Paus Fransiskus: ‘Perang adalah kejahatan terhadap kemanusiaan’

- Editor

Minggu, 14 Januari 2024 - 21:35 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh Oleh Devin Watkins (Media Vatican) Paus – Fransiskus menyebut segala bentuk perang sebagai “kejahatan terhadap kemanusiaan,” dan mendesak umat manusia untuk belajar bagaimana mengupayakan perdamaian melalui pendidikan yang menolak kekerasan

Perang adalah kejahatan terhadap kemanusiaan. Masyarakat memerlukan perdamaian. Dunia membutuhkan perdamaian.”

Paus Fransiskus menyampaikan seruan untuk mengakhiri perang pada hari Minggu, ketika ia berdoa Angelus bersama para peziarah di Lapangan Santo Petrus.

PASANG IKLAN ANDA DI SINI!

ads

MURAH! Hubungi 08113810024

“Pada awal tahun, kami saling bertukar harapan akan perdamaian, namun senjata terus membunuh dan menghancurkan,” keluhnya.

BACA JUGA  KPUD Belu Sosialisasi Teknis Penataan Dapil & Alokasi Kursi DPRD Kab./Kota

Paus Fransiskus mendesak semua orang untuk berdoa bagi “orang-orang yang memiliki kekuasaan atas konflik-konflik ini,” sehingga mereka dapat menyadari bahwa perang “bukanlah cara untuk menyelesaikannya”.

Perang, tambahnya, “menaburkan kematian di kalangan warga sipil dan menghancurkan kota-kota dan infrastruktur.”

Ia menegaskan bahwa perang itu sendiri merupakan kejahatan terhadap kemanusiaan.

Paus mencatat bahwa dia baru saja menyaksikan Fr. Ibrahim Faltas, Vikaris Penjagaan Tanah Suci di Yerusalem, berbicara dalam sebuah program di TV Italia.

BACA JUGA  Terkait Dugaan Penolalan Pasien di RSUD Atambua, Ini Penjelasan Plt. Direktur

Fr. Faltas, kata Bapa Suci, berbicara tentang perlunya “mendidik untuk perdamaian.”

“Kita harus mendidik untuk perdamaian,” kata Paus Fransiskus. “Tampaknya kita—seluruh umat manusia—belum memiliki pendidikan yang memadai untuk menghentikan setiap perang. Mari kita selalu berdoa untuk rahmat ini: untuk mendidik perdamaian.”

Doa untuk korban tanah longsor di Kolombia

Paus Fransiskus juga menyerukan doa bagi para korban tanah longsor di Kolombia yang menewaskan sedikitnya 34 orang.

Hujan deras di Kolombia barat laut memicu tanah longsor pada Jumat sore di sepanjang jalan raya yang menghubungkan kota Quidbo dan Medellin. Puluhan pengendara terluka dalam kejadian tersebut.

BACA JUGA  Komunitas MGMP Bahasa Indonesia SMA Kab. Kupang Selenggrakan Workshop

Hari ke -100 perang di Gaza

Permohonan Paus datang pada hari yang sama ketika perang Israel-Hamas menandai hari ke -100 .

Militan Hamas menyerang beberapa kibbutzim dan komunitas di Israel pada 7 Oktober, menyandera 240 orang dan membunuh sekitar 1.200 lainnya.

Israel menyatakan perang melawan Hamas pada hari yang sama, dan melancarkan serangan militer skala penuh terhadap kelompok militan tersebut di Jalur Gaza.

Facebook Coment

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Paus Tunjuk Mgr. Walter Erbì sebagai Nunsius Apostolik untuk Indonesia dan ASEAN
Jejak Iman Sejak 1942: Uskup Agung Kupang Disambut Adat Lamaholot pada HUT ke-30 Paroki Pariti
Pemerintah Peringatkan Bahaya Ilusi Algoritma Saat Masyarakat Sampaikan Aspirasi
Lengkap! 45 Butir Pancasila dan Contoh Pengamalannya
Rayakan Pentakosta, Komunitas Pasutri ME Tanggung Koor di Paroki Sta. Helena Camplong
Seruan Pastoral KWI: “Bangkit Bersama dalam Pengharapan” di Tengah Krisis Bangsa
200 Ribu Anak Terpapar Judi Online, Keluarga Diminta Jadi Benteng Utama
Guru Non-ASN Tak Perlu Cemas, Kemendikdasmen Beri Jaminan Keberlanjutan Tugas
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 20:16 WITA

Jejak Iman Sejak 1942: Uskup Agung Kupang Disambut Adat Lamaholot pada HUT ke-30 Paroki Pariti

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:20 WITA

Pemerintah Peringatkan Bahaya Ilusi Algoritma Saat Masyarakat Sampaikan Aspirasi

Senin, 1 Juni 2026 - 08:49 WITA

Lengkap! 45 Butir Pancasila dan Contoh Pengamalannya

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:04 WITA

Rayakan Pentakosta, Komunitas Pasutri ME Tanggung Koor di Paroki Sta. Helena Camplong

Sabtu, 23 Mei 2026 - 08:54 WITA

Seruan Pastoral KWI: “Bangkit Bersama dalam Pengharapan” di Tengah Krisis Bangsa

Berita Terbaru

KOTBAH & RENUNGAN

Menemukan Harta yang Tak Ternilai: Renungan Minggu Biasa XVII

Sabtu, 25 Jul 2026 - 08:47 WITA

Gambar dokumentasi dan olahan matatimor.net

KOTBAH & RENUNGAN

Gandum dan Lalang: Meneladani Kesabaran Allah yang Tanpa Batas

Sabtu, 18 Jul 2026 - 09:11 WITA

Gambar dibuat dengan GeminiAI (prompt oleh del neonub)

OPINI

Final Piala Dunia 2026: Takdir Sejarah vs. Kekuatan Devosi

Kamis, 16 Jul 2026 - 06:45 WITA

Foto oleh matatimor

KOTBAH & RENUNGAN

Kekuatan Sabda Allah dan Tanggung Jawab Iman Kita

Sabtu, 11 Jul 2026 - 11:48 WITA

Grafis oleh matatimor.net

KOTBAH & RENUNGAN

Menemukan Kedamaian yang Hilang di Tengah Hidup Sehari-hari

Sabtu, 4 Jul 2026 - 07:54 WITA

error: Content is protected !!