Respons Cepat Keluhan Warga, Aliansi Suara Fatbar Apresiasi Kades Poto & Camat Fatuleu Barat

Apresiasi disampaikan Oleh Justus Petrus Karma - Koordinator Aliansi Suara Fatbar

- Editor

Sabtu, 7 Februari 2026 - 04:05 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FATULEU BARAT, matatimor.net – Koordinator Aliansi Suara Fatbar, Justus Petrus Karma, memberikan apresiasi tinggi kepada Kepala Desa Poto, Melki Sedek Petan, dan Camat Fatuleu Barat, Ayub Anzgar Manafe, S.STP. Apresiasi ini diberikan atas respons cepat pemerintah setempat dalam menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait pendangkalan Sungai Sumlili.

​Justus mengungkapkan bahwa pihaknya semula berencana mengajukan surat permohonan bantuan alat berat (ekskavator) kepada Pemerintah Kabupaten Kupang untuk normalisasi sungai tersebut. Pasalnya, Sungai Sumlili telah mengalami pendangkalan serius sejak tahun 2023 hingga Februari 2026 tanpa adanya penanganan.

BACA JUGA  Dibuka Oleh Anggota Dewan Provinsi, Turnamen di GMIT OelOb dimulai hari ini

​Kondisi pendangkalan tersebut sangat mengkhawatirkan karena mengakibatkan aliran air meluap hingga mengikis badan jalan utama yang menghubungkan Fatuleu Barat dan Amfoang. Jika dibiarkan, akses jalan tersebut terancam putus total akibat curah hujan yang tinggi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​”Surat permohonan sebenarnya sudah ditandatangani oleh Bapak Kades Poto dan Bapak Camat, dan rencananya akan kami serahkan ke Bupati Kupang serta dinas terkait pada Senin (9/2) mendatang,” ujar Justus pada Sabtu (7/2/2026).

BACA JUGA  Ini Kata Paus Fransiskus tentang Paus Benediktus XVI

​Namun, tanpa menunggu surat tersebut sampai ke kabupaten, Pemerintah Desa Poto dan Camat Fatuleu Barat menunjukkan atensi luar biasa. Mereka langsung bergerak cepat menurunkan alat berat ke lokasi pada Jumat (6/2/2026). Hingga saat ini, proses normalisasi Sungai Sumlili masih terus berlangsung di lapangan.

Justus Petrus Karma – Koordinator Aliansi Suara Fatbar.

​Selain mengapresiasi langkah cepat tersebut, Justus juga meminta Pemerintah Desa Poto untuk terus melakukan peninjauan dan investigasi di sejumlah titik rawan banjir lainnya. Salah satu lokasi yang paling terdampak berada di RT 002/RW 001 Dusun I Bonatama, di mana lebih dari 20 rumah warga terendam akibat luapan sungai.

BACA JUGA  Breaking News, Uskup Tertua di Indonesia Mgr. Anton Pain Ratu S.V.D. Tutup Usia

​Sebagai langkah jangka panjang, Justus berharap agar pada musim kemarau mendatang, pemerintah dapat melakukan pemasangan bronjong kawat di sepanjang bantaran Sungai Sumlili.

​”Pemasangan bronjong sangat krusial untuk menahan derasnya arus sungai agar tidak terus mengikis badan jalan di kawasan tersebut,” pungkasnya.

Editor : Del Neonub

Facebook Coment

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim
Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar
Komisi X DPR Usul Gaji Minimal Guru Rp 5 Juta, Bonnie Triyana: Anggaran Kita Cukup
Starlink Masuk Desa: SMPN 1 Fatuleu Barat Libas Kendala Sinyal saat TKA
Cegah Kebocoran Data, Kemendikdasmen Luncurkan Program Bug Bounty 2026
Atambua Menyala! Festival Obor Perdamaian 2026: Pesan Toleransi dari Tapal Batas untuk Dunia
Kasus Dana BOS SMAN 3 Kupang: Menanti Gelar Perkara Penetapan Tersangka
Rayakan Valentine, Legislator PSI Ajak Siswa & Warga Fatuleu Barat Tanam Pohon
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 08:35 WITA

Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim

Selasa, 14 April 2026 - 13:15 WITA

Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar

Selasa, 14 April 2026 - 05:02 WITA

Komisi X DPR Usul Gaji Minimal Guru Rp 5 Juta, Bonnie Triyana: Anggaran Kita Cukup

Sabtu, 11 April 2026 - 00:05 WITA

Starlink Masuk Desa: SMPN 1 Fatuleu Barat Libas Kendala Sinyal saat TKA

Rabu, 8 April 2026 - 13:41 WITA

Cegah Kebocoran Data, Kemendikdasmen Luncurkan Program Bug Bounty 2026

Berita Terbaru

KOTBAH & RENUNGAN

Menemukan Tuhan dalam Keseharian

Sabtu, 18 Apr 2026 - 06:16 WITA

Indografis oleh matatimor.net

MATA BERITA

Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim

Kamis, 16 Apr 2026 - 08:35 WITA

Indografis by matatimor.net

MATA BERITA

Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar

Selasa, 14 Apr 2026 - 13:15 WITA

error: Content is protected !!