Perutusan ini BUKAN JALAN GAMPANG! – Kotbah Katolik

Kotbah Minggu Biasa XIV - Oleh Rm. Chris Taus, Pr - Paroki Santa Helena Lili - Camplong.

- Editorial Staff

Sabtu, 5 Juli 2025 - 00:20 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perutusan ini bukan jalan gampang. Kotbah Katolik Minggu Biasa XIV Oleh Rm. Chris Taus, Pr.

Yesus datang dengan Misi: mewartakan dan menghadirkan Injil kabar gembira Kerajaan Allah. Semenjak Dia tampil di depan umum, Yesus berjalan keliling dari tempat ke tempat mewartakan Injil kabar gembira dan meneguhkannya dengan tanda-tanda mukjizat. Untuk karya misi Injil ini. Yesus tidak bekerja sendirian, tetapi Ia memanggil orang-orang pilihannya yang menyertai Dia. Untuk itu Yesus memanggil 12 muridnya, yang kemudian menetapkan mereka sebagai RASUL. Artinya orang yang siap diutus.

Lanjutannya Yesus menunjuk 72 murid (Injil minggu ini) dan mengutus mereka berdua-dua, mendahuluiNya ke tempat-tempat yang akan dikunjungiNya. Panggilan para rasul dan 72 murid ini menjadi alasan dan dasar dari panggilan kita: UNTUK IKUT DALAM MEWARTAKAN INJIL YESUS KRISTUS. Dalam setiap kisah panggilan ada 3 pola dasar ini: Tuhan Butuh, Tuhan TUNTUT, DAN TUHAN JANJI.

1. TUHAN BUTUH .

Tuhan panggil dan pilih kita, karen Tuhan butuh kita. Maka yang namanya panggilan, itu semata inisiatif dan Rahma cuma-cuma dari Tuhan. Dalam Injil hari ini sangat jelas: Tuaian memang banyak, tetapi pekerja pekerja hanya sedikit. Sebab itu mintalah kepada pemilik Tuaian, agar ia mengirimkan pekerja pekerja ke Tuaian itu. Dengan ini Yesus mau menegaskan bahwa ada kebutuhan pekerja yang SANGAT MENDESAK untuk kebun anggur Tuhan. Dan kebutuhan untuk pekerja ini menjadi kebutuhan gereja sepanjang jaman. Bahwa Tuaian banyak tetap pekerja hanya sedikit.

BACA JUGA  Janji Roh Kebenaran: Penyertaan Allah yang Kekal

2. TUHAN TUNTUT.

Dalam ajaranNya Yesus terus mengingatkan kita bahwa jalan perutusan ini BUKAN JALAN GAMPANG. Tetapi jalan sulit penuh tantangan, resiko, penolakan dan ancaman keselamatan diri. Yesus gambarkan: Aku mengutus kamu, seperti anak domba ke tengan serigala. Satu gambaran tentang satu Medan pelayanan yang penuh resiko dan sangat membahayakan tuntutan samping lainnya bahwa: jangan bawa pundi-pundi ataupun kasur, dll.
Jalan ini adalah jalan Yesus sendiri yang Yesus tawarkan kepada setiap orang yang mau mengikuti Yesus.

3. TUHAN JANJI:

Di tengah Medan dan situasi yang penuh resiko ini, Yesus terus ingatkan dan janjikan berkat dan perlindungan bahwa Yesus akan menyertai kita sampai akhir jaman. Dalam Injil hari ini, Yesus berpesan, makan minum apa yang dihidangkannya, sebab SETIAP PEKERJA PATUT MENDAPATKAN UPAHNYA. Yaitu upah untuk hidup di dunia ini, pun diakhirat kelak dan kerajaan Allah sudah dekat padamu.

BACA JUGA  Kotbah Katolik Minggu Palma 2023, Rm. Chris Taus, Pr.

PESAN IMAN:

  1. Dengan Rahmat sakramen permandian, setiap kita dipanggil untuk mengambil bagian dalam mewartakan Injil Yesus Kristus. Dalam panggilan hidup kita masing-masing karena itu dalam keseharian hidup kita, hendaknya kita memberi kesaksian tentang Injil. Dalam tuturkata dan perilaku hidup kita.
  2. Hendaknya kita tetap berdoa agar Tuhan selalu mengirim pekerja-pekerja baru untuk kebun anggurnya yaitu Gereja.

MINGGU BIASA 14
Yes,66,10-14
Luk,10,1-12,17-20

Facebook Coment

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Bertobat dan Kembali kepada Tuhan: Jalan Menuju Keselamatan
Ketika Kemurahan Hati Tuhan Dianggap Tidak Adil: Renungan Minggu Biasa XXV
Mengampuni Tanpa Batas: Jalan Menuju Damai dan Belaskasih Allah
Mengikuti Yesus: Jalan Salib Menuju Mahkota Kemuliaan
“Siapakah Aku Ini?” – Pengakuan Petrus dan Dasar Iman Gereja
Maria Diangkat ke Surga: Tanda Harapan bagi Umat Beriman
​Doa, Iman, dan Kuasa yang Meredakan Badai Hidup
Mukjizat Kelimpahan: Dari Hati yang Tergerak Hingga Berkat yang Melimpah
Berita ini 51 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 06:25 WITA

Bertobat dan Kembali kepada Tuhan: Jalan Menuju Keselamatan

Sabtu, 19 September 2026 - 13:12 WITA

Ketika Kemurahan Hati Tuhan Dianggap Tidak Adil: Renungan Minggu Biasa XXV

Sabtu, 12 September 2026 - 08:08 WITA

Mengampuni Tanpa Batas: Jalan Menuju Damai dan Belaskasih Allah

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 10:36 WITA

Mengikuti Yesus: Jalan Salib Menuju Mahkota Kemuliaan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 20:32 WITA

“Siapakah Aku Ini?” – Pengakuan Petrus dan Dasar Iman Gereja

Berita Terbaru

Iman & Gereja

Bertobat dan Kembali kepada Tuhan: Jalan Menuju Keselamatan

Sabtu, 26 Sep 2026 - 06:25 WITA

BERITA

19 Tim Ramaikan Turnamen Voli Milenial Cup I Desa Kalali

Minggu, 13 Sep 2026 - 19:37 WITA

Iman & Gereja

Mengampuni Tanpa Batas: Jalan Menuju Damai dan Belaskasih Allah

Sabtu, 12 Sep 2026 - 08:08 WITA

error: Content is protected !!