Pemda Gagal Atasi Kemacetan dan Keluhan Pedagang, Hanya Sebulan Kapolres Belu Mengatasinya

- Editor

Kamis, 31 Agustus 2023 - 23:59 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Atambua, 31/08/2023 News.Matatimor-Net : Berbagai perencanaan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Belu dalam merelokasi Para pedagang yang berjualan di bahu jalan atau selokan pasar Halilulik sampai hari ini belum diwujudkan.

Walaupun sudah menerjunkan tim lintas OPD Kabupaten Belu untuk mengatasi kemacetan dan kelayakan tempat bagi para pedagang, namun rupanya tidak berhasil.

Ditambahkan lagi minimnya anggaran seperti yang disampaikan Kadis Perindag Fransiskus X. Asten sebelumnya. Hal itu menjadi hambatan hingga persoalan dan keluhan pedagang ini terabaikan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bertahun-tahun, penantian dan harapan untuk mendapat tempat yang layak hanyalah sebuah mimpi bagi para pedagang, khususnya yang berada di bahu jalan dan selokan tanpa ada pilihan lain.

Keadaan itu sangat tidak layak untuk menjadi lahan untuk mengais rejeki bagi kelangsungan hidup para pedagang itu sendiri.

Bahkan keadaan terkesan diabaikan para petugas dari dinas perindustrian dan perdagangan (Disperindag) Kabupaten Belu untuk menarik retribusi dari para pedagang yang sedang berjualan di bahu jalan dan selokan itu.

Hal yang berbeda datang dari Kapolres Belu, AKBP Richo Nataldo Devallas Simanjuntak. Tidak butuh waktu yang lama untuk mengatasi keluhan para pedagang yang ditemuinya bersama Kapolsek Tasifeto Barat IPDA, Sam Ihim pada kamis 20 juli 2023 lalu.

BACA JUGA  Komisi VIII DPR Minta Pemerintah Lakukan Pemutakhiran Data Penerima BLT BBM

Usai sebulan bertemu pedagang, Kapolres Belu bersama Kapolsek Tasbar Berhasil Merelokasi pedagang yang bertahun-tahun berjualan di bahu jalan dan selokan yang ada.

Melalui dialog dan tatap muka bersama para pedagang di pasar halilulik, Kapolres Belu bersama Kapolsek Tasifeto Barat langsung melakukan terobosan baru dengan menyediakan UMKM Polsek bagi pedagang yang ada.

Tujuan dari merelokasi para pedagang yang berjualan di bahu jalan dan selokan di pasar halilulik itu agar menghindari kemacetan panjang yang kerap kali terjadi di pasar halilulik setiap hari kamis itu.

Namun perlu diketahui bahwa, saat ini para pedagang yang berjualan di bahu jalan dan selokan di pasar Halilulik, Desa Naitimu, Kecamatan Tasbar berhasil di relokasi oleh Kapolres Belu tanpa ada kendala.

Dari pantauan media ini dilapangan, kamis 31 Agustus 2023 pagi, bahwa para pedagang yang sering berjualan di bahu jalan dan selokan di pasar halilulik berhasil direlokasi oleh Kapolres Belu, AKBP Richo Nataldo Devallas Simanjuntak melalui Kapolsek Tasifeto Barat IPDA, Sam Ihim bersama jajarannya dan dipantau langsung oleh Wakapolres Belu.

BACA JUGA  KTT ASEAN, Pemkab Manggarai Gelar Ritual Adat

Hingga akhirnya, terpantau media ini, sepanjang ruas jalan yang sering macet akibat pedagang yang berjualan di bahu jalan dan selokan di pasar halilulik tidak lagi ada dan mobilisasi transportasipun terpantau ramai dan lancar.

Noldy Jami salah satu pedagang yang ditemui media ini mengungkapkan rasa gembira atas terobosan dari Kapolsek Tasifeto Barat bersama Kapolres Belu yang telah menyediakan UMKM pasar halilulik.

” Kami sangat senang dengan tempat baru ini karena hasil jualan kami dapat dikunjungi para pembeli tanpa dilewati lagi seperti sebelumnya,” Ungkap Noldy

Lanjutnya, “Saya secara pribadi dan mewakili teman-teman semua menyampaikan limpah terima kasih semoga diberi kesehatan dan berkat yang berlimpah untuk Bapak Kapolres Belu bersama jajarannya yang sudah membantu kami pedagang kecil terutama di pasar UMKM Polsek halilulik ini,”ungkapnya.

BACA JUGA  PENJABAT WALI KOTA KUPANG DUKUNG PERLINDUNGAN JAMINAN SOSIAL BAGI PENYELENGGARA PEMILU

Hal yang sama disampaikan salah satu biarawati yang sedang mengunjungi pasar dan berdialog langsung bersama Wakapolres Belu KOMPOL I Putu Surawan, S.IP saat itu.

Lebih bagus keadaan hari ini, karena orang-orang kecil ini bisa berjualan dengan baik dan tertata rapi juga.

Terima kasih banyak untuk pak Kapolres bersama Kapolsek Tasbar dan semua jajaran yang ada karena sudah memperhatikan orang-orang kecil kita yang selama bertahun – tahun jualan hanya di pinggir jalan dan selokan yang ada.

Tidak lagi seperti dulu harus langgar jalan dan itu sangat beresiko baik untuk pembeli maupun penjual yang ada. Kami juga berharap, nantinya ada lapak agar pedagang ini bisa terlindung dari panas nantinya,” tuturnya

Menanggapi hal itu, Wakapolres KOMPOL I Putu Surawan, S.IP menyampaikan jika kedepan akan diadakan lapak dan sudah dalam perencanaan Bapak Kapolres.

” kedepan kita akan sediakan lapak, dan sudah direncanakan oleh bapak Kapolres,”tutupnya.

Facebook Coment

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari Kapela Sto. Yoseph Sublele, Ziarah Arca Bunda Maria Paroki Santa Helena Camplong Dimulai
Menarik Tali Bersama, Menarik Harapan untuk Rumah Ibadah di GMIT Betel Oelusapi – Fatuleu Barat
Tema Komunikasi Sosial Sedunia 2027: Cara Pandang Baru di Era Clickbait
SMA Efata Sulamu Klarifikasi Video Viral, Tiga Siswa Jalani Pembinaan di Polsek
Paus Leo XIV di Paris: “Tak Seorang Pun Hanya Sebuah Angka”
Paus Leo XIV di UNESCO, Perdamaian, Pendidikan, dan Martabat Manusia di Era AI
Kadis Pendidikan NTT Apresiasi Inovasi MKKS SMA Kabupaten Kupang Hadapi TKA 2026
19 Tim Ramaikan Turnamen Voli Milenial Cup I Desa Kalali
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:39 WITA

Dari Kapela Sto. Yoseph Sublele, Ziarah Arca Bunda Maria Paroki Santa Helena Camplong Dimulai

Rabu, 30 September 2026 - 11:43 WITA

Menarik Tali Bersama, Menarik Harapan untuk Rumah Ibadah di GMIT Betel Oelusapi – Fatuleu Barat

Rabu, 30 September 2026 - 06:09 WITA

Tema Komunikasi Sosial Sedunia 2027: Cara Pandang Baru di Era Clickbait

Senin, 28 September 2026 - 05:09 WITA

Paus Leo XIV di Paris: “Tak Seorang Pun Hanya Sebuah Angka”

Sabtu, 26 September 2026 - 10:25 WITA

Paus Leo XIV di UNESCO, Perdamaian, Pendidikan, dan Martabat Manusia di Era AI

Berita Terbaru

Gambar Olahan Komisi Komunikasi Sosial Paroki Sta. Helena Camplong

Iman & Gereja

Kebun Anggur Tuhan dan Buah Kehidupan yang Diharapkan-Nya

Sabtu, 3 Okt 2026 - 07:05 WITA

Gambar dihasilkan dengan Kecerdasan Buatan (ChatGPT)

PENDIDIKAN

Modul Belajar Mandiri Uji Pemetaan Kompetensi Guru BINDO

Kamis, 1 Okt 2026 - 10:36 WITA

error: Content is protected !!