Mabuk, Kakek di Belu nekat cabuli Anak di Bawah Umur

- Editor

Senin, 6 Februari 2023 - 19:37 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang kakek asal TTS nekat mencabuli seorang anak dibawah umur di kabupaten belu diduga kuat akibat miras.

Aksi bejad tersebut dilancarkan oleh seorang kakek berinisial LN (50) asal Soe, Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur (NTT).

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun di lokasi kejadian, diketahui kejadian terjadi di Kecamatan Atambua Barat, Kabupaten Belu, NTT.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelum kejadian, pelaku bersama teman – teman kos lainnya sedang mengkonsumsi sebotol alkohol (sopi,red). Ketika itu, mereka duduk di bale – bale tepatnya di depan kamar kos pelaku.

Karena ingin menikmati dengan suara musik, akhirnya mereka (Pelaku dan Teman-teman,red) pindah tempat yakni, tepatnya di kos temannya yang ada di belakang kosnya. Tanpa diketahui teman – teman lainnya, pelaku langsung melancarkan aksi bejadnya.

Ketika itu, pelaku langsung menangkap dan mengendong paksa korban yang tengah asik bermain dengan teman sebayanya langsung membawanya (korban,red) masuk ke kamar mandi untuk memuaskan keinginan bejadnya.

BACA JUGA  Gubernur NTT Tinjau Instalasi Tambak Oesapa

Berdasarkan keterangan seorang saksi, Benardus, tetangga kos pelaku menjelaskan, sekitar pukul 16.30 wita, pelaku melancarkan aksi bejadnya kepada seorang anak kecil di bawah umur di kamar mandi yang letaknya tepat di depannya mereka.

Saat itu, lanjut Bernadus, dia tengah duduk bersama teman lainnya termasuk ayah korban di belakang kosnya. Namun, tiba – tiba kaget dengan kedatangan ibu korban yang marah – marah dan mempertanyakan keberadaan pelaku.

Ketika itu, usai melancarkan aksinya bejadnya pelaku (Kakek 50 Tahun) langsung bersembunyi di kamar kosnya.

“saat kami dengar kalo dia (LN) yang melakukannya. Kami langsung mencarinya ternyata dia bersembunyi di dalam kamar. Saat itu, saya pun langsung kunci pintu kamarnya supaya dia jangan kabur sambil menunggu aparat kepolisian.” Terangnya

BACA JUGA  Diduga, Oknum Guru di Belu Tikam 2 Warga, Satunya Tewas

Ketika warga semakin berdatangan banyak, lanjut Bernadus, pelaku sempat mencoba kabur melalui plafon, namun terjatuh tepatnya di kamar kos tetangga sebelahnya.

Pada saat itu, warga yang mendengar bunyi yang keras warga pun langsung menyeruduk pelaku.

Yang sangat menyedihkan, habis melakukan tindakan yang tidak terpuji tersebut dia (Pelaku) langsung membuang keluar korban dari kamar mandi. Atas tindak itu, korban menangis dan melaporkan kejadian itu kepada ibunya.

“dia (korban) menangis dan lapor kepada mamanya, dengan menunjukan alat vitalnya. Kita melihat itu, orang tua siapa yang tidak emosi bahkan sampai kita menggigil. Iya pak anak masih kecil baru 4 tahun dan bulan maret ini baru masuk 5 tahun.” Tuturnya.

Banyak terdapat percikan darah dikamar mandi. melihat hal tersebut, sambung Bernadus, masa langsung meluapkan emosinya kepada pelaku hingga babak belur, namun hari baik masih memihak kepadanya dengan tibanya tepat waktu anggota Polisi dari polres Belu dengan pihak kelurahan.

BACA JUGA  Ratusan Anggota THS-THM Hadiri Pemakaman Petrus Naet

“ saat itu pak polisi langsung membawa ke kantor polisi (Polres Belu) untuk menghindari amukan dari masa. Kalo pak polisi tidak cepat mungkin mati dia (Pelaku).

Pada saat yang bersamaan, terang bernadus, korban pun langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Belu yang langsung di dampingi oleh ibu Lurah Tulamae, Kecamatan Atambua Barat, untuk dilakukan visum.

“ iya namanya anak kecil pasti secara psikisnya pasti terganggu. Karena tadi saya perhatikan dia (Korban) sangat erat memeluk ibunya, sambil menangis. Iya mungkin kesakitan kasian..” sedihnya.

Saat ini, pelaku tersangka pemerkosaan anak dibawah umur ini sudah diamankan oleh pihak kepolisian Polres belu untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Facebook Coment

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

200 Ribu Anak Terpapar Judi Online, Keluarga Diminta Jadi Benteng Utama
Guru Non-ASN Tak Perlu Cemas, Kemendikdasmen Beri Jaminan Keberlanjutan Tugas
Yesus adalah Jalan, Kebenaran, dan Hidup
FLS3N Kupang Barat Jadi Ajang Bakat Siswa dan Promosi UMKM
Menkomdigi: Adopsi AI Berpotensi Sumbang 3,67 Persen PDB Indonesia
Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim
Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar
Komisi X DPR Usul Gaji Minimal Guru Rp 5 Juta, Bonnie Triyana: Anggaran Kita Cukup
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 23:21 WITA

200 Ribu Anak Terpapar Judi Online, Keluarga Diminta Jadi Benteng Utama

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:48 WITA

Guru Non-ASN Tak Perlu Cemas, Kemendikdasmen Beri Jaminan Keberlanjutan Tugas

Sabtu, 2 Mei 2026 - 15:32 WITA

Yesus adalah Jalan, Kebenaran, dan Hidup

Kamis, 23 April 2026 - 06:32 WITA

FLS3N Kupang Barat Jadi Ajang Bakat Siswa dan Promosi UMKM

Minggu, 19 April 2026 - 13:55 WITA

Menkomdigi: Adopsi AI Berpotensi Sumbang 3,67 Persen PDB Indonesia

Berita Terbaru

KOTBAH & RENUNGAN

Pesan Paus Leo XIV Untuk Hari Komsos Sedunia ke-60

Minggu, 17 Mei 2026 - 06:10 WITA

KOTBAH & RENUNGAN

Bahasa, Doa, dan Komunikasi: Jalan Menuju Persatuan dalam Kristus

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:58 WITA

OPINI

OPINI: Koperasi di NTT, Menyejahterakan? ATAU?

Selasa, 12 Mei 2026 - 07:49 WITA

error: Content is protected !!