JAKARTA, MATATIMOR.NET – Anggota Komisi X DPR RI, Bonnie Triyana, melontarkan pernyataan optimis terkait kesejahteraan tenaga pendidik di Indonesia. Dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komisi X DPR bersama forum guru dan asosiasi psikolog, Selasa (7/4), legislator dari PDI Perjuangan ini menyebut bahwa gaji guru seharusnya bisa dipatok minimal Rp 5 juta per bulan.
Bonnie menegaskan bahwa secara kalkulasi anggaran, negara memiliki kemampuan untuk memenuhi angka tersebut guna memastikan guru hidup layak, tanpa memandang status apakah mereka guru tetap atau honorer.
Kalkulasi Anggaran: Rp 208 Triliun Per Tahun
Berdasarkan data Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin), Bonnie memaparkan bahwa jumlah guru di Indonesia saat ini mencapai 3.470.000 orang. Dengan angka tersebut, ia mencoba melakukan simulasi anggaran secara terbuka.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Saya pernah hitung secara serampangan saja, kalau jumlah guru 3.470.000 orang ini dipukul rata gajinya Rp 5 juta per bulan, maka negara mengeluarkan sekitar Rp 17 triliun per bulan,” ujar Bonnie, dikutip dari kanal YouTube TV Parlemen, Sabtu (11/4).
Jika diakumulasikan dalam satu tahun (12 bulan), total anggaran yang dibutuhkan adalah sekitar Rp 208 triliun. Menurutnya, angka ini masih sangat masuk akal jika dibandingkan dengan total anggaran pendidikan nasional yang dialokasikan pemerintah.
Dukungan “1.000 Persen” dari Komisi X
Bonnie, yang merupakan legislator dari Dapil Banten I, menyatakan bahwa peningkatan kesejahteraan guru adalah harga mati bagi Komisi X. Ia bahkan menyebut rekan sejawatnya, Once Mekel, memiliki standar yang lebih tinggi lagi.
“Kami di Komisi X ini 100 persen setuju guru harus makmur. Kalau kata teman saya, Bang Once di belakang itu, gaji guru itu minimal Rp 15 juta,” kelakarnya merujuk pada pernyataan Once Mekel.
Meski demikian, angka Rp 5 juta dianggap sebagai langkah awal yang realistis untuk menghapus ketimpangan pendapatan, terutama bagi para guru honorer yang selama ini upahnya jauh di bawah standar kelayakan.
“Mari kita wujudkan kesejahteraan guru. Kami di Komisi X mendukung 1.000 persen tanpa korting kepada guru-guru di seluruh Indonesia,” tegas Bonnie.
Komitmen Politik
Penegasan ini menjadi angin segar bagi jutaan guru di tanah air yang masih memperjuangkan kejelasan nasib dan pendapatan. Komisi X DPR RI berkomitmen untuk terus mendorong pemerintah agar lebih berani dalam mengalokasikan anggaran pendidikan secara tepat sasaran, langsung ke kantong-kantong para pendidik sebagai ujung tombak kualitas sumber daya manusia Indonesia.
Penulis : Redaktur Matatimor
Editor : Del
Sumber Berita: RDPU Komisi X DPR RI / TV Parlemen







