Sambut Listrik PLN, Warga Fatuleu Barat, Antusias Tebang Pohon Penghalang Jalur Kabel

- Editor

Jumat, 26 Maret 2021 - 13:44 WITA

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Yorianto Mona (Kaos Biru) – Desa Kalali – Fatuleu Barat – Foto ; matatimor.net

Barate – matatimor.net. Sejak dimekarkan dari Kecamatan Induk (Kec. Fatuleu), pada tahun 2005 lalu, Kecamatan Fatuleu Barat, yang terdiri dari Lima Desa ini (Desa Kalali, Desa Poto, Desa Naitae, Desa Tuakau & Desa Nuataus) baru akan merasakan setruman arus listrik dari Perusahaan Listrik Negara (PLN) di tahun 2021 ini.

Tampak di sepanjang tepi jalan menuju Kecamatan Fatuleu Barat, mulai dari cabang masuk di Kec. Sulamu, desa Pantai Beringin, penggalian lubang untuk penanaman tiang listrik sudah mulai dikerjakan sejak dua minggu terakhir.

Antusiasme masyarakat di Kecamatan Fatuleu Barat cukup tinggi menyambut proyek aliran listrik dari PLN ini. Pantauan matatimor.net, meski proyek pengerjaan baru sampai pada tahap penggalian lubang untuk tiang listrik, namun warga secara sukarela sudah menebang pohon-pohon di depan halaman rumah mereka yang akan dilewati kabel listrik.

PASANG IKLAN ANDA DI SINI!

MURAH! Hubungi 08113810024

Salah Seorang Tokoh Masyarakat di Desa Kalali, Yorianto Mona, kepada matatimor mengatakan Ia dan beberapa warga masyarakat di desanya secara sukarela menebang pohon di depan rumah mereka sebagai bentuk dukungan Kepada Pemerintah atas program listrik ini.

“..kami senang karena listrik sudah mau masuk, jadi kita lihat pohon yang halangi jalur kabel lalu kita tebang. ini sebagai bentuk dukungan kami kepada pemerintah yang sudah mau memprogramkan listrik di desa kita” ungkapnya.

Pantauan matatimor.net, tidak hanya di desa Kalali, di empat desa lainnya pun demikian. Pohon-pohon yang akan dilalui kabel listrik, secara sukarela ditebang oleh warga. (del)

Facebook Coment

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari Konten ke Pewartaan: Misi Komsos Menjangkau Dunia
Lengkap! 45 Butir Pancasila dan Contoh Pengamalannya
Rayakan Pentakosta, Komunitas Pasutri ME Tanggung Koor di Paroki Sta. Helena Camplong
Rayakan Valentine, Legislator PSI Ajak Siswa & Warga Fatuleu Barat Tanam Pohon
Ketua Diaspora Rote Ndao Paparkan Akar Kemiskinan & Strategi Penanggulangan
Legenda Nepo, Kolu, dan Kelahiran Koru
Hilangnya “Budi” di Ruang Kelas NTT: Alarm Serius Krisis Moral
Perss SoE, ETMC dan Pesan Virtual Sang Guru
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 10:47 WITA

Dari Konten ke Pewartaan: Misi Komsos Menjangkau Dunia

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:04 WITA

Rayakan Pentakosta, Komunitas Pasutri ME Tanggung Koor di Paroki Sta. Helena Camplong

Sabtu, 14 Februari 2026 - 09:37 WITA

Rayakan Valentine, Legislator PSI Ajak Siswa & Warga Fatuleu Barat Tanam Pohon

Sabtu, 13 Desember 2025 - 10:34 WITA

Ketua Diaspora Rote Ndao Paparkan Akar Kemiskinan & Strategi Penanggulangan

Sabtu, 6 Desember 2025 - 08:19 WITA

Legenda Nepo, Kolu, dan Kelahiran Koru

Berita Terbaru

KOTBAH & RENUNGAN

Menghadapi Ketakutan dengan Kuasa dan Pemeliharaan Ilahi

Sabtu, 20 Jun 2026 - 18:32 WITA

KOTBAH & RENUNGAN

Ekaristi Kudus: Roti Hidup Penjamin Kehidupan Kekal

Sabtu, 6 Jun 2026 - 15:34 WITA

INSPIRASI

Dari Konten ke Pewartaan: Misi Komsos Menjangkau Dunia

Senin, 1 Jun 2026 - 10:47 WITA

error: Content is protected !!
Exit mobile version