Gubernur di Ngada, Panen Jagung Ini Pesannya

- Editor

Kamis, 18 Mei 2023 - 12:28 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur NTT di Kab. Ngada

Gubernur NTT di Kab. Ngada

Panen Jagung TJPS di Ngada, Ini Pesan Gubernur VBL

Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) Pada Selasa (17/05/2023), bersama Bupati Ngada Andreas Paru melaksanakan Panen Jagung dari hasil Program Tanam Jagung Panen Sapi – Pola. Program ini adalah Kemitraaan (TJPS – PK) periode tanam Oktober – Maret. Gubernur juga melakukan Penandaan Ternak Sapi. Serta Pelepasan Pengiriman jagung TJPS di Desa Mbongras, Kecamatan Riung, Kabupaten Ngada.

‘’Hasil panen ini sangat bagus. Kita tentunya bersyukur dengan Program TJPS di Desa Mbongras Kabupaten Ngada ini telah berjalan. Hasilnya bisa kita panen kali ini untuk mendorong meningkatnya pertumbuhan ekonomi masyarakat dari sektor pertanian,” ungkap Gubernur VBL.

“Kita bangun ekosistem kerja yang terjalin baik mulai dari petani sebagai pengolah lahan, perbankan untuk mendukung pembiayaan, offtaker sebagai pembeli hasil panen, asuransi untuk mendapatkan jaminan perlindungan ketenagakerjaan. Serta pihak pemerintah untuk terus mengontrol agar program ini terlaksana dengan baik hingga masyarakat mendapatkan penghasilan dan juga tidak merugikan pihak perbankan dan _offtaker_. Kita pemerintah ikut serta supaya ada kekuatan data pendamping petaninya,” kata Gubernur.

BACA JUGA  Jelang Bulan Ramadhan, Polres Belu Selama Dua Pekan Gelar Operasi Keselamatan Turangga 2023

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berita Gubernur NTT, Panen Jagung

“Kita terus lakukan pengembangan program TJPS ini dengan juga evaluasi untuk menuju pada kesempurnaan. Jadi kita harap untuk bergerak cepat dilapangan dan terus lakukan perbaikan serta solusi bila ada masalah,” ungkapnya.

Gubernur menambahkan, perlu ada sinergitas yang baik juga sehingga program TJPS terus meningkat dan terus berkembang dengan pemanfaatan lahan yang masih belum diolah.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT Lecky F. Koli menjelaskan program TJPS sebagai terobosan besar karena melibatkan banyak pihak untuk peningkatan ekonomi masyarakat.

“Kita harapkan tetap menjaga dengan baik sehingga tidak ada yang merugi. Petani mendapatkan keuntungan atau penghasilan sesuai harapa dan juga tidak merugikan pihak offtaker ataupun perbankan. Kehadiran pemerintah untuk mendukung dan juga mengawasi agar dinamika Program TJPS ini dapat terlaksana secara teratur,” jelas Lecky.

BACA JUGA  Ada Apa Inspektorat Belu Diamkan Aduan Masyarakat

Sejalan dengan hal tersebut, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Ngada, Bernard F. D. Burah mengatakan untuk menunjang keberhasilan program ini maka harus menjaga dengan baik, dan yang paling utama adalah meningkatkan pendapatan para petani. “Saya harapkan agar terus menjalankan program TJPS ini karena ini ekosistem kerja yang baik, oleh karena ini kita harus saling mendukung satu sama lain mulai dari pemerintah, petani, perbankan dan offtaker,” kata Bernard.

Pada musim tanam oktober-maret (2022/2023) total lahan yang tertanam 77 Ha yang tersebar di 3 kecamatan yakni Kecamatan Riung seluas 13 ha, Kecamatan Riung Barat seluas 13,5 ha dan Kecamatan Wolomeze 50,5 ha. Dengan hasilnya sementara dengan produktifitasnya berkisar rata-rata 4 – 7 ton per hektar.

Dalam Kegiatan Panen TJPS tersebut gubernur melakukan Pelepasan Pengiriman jagung TJPS serta penandaan hewan ternak sapi yang berada di sekitar lokasi panen. Gubernur menandai kegiatan itu dengan pemasangan chip. Hingga kini keseluruhan ternak sekabupatan Ngada yang telah mendapatkan chip sebanyak 8.000 ekor dari populasi sapi 54.000 ekor.

BACA JUGA  Pemberitaan Berkualitas jadi Pilar Perdamaian

Panen Jagung

Setelah berbincang hangat bersama masyarakat Desa Mbongras, Gubernur NTT juga menyempatkan diri untuk mengunjungi salah satu rumah produksi kelor. Bapak Naris Mberong di Dusun Wepo Rembong sebagai yang mengelola Rumah Produksi Kelor tersebut, Desa Tadho Timur, Kecamatan Riung. Dalam kunjungan tersebut, Gubernur mewajibkan anak-anak yang berusia 3 tahun ke atas dan para ibu hamil untuk mengkonsumsi kelor.

Sebagai Informasi, sehari sebelumnya, Gubernur berkesempatan meresmikan Loca Lobo Lodge (3L). Gubernur juga menyaksikan penandatangan addemdum kredit pinjaman daerah Kabupaten Ngada,. Kemudian Penandatangan MOU Kartu Kredit Pemerintah Daerah yang terletak di Desa Sambinasi Tengah kecamatan Riung Kabupaten Ngada.

Facebook Coment

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Belunews.com Terpilih Jadi Sampel Survei BPS Kabupaten Belu
Satgas Pamtas Pos Nunura Gagalkan Dugaan Penyelundupan Solar di Belu
Gereja Lama Tak Lagi Memadai, Umat di Oepoli Berjuang Bangun Rumah Ibadah Baru
40 Tahun Imamat Romo Chris Taus, Uskup Agung Kupang: Imamat Adalah Rahmat dan Kesetiaan
Satgas Yonarhanud 14/PWY Amankan 1.820 Liter Solar di Belu
Dari Kapela Sto. Yoseph Sublele, Ziarah Arca Bunda Maria Paroki Santa Helena Camplong Dimulai
Menarik Tali Bersama, Menarik Harapan untuk Rumah Ibadah di GMIT Betel Oelusapi – Fatuleu Barat
Tema Komunikasi Sosial Sedunia 2027: Cara Pandang Baru di Era Clickbait
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 07:49 WITA

Belunews.com Terpilih Jadi Sampel Survei BPS Kabupaten Belu

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:19 WITA

Satgas Pamtas Pos Nunura Gagalkan Dugaan Penyelundupan Solar di Belu

Selasa, 20 Oktober 2026 - 08:46 WITA

40 Tahun Imamat Romo Chris Taus, Uskup Agung Kupang: Imamat Adalah Rahmat dan Kesetiaan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:50 WITA

Satgas Yonarhanud 14/PWY Amankan 1.820 Liter Solar di Belu

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:39 WITA

Dari Kapela Sto. Yoseph Sublele, Ziarah Arca Bunda Maria Paroki Santa Helena Camplong Dimulai

Berita Terbaru

Iman & Gereja

Hukum Kasih: Inti Ajaran Yesus dan Pedoman Hidup Orang Kristiani

Sabtu, 24 Okt 2026 - 10:31 WITA

Pater Frans Lackner & Rd. Ama Kolo Imam Perdana dari Pulau Sabu

Iman & Gereja

25 Tahun Imamat Ama Kolo, Imam Pertama dari Pulau Sabu

Kamis, 22 Okt 2026 - 12:52 WITA

error: Content is protected !!