Antara BENAR dan MERASA BENAR

- Editor

Jumat, 24 Juni 2022 - 14:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

• ANTARA BENAR DAN MERASA BENAR •

(dipungut dari FB Group)

Menjadi Benar itu penting, namun Merasa Benar itu tidak baik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kearifan akan membuat seorang menjadi Benar, tetapi bukan Merasa Benar.

Perbedaan ORANG BENAR dan ORANG YANG MERASA BENAR :

Orang benar, tidak akan berpikiran bahwa ia adalah yang paling benar. Sebaliknya orang yang merasa benar, didalam pikirannya hanya dirinyalah yang paling benar.

Orang benar, bisa MENYADARI KESALAHANNYA. Sedangkan orang yang merasa benar, merasa tidak perlu untuk mengaku bahwa dia salah.

Orang benar, setiap saat akan INTROSPEKSI DIRI dan bersikap RENDAH HATI. Tetapi orang yang merasa benar, merasa tidak perlu introspeksi, karena merasa paling benar, mereka cenderung TINGGI HATI

Orang benar memiliki KELEMBUTAN HATI.Ia dapat menerima masukan dan kritikan dari siapa saja sekalipun itu dari anak kecil.Sedangkan orang yang merasa benar, hatinya keras. Ia sulit untuk menerima nasihat dan masukan apalagi kritikan.

Orang benar akan selalu MENJAGA PERKATAAN dan PERILAKUNYA, serta berucap penuh kehati-hatian. Sedangkan orang yang merasa benar: berpikir, berkata, dan berbuat sekehendak hatinya, tanpa pertimbangan atau mempedulikan perasaan orang lain.

Pada akhirnya, orang benar akan dihormati, dicintai dan disegani oleh hampir semua orang. Sedangkan orang yang merasa benar sendiri hanya akan disanjung oleh mereka yang berpikiran sempit, dan yang sepemikiran dengannya, atau mereka yang hanya ‘sekedar ingin memanfaatkan’ dirinya.

Mari terus memperbaiki diri untuk bisa menjadi benar, agar tidak selalu merasa benar.

BACA JUGA  Tak Hanya Upacara Ini Rangkaian Kegiatan HGN di SMKN 1 Kupang

Bila kita sudah termasuk tipe orang benar, tetaplah dalam KEBENARAN dan selalu RENDAH HATI.

“ORANG BENAR ITU TIDAK PERNAH MENYALAHKAN ORANG LAIN, SEDANGKAN ORANG YANG MERASA BENAR SELALU SIBUK MENCARI PEMBENARAN UNTUK MENYALAHKAN ORANG LAIN..”

Facebook Coment

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

25 Tahun Imamat Ama Kolo, Imam Pertama dari Pulau Sabu
Satu Malam di Nauen: Doa, Jamuan, dan Cerita Persaudaraan
Modul Belajar Mandiri Uji Pemetaan Kompetensi Guru BINDO
SMA Efata Sulamu Klarifikasi Video Viral, Tiga Siswa Jalani Pembinaan di Polsek
Duka Flores, Goyang “Bosan Hala” dan Jebakan Kacamata Hitam Media Sosial
Dari Konten ke Pewartaan: Misi Komsos Menjangkau Dunia
Lengkap! 45 Butir Pancasila dan Contoh Pengamalannya
Rayakan Pentakosta, Komunitas Pasutri ME Tanggung Koor di Paroki Sta. Helena Camplong
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:52 WITA

25 Tahun Imamat Ama Kolo, Imam Pertama dari Pulau Sabu

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:50 WITA

Satu Malam di Nauen: Doa, Jamuan, dan Cerita Persaudaraan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:36 WITA

Modul Belajar Mandiri Uji Pemetaan Kompetensi Guru BINDO

Senin, 28 September 2026 - 13:57 WITA

SMA Efata Sulamu Klarifikasi Video Viral, Tiga Siswa Jalani Pembinaan di Polsek

Minggu, 30 Agustus 2026 - 12:31 WITA

Duka Flores, Goyang “Bosan Hala” dan Jebakan Kacamata Hitam Media Sosial

Berita Terbaru

Iman & Gereja

Hukum Kasih: Inti Ajaran Yesus dan Pedoman Hidup Orang Kristiani

Sabtu, 24 Okt 2026 - 10:31 WITA

Pater Frans Lackner & Rd. Ama Kolo Imam Perdana dari Pulau Sabu

Iman & Gereja

25 Tahun Imamat Ama Kolo, Imam Pertama dari Pulau Sabu

Kamis, 22 Okt 2026 - 12:52 WITA

error: Content is protected !!