Kemendikbudristek Satukan Talenta Hebat Indonesia untuk Majukan Negeri

- Editor

Kamis, 22 Desember 2022 - 02:28 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, matatimor – Indonesia kini tengah memasuki era bonus demografi. Hal tersebut mendorong Pemerintah Indonesia mencanangkan visi untuk melaksanakan manajemen talenta nasional guna mewadahi pengembangan talenta para pemuda hebat Indonesia agar bisa saling terhubung, menginspirasi, dan diharapkan dapat berkolaborasi memajukan negeri.

Sebagai wujud dukungan atas visi tersebut, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) menghelat agenda Puncak Apresiasi Talenta dan Mitra Tahun 2022, Selasa (20/12/2022) lalu. Agenda tersebut menjadi ajang bagi Kemendikbudristek, untuk memberikan apresiasi sekaligus mewadahi para talenta yang telah berprestasi sepanjang 2022 untuk saling berbagi inspirasi dan membangun kolaborasi.

Alfira Juliyanti salah satu siswa berprestasi yang hadir pada Puncak Apresiasi Talenta dan Mitra Tahun 2022. Ia menceritakan bagaimana dirinya berinovasi menciptakan sebuah produk digital yang diberikan nama Education to Go (E-DuGo). Siswa asal SMKN 15 Jakarta ini berhasil memenangkan Juara Tiga kategori lomba Rencana Usaha dalam Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Indonesia (FEKSI) 2022.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“E-DuGo adalah media ajar yang menyediakan bahan ajar, media untuk belajar, materi ajar, games belajar, serta menyediakan jasa narasumber dan pelatih. E-DuGo hadir melalui Instagram karena hampir semua orang mempunyai Instagram sehingga akan lebih mudah menjangkaunya. Kalau bentuknya berupa aplikasi, nanti memorinya tidak cukup sehingga pengguna tidak mampu mengunduh,” rinci Alfira, seperti dikutip dalam rilis Kemendikbudristek di Jakarta, Kamis (22/12/2022).

BACA JUGA  BREAKINGNEWS - Supra vs Mobil Box, Dua Pelajar SMA dilarikan ke RSU

Ketika ditanyai seputar cita-cita, Alfira mengungkap bahwa ia ingin sukses seperti tokoh idolanya, yakni Raffi Ahmad. “Sampai sekarang, kalau guru bertanya tentang cita-cita saya apa, saya selalu jawab ingin jadi saingan Raffi Ahmad. Ia bermanfaat sekali buat banyak orang, selain itu dia juga menghibur. Saya ingin menjadi seperti itu,” tutur Alfira.

Selain Alfira, ada pula Vinka Anindya Aurora, peraih medali perak Olimpiade Sains Nasional 2022 Bidang Geografi. Vinka mengaku bahwa ia sempat mengalami kegagalan untuk masuk seleksi nasional. Namun, ketika melihat teman-teman seperjuangannya sudah masuk seleksi nasional, itu menjadi pemicu Vinka untuk lebih giat belajar.

“Setiap hari aku luangkan waktu minimal 30 menit untuk belajar dan karena bidang geografi luas, dan aku juga baca-baca berita di internet. Ini aku biasakan untuk jadi pembiasaan (habit),” jelas siswa kelas 12 SMA Negeri 61 Jakarta ini.

BACA JUGA  Dua Anggota DPRD adakan Reses di Leuntolu

Vinka memilih bidang geografi karena menurutnya geografi adalah bidang ilmu yang dinamis dan sangat luas. Jadi, tidak terpatok pada hitung-hitungan dan rumus-rumus. “Geografi itu luas dan kadang soalnya juga bersifat acak (random), misalnya tentang kota-kota yang pernah kita lewati atau tentang budaya. Jadi, geografi itu gabungan dari pelajaran lainnya dan itu seru,” ungkap Vinka.

Hadir sebagai perwakilan siswa berprestasi untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) yaitu Arfan Erzananda Dildar. Ia mengungkapkan harapannya agar ke depan semakin banyak kompetisi yang diselenggarakan oleh Kemendikbudristek sehingga semakin banyak siswa yang berpeluang untuk ikut.

Peraih medali emas OSN IPS tahun 2022 itu juga berpesan kepada sesama generasi muda untuk terus menggali minat dan potensi yang dimiliki karena setiap manusia pasti memiliki potensinya masing-masing. “Kalau ada lomba, dicoba ikut saja karena itu akan menjadi pengalaman kita dan dengan ikut lomba, wawasan kita juga jadi bertambah,” pesan siswa SMP Negeri 9 Jakarta ini.

BACA JUGA  Ada Pesan Moral pada Laga Arab Saudi vs Argentina

Keberpihakan Kemendikbudristek terhadap Talenta Anak Berkebutuhan Khusus. Kemendikbudristek melalui Pusat Prestasi Nasional dan Balai Pengembangan Talenta Indonesia secara berkelanjutan terus menunjukkan komitmennya terhadap manajemen talenta yang inklusif. Hal ini dapat dilihat dari perhelatan beragam lomba yang ditujukan bagi siswa dengan kebutuhan khusus. Alif Akbar Eka Junata salah satunya.

Alif merupakan siswa SLB Negeri 1 Bantul, Yogyakarta, peraih Juara Pertama Lomba Cipta-Baca Puisi dalam ajang Festival dan Lomba Seni Siswa Tingkat Nasional Peserta Didik Berkebutuhan Khusus (FSL2N PDBK) tahun 2022. Pada kesempatan ini, ia mengimbau kepada rekan sesama siswa berkebutuhan khusus untuk terus semangat dalam meraih cita-cita.

“Saya berharap teman-teman ngga perlu malu atau merasa berbeda dari orang lain. Kita semua sama, punya kelebihan dan kekurangan. Percayalah bahwa pelangi indah karena berbeda,” tutur Alif Akbar Eka Junata memberi motivasi.

Sumber Foto: Kemendikbudristek

Facebook Coment

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menkomdigi: Adopsi AI Berpotensi Sumbang 3,67 Persen PDB Indonesia
Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim
Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar
Komisi X DPR Usul Gaji Minimal Guru Rp 5 Juta, Bonnie Triyana: Anggaran Kita Cukup
Starlink Masuk Desa: SMPN 1 Fatuleu Barat Libas Kendala Sinyal saat TKA
Cegah Kebocoran Data, Kemendikdasmen Luncurkan Program Bug Bounty 2026
Atambua Menyala! Festival Obor Perdamaian 2026: Pesan Toleransi dari Tapal Batas untuk Dunia
Bantuan Internet Pusat Buka Isolasi di SD GMIT Nauen
Berita ini 15 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 13:55 WITA

Menkomdigi: Adopsi AI Berpotensi Sumbang 3,67 Persen PDB Indonesia

Kamis, 16 April 2026 - 08:35 WITA

Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim

Selasa, 14 April 2026 - 13:15 WITA

Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar

Selasa, 14 April 2026 - 05:02 WITA

Komisi X DPR Usul Gaji Minimal Guru Rp 5 Juta, Bonnie Triyana: Anggaran Kita Cukup

Rabu, 8 April 2026 - 13:41 WITA

Cegah Kebocoran Data, Kemendikdasmen Luncurkan Program Bug Bounty 2026

Berita Terbaru

Desain Oleh: Tim Kreatif matatimor.net

MATA BERITA

Menkomdigi: Adopsi AI Berpotensi Sumbang 3,67 Persen PDB Indonesia

Minggu, 19 Apr 2026 - 13:55 WITA

KOTBAH & RENUNGAN

Menemukan Tuhan dalam Keseharian

Sabtu, 18 Apr 2026 - 06:16 WITA

Indografis oleh matatimor.net

MATA BERITA

Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim

Kamis, 16 Apr 2026 - 08:35 WITA

Indografis by matatimor.net

MATA BERITA

Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar

Selasa, 14 Apr 2026 - 13:15 WITA

error: Content is protected !!