FATULEU BARAT, matatimor.net – Koordinator Aliansi Suara Fatbar, Justus Petrus Karma, memberikan apresiasi tinggi kepada Kepala Desa Poto, Melki Sedek Petan, dan Camat Fatuleu Barat, Ayub Anzgar Manafe, S.STP. Apresiasi ini diberikan atas respons cepat pemerintah setempat dalam menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait pendangkalan Sungai Sumlili.
Justus mengungkapkan bahwa pihaknya semula berencana mengajukan surat permohonan bantuan alat berat (ekskavator) kepada Pemerintah Kabupaten Kupang untuk normalisasi sungai tersebut. Pasalnya, Sungai Sumlili telah mengalami pendangkalan serius sejak tahun 2023 hingga Februari 2026 tanpa adanya penanganan.
Kondisi pendangkalan tersebut sangat mengkhawatirkan karena mengakibatkan aliran air meluap hingga mengikis badan jalan utama yang menghubungkan Fatuleu Barat dan Amfoang. Jika dibiarkan, akses jalan tersebut terancam putus total akibat curah hujan yang tinggi.
”Surat permohonan sebenarnya sudah ditandatangani oleh Bapak Kades Poto dan Bapak Camat, dan rencananya akan kami serahkan ke Bupati Kupang serta dinas terkait pada Senin (9/2) mendatang,” ujar Justus pada Sabtu (7/2/2026).
Namun, tanpa menunggu surat tersebut sampai ke kabupaten, Pemerintah Desa Poto dan Camat Fatuleu Barat menunjukkan atensi luar biasa. Mereka langsung bergerak cepat menurunkan alat berat ke lokasi pada Jumat (6/2/2026). Hingga saat ini, proses normalisasi Sungai Sumlili masih terus berlangsung di lapangan.
Selain mengapresiasi langkah cepat tersebut, Justus juga meminta Pemerintah Desa Poto untuk terus melakukan peninjauan dan investigasi di sejumlah titik rawan banjir lainnya. Salah satu lokasi yang paling terdampak berada di RT 002/RW 001 Dusun I Bonatama, di mana lebih dari 20 rumah warga terendam akibat luapan sungai.
Sebagai langkah jangka panjang, Justus berharap agar pada musim kemarau mendatang, pemerintah dapat melakukan pemasangan bronjong kawat di sepanjang bantaran Sungai Sumlili.
”Pemasangan bronjong sangat krusial untuk menahan derasnya arus sungai agar tidak terus mengikis badan jalan di kawasan tersebut,” pungkasnya.
Editor : Del Neonub
