HUT ke-67 NTT, Gubernur Ajak Bersatu Bangun NTT Berkelanjutan

Peringatan HUT ke-67 Provinsi NTT: Momentum Persatuan dan Percepatan Pembangunan Berkelanjutan

- Editor

Sabtu, 20 Desember 2025 - 11:12 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur NTT & Wakil

Gubernur NTT & Wakil

Kupang — matatimor.net – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-67 Provinsi NTT, Sabtu (20/12/2025), di Alun-alun Rumah Jabatan Gubernur NTT.

Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur NTT dan berlangsung khidmat dengan dihadiri jajaran Forkopimda, pimpinan OPD, tokoh masyarakat, tokoh agama, pelajar, serta berbagai elemen masyarakat.

Dalam amanatnya, Gubernur menegaskan bahwa peringatan HUT Provinsi NTT merupakan momentum refleksi sejarah atas lahirnya NTT dari semangat perjuangan dan persatuan.

PASANG IKLAN ANDA DI SINI!

ads

MURAH! Hubungi 08113810024

Meski hidup di gugusan pulau yang dipisahkan oleh laut, masyarakat NTT disatukan oleh tekad bersama untuk membangun daerah melalui semangat “Ayo Bangun NTT” yang berakar kuat pada nilai-nilai Pancasila.

BACA JUGA  Di NTT, Kepala Staf Angkatan Udara dapat Anugerah ini

“Peringatan HUT Provinsi NTT bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi ruang refleksi dan penguatan tekad bersama untuk menjawab tantangan pembangunan secara berkelanjutan,” tegasnya.

Tahun ini, HUT ke-67 Provinsi NTT mengusung tema “Sinergitas 7 Pilar dalam Mendukung Percepatan NTT Maju, Sehat, Cerdas, Sejahtera, dan Berkelanjutan.” Gubernur mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bergerak bersama, dengan desa sebagai fondasi utama pembangunan.

Menurutnya, sektor pertanian, peternakan, perikanan, kelautan, pariwisata, dan UMKM merupakan tulang punggung ekonomi rakyat NTT. Desa tidak lagi dipandang sebagai wilayah pinggiran, melainkan pusat kekuatan ekonomi dan sosial. Ia menekankan pentingnya pengolahan hasil bumi dilakukan di kampung sendiri, oleh masyarakat setempat, sehingga manfaat ekonomi kembali dirasakan langsung oleh warga NTT.

BACA JUGA  Gubernur NTT : Sekolah Adalah Lembaga untuk membangun Manusia

Di sisi lain, Gubernur menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi harus berjalan seiring dengan perlindungan lingkungan, sebagai tanggung jawab moral kepada generasi mendatang.

Pemerintah Provinsi NTT juga terus memprioritaskan pembangunan manusia, khususnya melalui peningkatan kualitas kesehatan dan pendidikan. Fokus utama diarahkan pada percepatan penurunan angka stunting, penguatan layanan kesehatan hingga wilayah terpencil, serta pemerataan akses pendidikan yang layak dan berkualitas.

Dalam rangkaian upacara tersebut, Pemprov NTT turut menyampaikan berbagai capaian strategis di bidang kesehatan, menerima sejumlah penghargaan, serta menyerahkan sertifikat tanah Pemprov NTT, insentif guru dan tenaga kependidikan, bantuan bagi siswa miskin berprestasi, dukungan untuk SMK unggulan, serta apresiasi bagi insan berprestasi dan pemenang Liga Eksekutif 2025.

BACA JUGA  Dilaksanakan Serentak di Indonesia, Polres Belu Bersinergi dengan TNI dan Pemerintah Menanam Mangrove di Pesisir Pantai Raikatar

Penghargaan khusus juga diberikan kepada Kompol Budi Guna Putra atas dedikasi dan pengabdiannya dalam menjaga kelestarian laut NTT.

Menutup amanatnya, Gubernur mengajak seluruh masyarakat NTT untuk terus merawat persatuan dan bekerja dengan hati, sejalan dengan semangat #BetaNTT – Manis dan Bae, Baku Sayang, Baku Jaga.
“Dengan kebersamaan dan kerja nyata, kita bangun NTT yang bermartabat, berkeadilan, dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Editor : Del Neonub

Facebook Coment

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jejak Iman Sejak 1942: Uskup Agung Kupang Disambut Adat Lamaholot pada HUT ke-30 Paroki Pariti
Pemerintah Peringatkan Bahaya Ilusi Algoritma Saat Masyarakat Sampaikan Aspirasi
Lengkap! 45 Butir Pancasila dan Contoh Pengamalannya
Rayakan Pentakosta, Komunitas Pasutri ME Tanggung Koor di Paroki Sta. Helena Camplong
Seruan Pastoral KWI: “Bangkit Bersama dalam Pengharapan” di Tengah Krisis Bangsa
200 Ribu Anak Terpapar Judi Online, Keluarga Diminta Jadi Benteng Utama
Guru Non-ASN Tak Perlu Cemas, Kemendikdasmen Beri Jaminan Keberlanjutan Tugas
Yesus adalah Jalan, Kebenaran, dan Hidup
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 20:16 WITA

Jejak Iman Sejak 1942: Uskup Agung Kupang Disambut Adat Lamaholot pada HUT ke-30 Paroki Pariti

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:20 WITA

Pemerintah Peringatkan Bahaya Ilusi Algoritma Saat Masyarakat Sampaikan Aspirasi

Senin, 1 Juni 2026 - 08:49 WITA

Lengkap! 45 Butir Pancasila dan Contoh Pengamalannya

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:04 WITA

Rayakan Pentakosta, Komunitas Pasutri ME Tanggung Koor di Paroki Sta. Helena Camplong

Sabtu, 23 Mei 2026 - 08:54 WITA

Seruan Pastoral KWI: “Bangkit Bersama dalam Pengharapan” di Tengah Krisis Bangsa

Berita Terbaru

KOTBAH & RENUNGAN

Panggilan Menuju Kekudusan dan Ganjaran Melimpah dari Allah

Sabtu, 27 Jun 2026 - 17:33 WITA

KOTBAH & RENUNGAN

Menghadapi Ketakutan dengan Kuasa dan Pemeliharaan Ilahi

Sabtu, 20 Jun 2026 - 18:32 WITA

error: Content is protected !!