Seremoni Pembukaan ETMC 2025 di Ende: Pesta Olahraga dan Budaya dalam Satu Panggung

- Editor

Senin, 10 November 2025 - 01:24 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan Layar : Opening Ceremony ETMC 2025 - Bidora Channel Youtube

Tangkapan Layar : Opening Ceremony ETMC 2025 - Bidora Channel Youtube

Ende, matatimor.net — Stadion Marilonga, Kabupaten Ende, bergemuruh pada Minggu malam, 9 November 2025. Ribuan penonton memenuhi setiap sudut tribun untuk menyaksikan seremoni pembukaan El Tari Memorial Cup (ETMC) XXXIV, pesta sepak bola terbesar di Nusa Tenggara Timur yang tahun ini mengusung tema “Sport and Culture”.

Upacara pembukaan berlangsung meriah dan penuh warna, menampilkan tarian kolosal yang digarap oleh ratusan pelajar dan mahasiswa dari berbagai sekolah dan perguruan tinggi di Ende. Dalam pementasan itu, para penari menggambarkan dinamika suporter sepak bola — dari persaingan, pertikaian, hingga akhirnya berdamai dalam semangat sportivitas. Tepuk tangan meriah mengiringi setiap adegan yang memadukan gerak, musik tradisional, dan simbol-simbol budaya lokal Ende.

BACA JUGA  Gubernur Buka ETMC 2025 di Ende: Sepak Bola Harus Jadi Ruang Persaudaraan & Kebangkitan Ekonomi

“Ini bukan sekadar turnamen sepak bola, tapi juga panggung budaya. Kita ingin memperlihatkan bahwa olahraga bisa menjadi sarana untuk memperkuat persaudaraan dan identitas daerah,” ujar salah satu panitia bidang acara, Yohanes Bata, usai pertunjukan pembuka.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Malam itu ditutup dengan letusan kembang api yang menghiasi langit kota Ende — menandai dimulainya kompetisi antar kabupaten yang telah menjadi tradisi kebanggaan masyarakat NTT selama puluhan tahun.

Gubernur Nusa Tenggara Timur, Melki Laka Lena, hadir dan membuka secara resmi turnamen tersebut. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya menjadikan olahraga sebagai bagian dari pembangunan manusia NTT.

“Kita tidak hanya mencari juara di lapangan, tapi juga melahirkan generasi yang tangguh, berkarakter, dan bangga akan budayanya,” ujar Melki di hadapan para pemain dan ribuan penonton.

Sementara itu, Bupati Ende, Yosef Benediktus Tote Badeoda, berhalangan hadir karena sedang mengikuti pendidikan kepala daerah di Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) RI di Jakarta. Tugas pembukaan kemudian diwakilkan kepada Wakil Bupati Ende, yang juga melepas tim tuan rumah Perse Ende untuk berlaga dalam pertandingan perdana melawan Citra Bakti Ngada.

BACA JUGA  Perss SoE, ETMC dan Pesan Virtual Sang Guru

Tercatat 28 tim dari seluruh kabupaten dan kota di NTT akan berlaga dalam ETMC 2025. Panitia berharap gelaran ini tidak hanya menjadi ajang prestasi sepak bola, tetapi juga memberikan dampak ekonomi dan sosial bagi masyarakat Ende. Sejumlah pelaku UMKM, pedagang kaki lima, serta pengrajin lokal turut meramaikan area stadion selama pelaksanaan turnamen.

BACA JUGA  Cegah Kebocoran Data, Kemendikdasmen Luncurkan Program Bug Bounty 2026

Lebih dari sekadar kompetisi, pembukaan ETMC 2025 di Ende telah menunjukkan bagaimana olahraga, budaya, dan kebersamaan bisa berpadu menjadi satu perayaan identitas masyarakat NTT.

Facebook Coment

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gereja Lama Tak Lagi Memadai, Umat di Oepoli Berjuang Bangun Rumah Ibadah Baru
40 Tahun Imamat Romo Chris Taus, Uskup Agung Kupang: Imamat Adalah Rahmat dan Kesetiaan
Satgas Yonarhanud 14/PWY Amankan 1.820 Liter Solar di Belu
Dari Kapela Sto. Yoseph Sublele, Ziarah Arca Bunda Maria Paroki Santa Helena Camplong Dimulai
Menarik Tali Bersama, Menarik Harapan untuk Rumah Ibadah di GMIT Betel Oelusapi – Fatuleu Barat
Tema Komunikasi Sosial Sedunia 2027: Cara Pandang Baru di Era Clickbait
SMA Efata Sulamu Klarifikasi Video Viral, Tiga Siswa Jalani Pembinaan di Polsek
Paus Leo XIV di Paris: “Tak Seorang Pun Hanya Sebuah Angka”
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:56 WITA

Gereja Lama Tak Lagi Memadai, Umat di Oepoli Berjuang Bangun Rumah Ibadah Baru

Selasa, 20 Oktober 2026 - 08:46 WITA

40 Tahun Imamat Romo Chris Taus, Uskup Agung Kupang: Imamat Adalah Rahmat dan Kesetiaan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:50 WITA

Satgas Yonarhanud 14/PWY Amankan 1.820 Liter Solar di Belu

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:39 WITA

Dari Kapela Sto. Yoseph Sublele, Ziarah Arca Bunda Maria Paroki Santa Helena Camplong Dimulai

Rabu, 30 September 2026 - 11:43 WITA

Menarik Tali Bersama, Menarik Harapan untuk Rumah Ibadah di GMIT Betel Oelusapi – Fatuleu Barat

Berita Terbaru

Pater Frans Lackner & Rd. Ama Kolo Imam Perdana dari Pulau Sabu

Iman & Gereja

25 Tahun Imamat Ama Kolo, Imam Pertama dari Pulau Sabu

Kamis, 22 Okt 2026 - 12:52 WITA

Gambar oleh Del Neonub

Iman & Gereja

Renungan Minggu Biasa XXIX: Hak Kaisar dan Hak Allah

Sabtu, 17 Okt 2026 - 10:11 WITA

error: Content is protected !!