Dari Tabor ke Golgota : Jalan Salib Menuju Kemuliaan

Kotbah Minggu Paskah II Oleh Rm. Chris Taus, Pr

- Editor

Jumat, 27 Februari 2026 - 23:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kesetiaan Iman: Belajar dari Peristiwa Tabor dan Ketaatan Abraham

Kita sudah berada pada minggu kedua Prapaskah, yaitu Minggu Transfigurasi. Yesus menampakkan kemuliaan-Nya dengan berubah rupa di atas Gunung Tabor. Tiga orang murid Yesus menyaksikan Peristiwa Transfigurasi ini, yakni : Petrus, Yakobus, dan Yohanes.

Para murid yang menyaksikan peristiwa ini sangat terkesan, tersentuh, dan terpesona, sehingga Petrus berani berkata kepada Yesus, “Alangkah bahagianya kami berada di tempat ini. Jikalau Engkau mau, biarlah kami dirikan tiga kemah di sini; satu untuk Engkau…” dan seterusnya. Hal itu ia katakan karena saat itu Yesus sedang berbicara dengan Nabi Musa dan Elia.

Tetapi Yesus mengingatkan mereka agar jangan menceritakan hal ini kepada siapa pun sebelum Putera Manusia bangkit dari alam maut. Yesus kemudian membawa mereka turun kembali menuju Yerusalem, karena Ia akan membawa mereka mendaki “gunung penderitaan”, yaitu Golgota. Penderitaan salib adalah jalan menuju kemuliaan.

BACA JUGA  MENGAPA UMAT KATOLIK BERDOA DENGAN PENGANTARAAN BUNDA MARIA  DAN  SANTO-SANTA?

PASANG IKLAN ANDA DI SINI!

ads

MURAH! Hubungi 08113810024

Sebelum peristiwa Transfigurasi di Tabor ini, Yesus sudah berterus terang mengingatkan para murid-Nya bahwa Ia akan mengalami penderitaan, ditolak, dan dibunuh oleh tua-tua, imam kepala, dan ahli-ahli Taurat, lalu bangkit pada hari ketiga (Mrk. 8:31). Yesus memang sengaja membawa ketiga murid-Nya ke puncak Gunung Tabor untuk menunjukkan kemuliaan-Nya yang akan terjadi kelak ketika Ia bangkit dari alam maut. Yesus memang akan mengalami kebinasaan maut, tetapi Ia akan mengalami kemuliaan kebangkitan yang telah tersingkap di atas Gunung Tabor.

Ketiga murid ini juga kelak bersama Yesus ke Taman Getsemani pada saat-saat terakhir Ia mengalami penderitaan-Nya. Di atas Tabor, para murid terkesima dengan Transfigurasi; namun di Taman Getsemani, para murid yang sama justru tertidur lelap saat Guru mereka ditangkap. Bahkan, Petrus kemudian menyangkal Yesus, Gurunya, sebanyak tiga kali.

BACA JUGA  Renungan Katolik Minggu Biasa XIII 26/06/2022

Sangat menarik bahwa dalam peristiwa Tabor, para murid melihat Yesus sedang berbicara dengan dua tokoh besar Perjanjian Lama, yaitu Musa dan Elia. Elia mewakili para nabi yang bernubuat tentang kedatangan Mesias Penyelamat, sedangkan Musa adalah tokoh Torah atau hukum Taurat Allah. Peristiwa Transfigurasi ini juga mengungkapkan jati diri Yesus, sebab Allah sendiri memperkenalkan Yesus sebagai Putra-Nya yang terkasih kepada mereka: “Inilah Putra-Ku yang terkasih, kepada-Nyalah Aku berkenan, dengarkanlah Dia.”

Iman Abraham

Tokoh Abraham dalam bacaan pertama untuk menyatakan bahwa ia adalah tokoh kaum beriman. Abraham sangat percaya kepada Allah meskipun ia sendiri tidak mengerti dengan jelas dan pasti:

  • Abraham siap meninggalkan kampung halamannya di Ur-Kasdim (Irak) Allah menunjukkan tempat asing kepadanya untuk pergi. Tanpa ragu, ia siap berangkat.
  • Abraham juga siap mengorbankan Ishak, anaknya yang tunggal, ketika Allah memintanya. Kita tahu kisah bagaimana Ishak sendiri memikul kayu api untuk kurban tersebut. Ini menjadi gambaran bagaimana Yesus kelak memikul kayu salib untuk kurban-Nya sendiri.
BACA JUGA  Homili Minggu Paskah IV - Minggu Panggilan Sedunia

Sebagai hadiah atas imannya yang kuat, Abraham menjadi Bapa Kaum Beriman dan menjadi berkat bagi bangsa-bangsa.

Pesan Iman

Jalan salib dan penderitaan Yesus menuju kemuliaan adalah jalan hidup kita juga. Tanpa salib, tidak ada keselamatan. Maka, tekunilah jalan salib tersebut. Di balik salib, ada berkat kemuliaan, keselamatan, dan kebahagiaan. Amin.

Minggu Prapaskah II Bacaan: Kej. 12:1-4; Mat. 17:1-9

Editor : Del Neonub

Facebook Coment

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Panggilan Menuju Kekudusan dan Ganjaran Melimpah dari Allah
Menghadapi Ketakutan dengan Kuasa dan Pemeliharaan Ilahi
Tuaian Melimpah, Pekerja Sedikit: Panggilan Menjadi Perpanjangan Tangan Yesus
Ekaristi Kudus: Roti Hidup Penjamin Kehidupan Kekal
Misteri Kasih Allah dalam Hari Raya Tritunggal Mahakudus
Dari Loh Batu ke Hati Manusia: Karya Roh Kudus di Hari Pentekosta
Pesan Paus Leo XIV Untuk Hari Komsos Sedunia ke-60
Bahasa, Doa, dan Komunikasi: Jalan Menuju Persatuan dalam Kristus
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 17:33 WITA

Panggilan Menuju Kekudusan dan Ganjaran Melimpah dari Allah

Sabtu, 20 Juni 2026 - 18:32 WITA

Menghadapi Ketakutan dengan Kuasa dan Pemeliharaan Ilahi

Sabtu, 13 Juni 2026 - 06:12 WITA

Tuaian Melimpah, Pekerja Sedikit: Panggilan Menjadi Perpanjangan Tangan Yesus

Sabtu, 30 Mei 2026 - 08:30 WITA

Misteri Kasih Allah dalam Hari Raya Tritunggal Mahakudus

Sabtu, 23 Mei 2026 - 08:11 WITA

Dari Loh Batu ke Hati Manusia: Karya Roh Kudus di Hari Pentekosta

Berita Terbaru

KOTBAH & RENUNGAN

Panggilan Menuju Kekudusan dan Ganjaran Melimpah dari Allah

Sabtu, 27 Jun 2026 - 17:33 WITA

KOTBAH & RENUNGAN

Menghadapi Ketakutan dengan Kuasa dan Pemeliharaan Ilahi

Sabtu, 20 Jun 2026 - 18:32 WITA

error: Content is protected !!