Daftar Isi
Ekaristi Kudus: Roti Hidup Penjamin Kehidupan Kekal
Hari Minggu ini, kita merayakan Hari Raya Tubuh dan Darah Kristus (Corpus Christi) atau Ekaristi Kudus. Perayaan ini mengingatkan kita akan cinta kasih Allah dalam diri Yesus Kristus.
Tema penting dari bacaan-bacaan Kitab Suci hari ini adalah MAKAN: makan roti, makan daging, dan minum darah. Sebagai manusia, kita butuh makan. Tubuh kita membutuhkan makanan jasmani, sedangkan jiwa kita membutuhkan makanan rohani. Baik makanan jasmani maupun rohani, Allah yang menciptakan kita adalah Allah yang juga menjamin serta memberi kita makan.
1. Sejarah Keselamatan: Allah Memelihara dengan Roti Manna
Sejarah keselamatan mencatat bahwa Allah memelihara hidup kita dengan memberi makan roti.
- Dalam Bacaan Pertama: Allah menyelamatkan bangsa Israel dari kelaparan di padang gurun dengan memberi makan Roti Manna, yaitu roti yang turun dari surga yang Allah berikan kepada Israel dengan perantaraan Musa.
- Arti Manna: Manna artinya “Apakah ini?” (Roti dari mana?). Mereka memakan roti Manna ini, mereka puas dan kenyang, tetapi kemudian mereka lapar lagi dan akhirnya mati.
- Bukan dari Roti Saja: Meskipun Allah yang memberikan roti Manna ini, Musa terus mengingatkan Israel bahwa manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi juga dari setiap sabda yang keluar dari mulut Allah. Sebab, Allahlah yang memberi jaminan untuk hidup yang kekal.
2. Yesus Kristus adalah Roti Hidup yang Sejati
Harapan dan jaminan hidup kekal digenapi secara sempurna dalam diri Yesus Kristus. Yesus tidak berbicara tentang roti Manna, tetapi dengan tegas Ia menyebut diri-Nya ROTI HIDUP.
“Akulah roti hidup yang turun dari surga. Barangsiapa makan roti ini, ia akan hidup selama-lamanya. Dan roti yang akan Kuberikan itu ialah daging-Ku, yang akan Kuberikan untuk hidup dunia.”
Ketika Yesus mewartakan Injil Kerajaan Allah, pada satu kesempatan Yesus membuat tanda mukjizat: melipatgandakan 5 potong roti jelai dan 2 ekor ikan untuk memberi makan orang-orang yang lapar sebanyak 5.000-an orang. Mereka semua makan sampai kenyang dan sisanya masih 12 bakul penuh.
Dari peristiwa mukjizat perbanyakan roti ini, Yesus perlahan-lahan mengundang mereka untuk masuk ke dalam misteri Ekaristi Kudus, yaitu Tubuh dan Darah Kristus sebagai jaminan hidup kekal.
“Daging-Ku benar-benar makanan dan darah-Ku benar-benar minuman. Barangsiapa makan daging-Ku dan minum darah-Ku, ia mempunyai hidup yang kekal.”Pernyataan ini sempat menjadi skandal bagi orang-orang Yahudi yang mendengarkan Yesus, karena perkara memakan daging manusia adalah sesuatu yang tidak lazim bagi mereka. Namun, Tubuh dan Darah Yesus adalah jaminan sejati untuk hidup yang kekal. Amin.
PESAN IMAN
- Misteri Penebusan: Dalam perayaan Ekaristi Kudus, kita merayakan misteri penebusan kita. Sebab, Yesus Kristus mengorbankan diri-Nya di kayu salib demi penebusan dosa-dosa kita.
- Puncak Iman: Ekaristi Kudus (Tubuh dan Darah Kristus) adalah puncak kehidupan dan iman kita. Maka, hendaknya kita memiliki kerinduan yang kuat untuk selalu mengikuti Misa Kudus dan menerima Komuni Kudus.
Hari Raya Tubuh dan Darah Kristus (Corpus Christi)
- Bacaan I: Ulangan 8:2-3, 14-16
- Bacaan II: 1 Korintus 10:16-17
- Bacaan Injil: Yohanes 6:51-58
Baca Berita di VaticanNews dalam Bahasa Indonesia: KLIK DI SINI
Penulis : Rm. Chris Taus
Editor : Del Neonub
Sumber Berita: Komsos Paroki Camplong








