Epifani: Rahasia Bintang dan Terbukanya Keselamatan bagi Segala Bangsa

Renungan Oleh Rm. Jhon Chris Taus - Paroki Sta. Helena Lili - Camplong

- Editor

Jumat, 2 Januari 2026 - 23:23 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hari Raya Epifani

Hari Raya Epifani

Hari Minggu sesudah Natal yang jatuh pada tanggal 2-8 Januari, Bunda Gereja merayakan Hari Raya Penampakan Tuhan atau Epifani. Tuhan menampakkan diri kepada tiga orang sarjana (Majus) dari Timur Jauh (Persia) yang notabene adalah orang-orang dari bangsa kafir. Ia menampakkan diri dalam rupa seorang bayi lemah yang terbaring di palungan hewan, berkat bimbingan bintang.

​Dengan peristiwa penampakan ini, genaplah kebenaran bahwa Tuhan yang datang tidak saja untuk bangsa terpilih Israel, tetapi untuk segala bangsa di dunia. Perayaan Epifani ini sekaligus mengakhiri seluruh rangkaian perayaan Natal kelahiran Yesus.

​Memang, hakikat Natal tidak saja merayakan kelahiran Yesus, tetapi Natal adalah PENAMPAKAN TUHAN. Tuhan menampakkan diri kepada bangsa-bangsa dalam diri seorang bayi lemah di palungan hewan. Allah menjelma menjadi manusia dalam diri seorang bayi di Bethlehem. Dalam diri bayi Yesus yang lahir, tampaklah rahmat Allah bagi semua orang.

BACA JUGA  Kotbah Minggu Paskah V - Kotbah Katolik

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Dalam diri bayi Bethlehem, Allah turun merendahkan diri, mendekati manusia, dan memberikan diri-Nya secara paling nyata sebagai Penyelamat yang terjanji. Yesus Kristus yang lahir adalah rangkuman segala rahmat Allah bagi manusia.

​Tuhan datang menampakkan diri. Ia datang kepada orang-orang kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya tidak menerima Dia. Hanya orang-orang yang terbuka hati dan imannya yang mampu melihat dan menerima penampakan Tuhan ini, yaitu:

  1. Para Gembala: Mereka adalah orang-orang pertama yang mendapat Kabar Kesukaan Besar dari Malaikat: “Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat di Kota Daud.” Mereka saling mengajak: “Mari kita ke Bethlehem untuk melihat apa yang terjadi di sana.” Mereka pun menjumpai Yesus yang lahir dan mereka bersukacita karena telah melihat Tuhan.
  2. Para Sarjana/Majus dari Timur: Dengan bimbingan bintang, mereka datang dari jauh untuk mencari dan bertemu dengan sang Bayi itu. Mereka bersukacita dan mempersembahkan harta mereka yang paling berharga: Emas, Kemenyan, dan Mur. Mereka hidup lepas bebas untuk Tuhan. Berkat bimbingan bintang, mereka menjumpai Yesus. Tuhan selalu punya cara untuk membimbing manusia yang sungguh ingin menjumpai-Nya. Setelah berjumpa dengan Yesus, mereka diperingatkan dalam mimpi agar tidak kembali kepada Herodes, sehingga mereka pulang ke negerinya melalui jalan lain.
  3. Setiap Orang Beriman (Kita Semua): Yesus sudah lahir untuk kita. Dengan mengenakan MATA IMAN, kita akan selalu melihat Tuhan dalam keseharian hidup kita. Sebab Allah selalu hadir dalam setiap pengalaman iman kita, baik secara nyata maupun secara sakramental. Contohnya, ketika kita maju menerima Hostia Kudus, kita bertemu dengan Tuhan dalam Tubuh dan Darah-Nya yang suci. Atau ketika kita membantu sesama kita yang sakit dan berkekurangan.
BACA JUGA  Dari Tabor ke Golgota : Jalan Salib Menuju Kemuliaan

​Selamat merayakan Pesta Penampakan Tuhan.

Hari Minggu Penampakan Tuhan

Bacaan: Yesaya 60:1-6; Matius 2:1-12

Editor : Del Neonub

Facebook Coment

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Yesus adalah Jalan, Kebenaran, dan Hidup
Yesus Sang Gembala Baik dan Minggu Panggilan
FLS3N Kupang Barat Jadi Ajang Bakat Siswa dan Promosi UMKM
Menkomdigi: Adopsi AI Berpotensi Sumbang 3,67 Persen PDB Indonesia
Menemukan Tuhan dalam Keseharian
Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim
Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar
Komisi X DPR Usul Gaji Minimal Guru Rp 5 Juta, Bonnie Triyana: Anggaran Kita Cukup
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 15:32 WITA

Yesus adalah Jalan, Kebenaran, dan Hidup

Sabtu, 25 April 2026 - 16:52 WITA

Yesus Sang Gembala Baik dan Minggu Panggilan

Kamis, 23 April 2026 - 06:32 WITA

FLS3N Kupang Barat Jadi Ajang Bakat Siswa dan Promosi UMKM

Minggu, 19 April 2026 - 13:55 WITA

Menkomdigi: Adopsi AI Berpotensi Sumbang 3,67 Persen PDB Indonesia

Sabtu, 18 April 2026 - 06:16 WITA

Menemukan Tuhan dalam Keseharian

Berita Terbaru

Kotbah Katolik Minggu Paskah V - Gambar Komsos Paroki Camplong

MATA BERITA

Yesus adalah Jalan, Kebenaran, dan Hidup

Sabtu, 2 Mei 2026 - 15:32 WITA

Kotbah Minggu Paskah IV - Hari Minggu Panggilan, Gambar: redaksi matatimor

KOTBAH & RENUNGAN

Yesus Sang Gembala Baik dan Minggu Panggilan

Sabtu, 25 Apr 2026 - 16:52 WITA

MATA BERITA

FLS3N Kupang Barat Jadi Ajang Bakat Siswa dan Promosi UMKM

Kamis, 23 Apr 2026 - 06:32 WITA

Desain Oleh: Tim Kreatif matatimor.net

MATA BERITA

Menkomdigi: Adopsi AI Berpotensi Sumbang 3,67 Persen PDB Indonesia

Minggu, 19 Apr 2026 - 13:55 WITA

KOTBAH & RENUNGAN

Menemukan Tuhan dalam Keseharian

Sabtu, 18 Apr 2026 - 06:16 WITA

error: Content is protected !!