penderitaannya. Ia berbangga bahwa Allah selalu di pihaknya. Karena Allah selalu menjadi teman yang setia dalam penderitaannya. Oleh karena itu HAMBA ALLAH YANG BERSENGSARA INI MENJADI TELADAN BAGI KAUM BERIMAN.


PESAN IMAN:

  • Salib adalah satu-satunya jalan yang dipilih Allah untuk menyelamatkan manusia. Jalan salib adalah jalan keniscayaan bagi setiap pengikut Kristus. Barangsiapa ingin mengikuti Aku, ia harus menyangkal diri MEMIKUL SALIBNYA dan mengikuti Aku.
  • Kita semua dipanggil untuk ambil bagian dalam tugas Mesianis Yesus Kristus. Amen


Tuhan berkati kita selalu.
Minggu Biasa 24
Yes,50,5-9
Mk,8,27-35

Facebook Coment

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satgas Yonarhanud 14/PWY Amankan 1.820 Liter Solar di Belu
Dari Kapela Sto. Yoseph Sublele, Ziarah Arca Bunda Maria Paroki Santa Helena Camplong Dimulai
Menarik Tali Bersama, Menarik Harapan untuk Rumah Ibadah di GMIT Betel Oelusapi – Fatuleu Barat
Tema Komunikasi Sosial Sedunia 2027: Cara Pandang Baru di Era Clickbait
SMA Efata Sulamu Klarifikasi Video Viral, Tiga Siswa Jalani Pembinaan di Polsek
Paus Leo XIV di Paris: “Tak Seorang Pun Hanya Sebuah Angka”
Paus Leo XIV di UNESCO, Perdamaian, Pendidikan, dan Martabat Manusia di Era AI
Kadis Pendidikan NTT Apresiasi Inovasi MKKS SMA Kabupaten Kupang Hadapi TKA 2026
Berita ini 45 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:50 WITA

Satgas Yonarhanud 14/PWY Amankan 1.820 Liter Solar di Belu

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:39 WITA

Dari Kapela Sto. Yoseph Sublele, Ziarah Arca Bunda Maria Paroki Santa Helena Camplong Dimulai

Rabu, 30 September 2026 - 11:43 WITA

Menarik Tali Bersama, Menarik Harapan untuk Rumah Ibadah di GMIT Betel Oelusapi – Fatuleu Barat

Senin, 28 September 2026 - 13:57 WITA

SMA Efata Sulamu Klarifikasi Video Viral, Tiga Siswa Jalani Pembinaan di Polsek

Senin, 28 September 2026 - 05:09 WITA

Paus Leo XIV di Paris: “Tak Seorang Pun Hanya Sebuah Angka”

Berita Terbaru

Satgas Yonarhanud 14/PWY amankan 1.820 liter solar dalam dua dugaan upaya penyelundupan di perbatasan RI–Timor Leste, Kabupaten Belu, NTT.

BERITA

Satgas Yonarhanud 14/PWY Amankan 1.820 Liter Solar di Belu

Jumat, 9 Okt 2026 - 09:50 WITA

Gambar Olahan Komisi Komunikasi Sosial Paroki Sta. Helena Camplong

Iman & Gereja

Kebun Anggur Tuhan dan Buah Kehidupan yang Diharapkan-Nya

Sabtu, 3 Okt 2026 - 07:05 WITA

Gambar dihasilkan dengan Kecerdasan Buatan (ChatGPT)

PENDIDIKAN

Modul Belajar Mandiri Uji Pemetaan Kompetensi Guru BINDO

Kamis, 1 Okt 2026 - 10:36 WITA

error: Content is protected !!