Bendahara Curang yang Masuk Surga?

Mengapa Yesus Memuji Bendahara yang Tidak Jujur?

- Editor

Sabtu, 20 September 2025 - 00:46 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rm. Chris bersama para misdinar dan lektor pada Misa Hari Raya Pemuliaan Salib Suci - Dok. Komsos Paroki Camplong

Rm. Chris bersama para misdinar dan lektor pada Misa Hari Raya Pemuliaan Salib Suci - Dok. Komsos Paroki Camplong

Jelang minggu-minggu terakhir Tahun Liturgi Gereja, bacaan Injil terus mengingatkan kita akan kedatangan Putera Manusia pada akhir zaman.

Kisah Injil minggu ini tentang perumpamaan bendahara yang tidak jujur menjadi salah satu contoh yang menantang iman kita. Kisah ini memang panjang dan membutuhkan keseriusan untuk memahaminya.

Singkat cerita: ada seorang kaya yang memiliki seorang bendahara. Namun bendahara ini menghamburkan harta milik tuannya. Karena itu ia terancam dipecat. Ia merasa tidak kuat lagi untuk bekerja, maka ia memanggil semua orang yang berhutang kepada tuannya, lalu menyuruh mereka menulis ulang surat utang dengan jumlah yang lebih ringan. Dengan cara ini, ia berharap masih bisa menyelamatkan diri.

BACA JUGA  Renungan Katolik Minggu Prapaskah I - Rm. Chris Taus, Pr.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Melihat kelicikan itu, tuannya justru memuji bendahara yang tidak jujur itu karena cerdik mencari jalan keluar. Dari sinilah perumpamaan ini dikenal sebagai “Perumpamaan Bendahara yang Tidak Jujur tapi Cerdik.”

Injil ini dianggap salah satu yang tersulit untuk dipahami. Persoalannya: mengapa tuan memuji bendahara yang jelas-jelas tidak jujur? Jawabannya, Yesus ingin menekankan kecerdikan: bertindak cepat, tepat, dan bijak untuk menyelamatkan diri dalam situasi yang sulit.

Dengan demikian, Yesus mau mengingatkan kita bahwa kedatangan Kerajaan Allah pada akhir zaman juga dapat dibandingkan dengan situasi yang sangat genting. Karena itu, setiap orang harus bertindak cerdas dan bijaksana untuk menyelamatkan diri dari situasi yang tidak pasti.

BACA JUGA  Rabu Abu: Makna Debu Tanah dan Perjalanan 40 Hari menuju Kebangkitan

Lebih jauh lagi, Yesus juga mengingatkan bahwa Tuhan selalu memberi kesempatan berahmat agar kita bisa menyelamatkan diri, apapun keadaan kita di akhir hidup. Maka jadilah orang berdosa yang cerdik, yang mampu mencari jalan keselamatan untuk masuk ke dalam Kerajaan Allah. Sebab, seperti kata Yesus, anak-anak dunia ini lebih cerdik daripada anak-anak terang.

Yesus juga berbicara tentang mamon—harta kekayaan duniawi. Harta adalah pemberian Tuhan, maka hendaknya dipakai dengan penuh syukur. Gunakanlah itu untuk mengantar kita masuk Kerajaan Allah dengan cara berbagi kepada mereka yang miskin dan berkekurangan. Jangan kikir, tetapi dermawan.

Karena itu, hendaknya kita menempatkan Allah di atas segalanya. Mamon bersifat sementara, tetapi Allah bersifat kekal, yang mengantar kita menuju hidup abadi. Amin.

BACA JUGA  Kotbah Katolik Minggu 11 Agustus 2024

Kesaksian Nabi Amos

Nabi Amos adalah pembela kaum miskin dan tertindas. Ia yakin bahwa Allah adalah Allah kaum miskin, yang selalu membela hak-hak mereka.

Pesan Iman Minggu Ini

  1. Harta kekayaan adalah berkat cuma-cuma dari Tuhan. Karena itu, gunakanlah untuk semakin dekat dengan Tuhan dan masuk dalam Kerajaan kekal.
  2. Pergunakan harta untuk membantu sesama yang miskin dan berkekurangan. Dengan demikian:

Di dunia ini: orang kaya menolong orang miskin.

Di kehidupan kekal nanti: orang miskin akan menolong orang kaya.

Minggu Biasa ke-25
Bacaan: Amos 8:4-7; Lukas 16:1-13

Facebook Coment

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ekaristi Kudus: Roti Hidup Penjamin Kehidupan Kekal
Dari Konten ke Pewartaan: Misi Komsos Menjangkau Dunia
Misteri Kasih Allah dalam Hari Raya Tritunggal Mahakudus
Dari Loh Batu ke Hati Manusia: Karya Roh Kudus di Hari Pentekosta
Pesan Paus Leo XIV Untuk Hari Komsos Sedunia ke-60
Bahasa, Doa, dan Komunikasi: Jalan Menuju Persatuan dalam Kristus
Janji Roh Kebenaran: Penyertaan Allah yang Kekal
Yesus Sang Gembala Baik dan Minggu Panggilan
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 15:34 WITA

Ekaristi Kudus: Roti Hidup Penjamin Kehidupan Kekal

Senin, 1 Juni 2026 - 10:47 WITA

Dari Konten ke Pewartaan: Misi Komsos Menjangkau Dunia

Sabtu, 30 Mei 2026 - 08:30 WITA

Misteri Kasih Allah dalam Hari Raya Tritunggal Mahakudus

Sabtu, 23 Mei 2026 - 08:11 WITA

Dari Loh Batu ke Hati Manusia: Karya Roh Kudus di Hari Pentekosta

Minggu, 17 Mei 2026 - 06:10 WITA

Pesan Paus Leo XIV Untuk Hari Komsos Sedunia ke-60

Berita Terbaru

Gambar oleh: matatimor.net

KOTBAH & RENUNGAN

Ekaristi Kudus: Roti Hidup Penjamin Kehidupan Kekal

Sabtu, 6 Jun 2026 - 15:34 WITA

Gambar oleh: matatimor.net

INSPIRASI

Dari Konten ke Pewartaan: Misi Komsos Menjangkau Dunia

Senin, 1 Jun 2026 - 10:47 WITA

Oplus_131072

INSPIRASI

Lengkap! 45 Butir Pancasila dan Contoh Pengamalannya

Senin, 1 Jun 2026 - 08:49 WITA

KOTBAH & RENUNGAN

Misteri Kasih Allah dalam Hari Raya Tritunggal Mahakudus

Sabtu, 30 Mei 2026 - 08:30 WITA

error: Content is protected !!