Presiden Jokowi Resmikan Bendungan ke-33 di Sumedang

- Editor

Selasa, 27 Desember 2022 - 21:46 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – matatimor.net – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan bendungan ke-33 yang telah dibangun oleh pemerintah dalam kurun waktu delapan tahun belakangan. 

Infrastruktur bendungan yang dimaksud adalah Bendungan Sadawarna di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat (Jabar). 

“Saya resmikan bendungan sadawarna,” kata Presiden Jokowi melalui keterangan pers pada Selasa (27/12/2022). 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Presiden, pembangunan bendungan tersebut sudah dilakukan sejak 2018 yang lalu. Dengan memakan total anggaran mencapai Rp2,65 triliun yang telah dikeluarkan oleh pemerintah hingga infrastruktur itu selesai dibangun. 

BACA JUGA  10 Sekolah di Ambon Fokus Terapkan Muatan Lokal Musik

Kemampuan infrastruktur itu, mampu mengairi seluas lahan pertanian yang berada di kawasan Kabupaten Indramayu seluas 4.280 hektare. Karena, infrastruktur tersebut memiliki luas genangan air hingga mencapai 680 hektare.

“Saya juga ingin menyampaikan terima kasih kepada Bupati Sumedang dan seluruh masyarakat di Sumedang yang telah merelakan airnya untuk mengairi sawah-sawah yang ada di Indramayu,” kata Presiden. 

Adanya air dari bendungan itu, lanjut Presiden, dapat meningkatkan produktivitas komoditas padi di Kabupaten Indramayu. Sehingga, produksi padi di kawasan itu mampu tembus di atas 1,3 juta ton pada tahun-tahun mendatang. 

BACA JUGA  Bersinergi Menjaga Perbatasan RI - RDTL, Polsubsektor Lakmaras bersama TNI dan UPF Timor Leste Gelar Patroli Perbatasan

Air yang mengalir pada lahan persawahan di Kabupaten Indramayu mampu mendorong peningkatan produktivitas dari komoditas padi di sana menjadi 1,8 juta ton per tahun. 

“Kabupaten Indramayu menjadi penyumbang surplus nomor 1 di Indonesia,” tutur Presiden. 

Presiden berharap, keberadaan infrastruktur bendungan itu mampu memperkuat produksi tanaman holtikultura dan padi. Sehingga, dapat berpengaruh langsung terhadap ketahanan pangan di dalam negeri di masa depan. 

BACA JUGA  Tampil Sederhana Menggunakan Kaos Warna Hitam dan Sendal, Kapolres Belu mengelilingi Pasar Halilulik.

Dengan begitu, pengelolaan ketahanan pangan di Indonesia dalah menjadi lebih mandiri di masa depan. 

Selain itu, pembangunan bendungan itu juga dapat dipergunakan sebagai pariwisata, pembangkit listrik, dan penyediaan air baku di kawasan sekitar bendungan. 

“Produktivitas padi utamanya dan komoditas hortikultura. Jadi yang lainnya bisa naik dan ketahanan pangan kita semakin baik,” tutur Presiden Jokowi. 

Foto: Tangkapan Layar BPMI Setpres 

Facebook Coment

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gereja Lama Tak Lagi Memadai, Umat di Oepoli Berjuang Bangun Rumah Ibadah Baru
40 Tahun Imamat Romo Chris Taus, Uskup Agung Kupang: Imamat Adalah Rahmat dan Kesetiaan
Satgas Yonarhanud 14/PWY Amankan 1.820 Liter Solar di Belu
Dari Kapela Sto. Yoseph Sublele, Ziarah Arca Bunda Maria Paroki Santa Helena Camplong Dimulai
Menarik Tali Bersama, Menarik Harapan untuk Rumah Ibadah di GMIT Betel Oelusapi – Fatuleu Barat
Tema Komunikasi Sosial Sedunia 2027: Cara Pandang Baru di Era Clickbait
SMA Efata Sulamu Klarifikasi Video Viral, Tiga Siswa Jalani Pembinaan di Polsek
Paus Leo XIV di Paris: “Tak Seorang Pun Hanya Sebuah Angka”
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:56 WITA

Gereja Lama Tak Lagi Memadai, Umat di Oepoli Berjuang Bangun Rumah Ibadah Baru

Selasa, 20 Oktober 2026 - 08:46 WITA

40 Tahun Imamat Romo Chris Taus, Uskup Agung Kupang: Imamat Adalah Rahmat dan Kesetiaan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:50 WITA

Satgas Yonarhanud 14/PWY Amankan 1.820 Liter Solar di Belu

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:39 WITA

Dari Kapela Sto. Yoseph Sublele, Ziarah Arca Bunda Maria Paroki Santa Helena Camplong Dimulai

Rabu, 30 September 2026 - 11:43 WITA

Menarik Tali Bersama, Menarik Harapan untuk Rumah Ibadah di GMIT Betel Oelusapi – Fatuleu Barat

Berita Terbaru

Iman & Gereja

Hukum Kasih: Inti Ajaran Yesus dan Pedoman Hidup Orang Kristiani

Sabtu, 24 Okt 2026 - 10:31 WITA

Pater Frans Lackner & Rd. Ama Kolo Imam Perdana dari Pulau Sabu

Iman & Gereja

25 Tahun Imamat Ama Kolo, Imam Pertama dari Pulau Sabu

Kamis, 22 Okt 2026 - 12:52 WITA

error: Content is protected !!