Kotbah Katolik Hari Raya Maria Diangkat Ke Surga

- Editor

Sabtu, 12 Agustus 2023 - 23:10 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RENUNGAN KATOLIK HARI RAYA SANTA PERAWAN MARIA

Oleh Rm. Chris Taus, Paroki Sta. Helena Lili – Camplong.

Setiap 15 Agustus, Liturgi Gereja merayakan Hari Raya Maria diangkat ke surga. Sta. Maria Assumpta. 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Paus Pius XII yang mengumumkan resmi perayaan ini pada 01 November 1950, menyebut bahwa: Maria yang tetap Perawan, setelah menyelesaikan hidupnya di dunia ini, DIANGKAT KE SURGA DENGAN JIWA BADANNYA.

Karena kesediaan dan kesetiaan Maria mengambil PERANAN PENTING DALAM TATA SEJARAH KESELAMATAN ALLAH, DAN KESETIAAN MARIA MELIBATKAN SELURUH HIDUPNYA DENGAN HIDUP DAN KARYA PENYELEMATAN PUTRANYA YESUS, maka Maria adalah orang pertama yang memperoleh Rahmat Penebusan yang Kristus peroleh bagi kita dengan diangkat ke surga dengan jiwa dan badannya.

    DEVOSI DAN POKOK-POKOK AJARAN KATHOLIK TENTANG MARIA:

BACA JUGA  Kotbah Katolik Minggu 31 Juli 2022

Hanya umat katolik yang punya DEVOSI kepada Sta. Perawan Maria. Devosi umat katolik ini didasarkan atas ajaran  DOGMA GEREJA KATOLIK TENTANG MARIA.

Ada 4 ajaran DOGMA Katholik tentang Maria, dan dirayakan sebagai hari Raya/pesta dalam Liturgi.

  • Maria Bunda Allah (1 Januari)
  • Maria tetap Perawan (22 Agustus) 
  • Maria dikandung tanpa noda dosa/Maria Imaculata (8 Desember) dan 
  • Maria Assumpta (15agustus).

Umat Katholik mengimani Maria Karena relasi istimewa Maria dengan Yesus putranya : per Mariam ad Yesum. Melalui Maria kita sampai kepada Yesus.

MARIA DIANGKAT KE SURGA:

Ini adalah satu Rahmat PRIVELEGE ALLAH, yang Allah berikan kepada Maria. Hal ini karena KESEDIAAN DAN KESETIAAN MARIA menanggapi panggilan Allah untuk menjadi IBU TUHAN, DAN JUGA SELANJUTNYA KESETIAAN MARIA MENDAMPINGI YESUS PUTRANYA DALAM SELURUH HIDUP DAN KARYA PENYELAMATNYA, dan turut menderita, sampai terakhir berdiri di bawah kaki salib bersama murid Yesus, dan memangku jenasah Yesus ketika diturunkan dari Salib (Stabat mater).

BACA JUGA  Renungan / Kotbah Katolik Minggu Prapaskah II - Rm. Chris Taus, Pr.

Karena itu Maria adalah orang pertama yang memperoleh Rahmat Penebusan yang Kristus peroleh bagi kita Manusia. Dengan diangkat ke surga jiwa dan badannya setelah kematianNya, Maria adalah Orang Kudus pertama dalam sejarah keselamatan manusia. Setelah itu Santu Yosef mempelainya, para rasul dst.  

Nama Sta. Maria dan Sto. Yosef mempelainyaNya disebut dalam Kanon-kanon Doa Syukur Agung dalam perayaan Ekaristi Kudus.

      Rasul Paulus menyebut hal ini dalam surat pertama kepada umat Korintus. Mula-mula Kristus sebagai yang buah sulung, kemudian mereka yang menjadi milik nya.

Maria memang secara istimewa MENDERITA KEMARTIRAN dalam dirinya, maka sepatu dan selayaknya Yesus membalas dengan KEMULIAAN ISTIMEWA YAKNI MARIA DIANGKAT KE SURGA DENGAN JIWA BADANNYA..

BACA JUGA  Kerendahan Hati Membuka Pintu Surga

GAMBARAN MARIA DIANGKAT KE SURGA:

Kitab Wahyu melukiskan secara Mulia dan agung sebagi berikut :

  • seorang wanita berselubungkan matahari dengan bulan di kakinya. Di atas kepala ada 12 bintang. Seekor ular naga berkepala 7 dan bertanduk 10 dst.

Ular, penting, karena ular, Hawa jatuh dalam dosa, tetapi karena Maria Hawa Baru menginjak ular di tumitnya, maka kita selamat.

PESAN:

Tuhan memberi kita seorang Ibu (MARIA) yang beriman teguh dan memberikan kita teladan iman kesetian mengikuti Putranya. Dengan demikian jika kita setia maka kita kita akan memperoleh martabat mulia di surga seperri Maria di surga ..Amen.

Minggu 13 Agustus

Hari Raya Maria diangkat ke surga

Wah,11,19,12,1-6 10

1 kor15,20-26

Luk,1,39-56.

Facebook Coment

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tiga Sakramen, Satu Keluarga, dan Sejuta Sukacita di Minggu Biasa Ke-30
Hukum Kasih: Inti Ajaran Yesus dan Pedoman Hidup Orang Kristiani
25 Tahun Imamat Ama Kolo, Imam Pertama dari Pulau Sabu
Gereja Lama Tak Lagi Memadai, Umat di Oepoli Berjuang Bangun Rumah Ibadah Baru
40 Tahun Imamat Romo Chris Taus, Uskup Agung Kupang: Imamat Adalah Rahmat dan Kesetiaan
Renungan Minggu Biasa XXIX: Hak Kaisar dan Hak Allah
Undangan Perjamuan Tuhan dan Kesiapan Hati Kita
Kebun Anggur Tuhan dan Buah Kehidupan yang Diharapkan-Nya
Berita ini 83 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:57 WITA

Tiga Sakramen, Satu Keluarga, dan Sejuta Sukacita di Minggu Biasa Ke-30

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:31 WITA

Hukum Kasih: Inti Ajaran Yesus dan Pedoman Hidup Orang Kristiani

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:52 WITA

25 Tahun Imamat Ama Kolo, Imam Pertama dari Pulau Sabu

Selasa, 20 Oktober 2026 - 08:46 WITA

40 Tahun Imamat Romo Chris Taus, Uskup Agung Kupang: Imamat Adalah Rahmat dan Kesetiaan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:11 WITA

Renungan Minggu Biasa XXIX: Hak Kaisar dan Hak Allah

Berita Terbaru

Iman & Gereja

Hukum Kasih: Inti Ajaran Yesus dan Pedoman Hidup Orang Kristiani

Sabtu, 24 Okt 2026 - 10:31 WITA

Pater Frans Lackner & Rd. Ama Kolo Imam Perdana dari Pulau Sabu

Iman & Gereja

25 Tahun Imamat Ama Kolo, Imam Pertama dari Pulau Sabu

Kamis, 22 Okt 2026 - 12:52 WITA

error: Content is protected !!