Kades Manleten terima Alat Pertanian Karya KMK Sto.FX-Teknik

- Editor

Minggu, 20 Februari 2022 - 03:05 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kades Manleten Menerima Alat Pertanian dari Barang Bekas Karya KMK Sto.FX-Teknik

Semangat himpunan Organisasi Mahasiswa KMK Sto.Fransiskus Xaverius-Teknik terus berinovasi hingga menyelenggarakan KKBM di Desa Manleten-Belu pada sabtu 19/02/2022

Menyongsong 25 Tahun Organisasi KMK ST.Fransiskus Xaverius yang akan jatuh pada bulan Desember mendatang, Mahasiswa/i ini terus berinovasi dalam mebuat alat-alat pertanian yang dirakit dari barang bekas dan tanpa mengeluarkan uang yang begitu besar agar mempermudah masyarakat dalam bertani.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sesuai pantauan tim media di lokasi, fokus dari Kegiatan KKBM ini antara lain; aksi sosial dan pendalaman iman.

Penyelenggara kegiatan ini bersinergi dengan pemerintah desa bersama staf, masyarakat dalam melangsungkan setiap item kegiatan yang telah dijadwalkan hingga akan berakhir pada hari minggu 20/02/2022.

Kegiatan Kema Kerja Bakti Mahasiswa yang diselenggarakan oleh KMK Santo Fransiskus Xaverius-Teknik ini diawali dengan opening ceremony serta secara resmi dibuka oleh Kepala Desa Manleten.

Adapun beberapa item kegiatan yang dilangsungkan dalam kegiatan ceremonial pembukaan ini, antar lain penyerahan alat dari mahasiswa kepada pemerintah desa dan juga seminar dari para Mahasiswa.

BACA JUGA  Pesan Paus Leo XIV: Jadikan Pernikahan Jalan Menuju Surga

Dalam seminar tersebut para mahasiswa juga mendemonstran alat-alat pertanian tersebut di hadapan para peserta dan turut menguji coba oleh Kepala Desa Manleten Kristian J.R.Seran.

Ketiga alat tersebut berupa alat pencacah Ubi, Alat Pengupas Biji Mente dan Alat Pengupas Jagung.

Alat-alat tersebut hasil karya murni dari mahasiswa/i Organisasi KMK ST.FX-Teknik yang terbuat dari barang-barang bekas yang tidak terpakai.

Turut menyaksikan langsung, Kepala Desa, Sekretaris, Mahasiswa KKN Unika Kupang, Tokoh Pemuda serta masyarakat desa Manleten yang ikut serta dalam kegiatan ini.

Ketua Umum KMK, Febrigisty Cindiesty (Cici) dalam sambutannya, menyampaikan limpah terima kasih kepada pemerintah desa dan masyarakatnya atas kebersamaan yang sudah dibangun sejak kemarin terutama saat pihaknya (civitas KMK) tiba di lokasi, Desa Manleten guna menyelenggarakan kegiatan Kema Kerja Bakti Mahasiswa/i (KKBM) pada ini, ungkapnya.

Menurutnya, kegiatan ini sebenarnya dilaksanakan di tahun 2021. Pihaknya telah ber-audience bersama Pimpinan Daerah Kabupaten Belu (Bupati Belu), Kepala Desa selaku pimpinan wilayah Desa Manleten, dan oleh karena meningkatnya kasus Covid-19 dan pemberlakuan PPKM level 2, maka kegiatan KKBM harus ditunda dan baru terlaksana di tahun 2022 ini, jelasnya.

BACA JUGA  Pakaian Adat yang dikenakan Presiden RI Joko Widodo pada Upacara HUT ke-75 RI

Dikatakan Cindiesty, seharusnya ceremonial pembukaan dilakukan pada Jumat (18/02/22) namun karena situasi tidak memungkinkan sehingga ceremonial pembukaan kegiatan ini baru terlaksana hari ini.

“Kegiatan pagi hari ini akan berlanjut hingga malam. Karena akan diadakan latihan koor bersama orang tua dan sanak saudara yang berada di desa ini. Dan kegiatan ini akan berlanjut di hari esok, yakni kegiatan pelepasan serta sayonara bersama kepala desa di gereja”, tandasnya.

Di akhir sambutannya, Cindiesty mewakili seluruh civitas KMK dan alumni, yang tidak berkesempatan hadir melambungkan limpah terima kasih kepada Kepala Desa, serta bapak/ibu karena telah menyambut kedatangan pihaknya dengan baik dan penuh kasih, tutupnya.

Kesempatan lain, Kepala Desa Manleten, Kristian J. R Seran dalam sambutannya, menyampaikan limpah terima kasih kepada mahasiswa/i Undana yang bergabung dalam Keluarga Mahasiswa Katholik (KMK) Santo Fransiskus Xaverius-Teknik, karena sudah memilih Desa Manleten untuk melaksanakan kegiatan KKBM ini, katanya.

BACA JUGA  Ini Yang Dilakukan Tiga Komonitas di NTT Terhadap Korban Bencana Longsor di Kabupaten Belu

Lanjutnya, kegiatan ini dilaksanakan bertepatan dengan hari Sabtu (hari pasar) sehingga mengakibatkan kehadiran masyarakat sangat minim. Seandainya kegiatan ini dilaksanakan dengan hari Jumat atau hari lainnya, maka saya menjamin kehadiran masyarakat sangat banyak”, ungkap Kristian.

Kegiatan ini kurang lebih 3 hari sesuai jadwal yang ada, dan dimulai sejak kemarin, hari ini dan hari Minggu. Segala bentuk rangkaian kegiatan telah dijadwalkan dan siap untuk kita eksekusi, ajak Kristian.

Dirinya pun berharap semoga kegiatan ini berjalan dengan baik dan dapat bermanfaat bagi masyarakat yang hadir dalam kegiatan ini.

Di akhir kata, Kristian menyampaikan permohonan maaf juga apresiasinya untuk keluarga besar KMK Santo Fransiskus Xaverius atas prestasinya dalam membuat alat-alat pertanian yang terbuat dari bahan barang bekas dan ini sangat luar biasa sehingga pemerintah desa akan selalu mendukung penuh.

“Jika ada hal-hal yang tidak berkenan atas nama masyarakat desa Manleten sekali lagi menyampaikan permohon maaf”. tutupnya.wehaly/tim

Facebook Coment

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satgas Yonarhanud 14/PWY Amankan 1.820 Liter Solar di Belu
Dari Kapela Sto. Yoseph Sublele, Ziarah Arca Bunda Maria Paroki Santa Helena Camplong Dimulai
Menarik Tali Bersama, Menarik Harapan untuk Rumah Ibadah di GMIT Betel Oelusapi – Fatuleu Barat
Tema Komunikasi Sosial Sedunia 2027: Cara Pandang Baru di Era Clickbait
SMA Efata Sulamu Klarifikasi Video Viral, Tiga Siswa Jalani Pembinaan di Polsek
Paus Leo XIV di Paris: “Tak Seorang Pun Hanya Sebuah Angka”
Paus Leo XIV di UNESCO, Perdamaian, Pendidikan, dan Martabat Manusia di Era AI
Kadis Pendidikan NTT Apresiasi Inovasi MKKS SMA Kabupaten Kupang Hadapi TKA 2026
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:50 WITA

Satgas Yonarhanud 14/PWY Amankan 1.820 Liter Solar di Belu

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:39 WITA

Dari Kapela Sto. Yoseph Sublele, Ziarah Arca Bunda Maria Paroki Santa Helena Camplong Dimulai

Rabu, 30 September 2026 - 06:09 WITA

Tema Komunikasi Sosial Sedunia 2027: Cara Pandang Baru di Era Clickbait

Senin, 28 September 2026 - 13:57 WITA

SMA Efata Sulamu Klarifikasi Video Viral, Tiga Siswa Jalani Pembinaan di Polsek

Senin, 28 September 2026 - 05:09 WITA

Paus Leo XIV di Paris: “Tak Seorang Pun Hanya Sebuah Angka”

Berita Terbaru

Gambar oleh Komsos Sta. Helena

Iman & Gereja

Undangan Perjamuan Tuhan dan Kesiapan Hati Kita

Sabtu, 10 Okt 2026 - 07:31 WITA

Satgas Yonarhanud 14/PWY amankan 1.820 liter solar dalam dua dugaan upaya penyelundupan di perbatasan RI–Timor Leste, Kabupaten Belu, NTT.

BERITA

Satgas Yonarhanud 14/PWY Amankan 1.820 Liter Solar di Belu

Jumat, 9 Okt 2026 - 09:50 WITA

Gambar Olahan Komisi Komunikasi Sosial Paroki Sta. Helena Camplong

Iman & Gereja

Kebun Anggur Tuhan dan Buah Kehidupan yang Diharapkan-Nya

Sabtu, 3 Okt 2026 - 07:05 WITA

Gambar dihasilkan dengan Kecerdasan Buatan (ChatGPT)

PENDIDIKAN

Modul Belajar Mandiri Uji Pemetaan Kompetensi Guru BINDO

Kamis, 1 Okt 2026 - 10:36 WITA

error: Content is protected !!