Sertifikasi Guru Dari PUSAT langsung ke Rekening Guru

- Editor

Rabu, 5 Februari 2025 - 11:18 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumber : ppg.dikdasmen.go.id

Sumber : ppg.dikdasmen.go.id

Jakarta, – Matatimor.Net – 4 Februari 2025 – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, dalam rapat kerja bersama Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI di Jakarta, Senin (3/4) menegaskan langkah-langkah strategis yang tengah diupayakan pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan guru di Indonesia.

Salah satunya adalah mekanisme baru dalam pembayaran Tunjangan Profesi Guru (TPG). Pemerintah saat
ini tengah menyusun skema transfer langsung, di mana akan langsung mengirim tunjangan profesi ke rekening masing-masing guru tanpa melalui perantara. Harapannya Langkah ini dapat mengurangi hambatan birokrasi dan memastikan bahwa Guru dapat menerima tunjangan secara penuh serta tepat waktu.

BACA JUGA  36 Anggota Panwascam di Belu dilantik

“Kami sedang dalam proses untuk tunjangan guru itu di bayarkan langsung melalui rekening para guru.
Sudah ada pembahasan dengan Menteri Keuangan dan sudah setujui, sekarang tinggal verifikasi datanya,”ucap Mendikdasmen.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain memastikan pembayaran tunjangan profesi berjalan lebih efisien, pemerintah juga memberikan
perhatian khusus kepada guru honorer yang belum mendapatkan tunjangan sertifikasi. Saat ini,
Kemendikdasmen tengah menyusun skema bantuan langsung dengan besaran antara Rp300.000 hingga
Rp500.000 per bulan bagi guru honorer.

BACA JUGA  Forum Guru NTT: Apresiasi Pembayaran Tunjangan Sertifikasi Tepat Waktu

“Tanggal 6 Februari nanti, kami akan melakukan verifikasi dan validasi dengan Badan Pusat Statistik (BPS)
untuk transfer langsung kepada guru honorer yang belum mendapatkan tunjangan sertifikasi,” lanjut
Mendikdasmen.

Kebijakan ini merupakan respons terhadap berbagai aspirasi tenaga pendidik, khususnya guru honorer, yang selama ini menghadapi tantangan ekonomi akibat keterbatasan akses terhadap tunjangan profesi. Dengan langkah-langkah ini, pemerintah berharap dapat meningkatkan kesejahteraan guru serta menciptakan sistem pendidikan yang lebih adil dan berkualitas

BACA JUGA  Alvian, Korban Lakalantas di Tasbar Meninggal Dunia

Facebook Coment

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

200 Ribu Anak Terpapar Judi Online, Keluarga Diminta Jadi Benteng Utama
Guru Non-ASN Tak Perlu Cemas, Kemendikdasmen Beri Jaminan Keberlanjutan Tugas
Yesus adalah Jalan, Kebenaran, dan Hidup
FLS3N Kupang Barat Jadi Ajang Bakat Siswa dan Promosi UMKM
Menkomdigi: Adopsi AI Berpotensi Sumbang 3,67 Persen PDB Indonesia
Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim
Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar
Komisi X DPR Usul Gaji Minimal Guru Rp 5 Juta, Bonnie Triyana: Anggaran Kita Cukup
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 23:21 WITA

200 Ribu Anak Terpapar Judi Online, Keluarga Diminta Jadi Benteng Utama

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:48 WITA

Guru Non-ASN Tak Perlu Cemas, Kemendikdasmen Beri Jaminan Keberlanjutan Tugas

Sabtu, 2 Mei 2026 - 15:32 WITA

Yesus adalah Jalan, Kebenaran, dan Hidup

Kamis, 23 April 2026 - 06:32 WITA

FLS3N Kupang Barat Jadi Ajang Bakat Siswa dan Promosi UMKM

Minggu, 19 April 2026 - 13:55 WITA

Menkomdigi: Adopsi AI Berpotensi Sumbang 3,67 Persen PDB Indonesia

Berita Terbaru

KOTBAH & RENUNGAN

Pesan Paus Leo XIV Untuk Hari Komsos Sedunia ke-60

Minggu, 17 Mei 2026 - 06:10 WITA

KOTBAH & RENUNGAN

Bahasa, Doa, dan Komunikasi: Jalan Menuju Persatuan dalam Kristus

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:58 WITA

OPINI

OPINI: Koperasi di NTT, Menyejahterakan? ATAU?

Selasa, 12 Mei 2026 - 07:49 WITA

error: Content is protected !!