Sentra Layanan UT di Fatuleu Barat Diresmikan

- Editor

Senin, 20 Mei 2024 - 12:10 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sentra Layanan Universitas Terbuka Kecamatan Fatuleu Barat, Kabupaten Kupang diresmikan pada Sabtu, 18 Mei 2024 oleh Direktur UT Kupang Dr. AJAT SUDRAJAT, M.Pd.

SALUT Fatuleu Barat ini merupakan satu dari 45 SALUT yang yang ada di Universitas Terbuka Kupang.

Yorianto Mona, S.Pd, Ketua SALUT Fatuleu Barat mengajak masyarakat untuk boleh melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi melalui Universitas Terbuka yang telah mendekatkan pelayanan di Fatuleu Barat

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Semoga bisa memanfaatkan sebaik-baiknya, karena UT hadir untuk membantu masyarakat. Biar tinggal di kampung, masyarakat Fatuleu Barat tidak ketinggalan dengan masyarakat di kota. UT hadir untuk membantu masyarakat, dengan mutu yang baik, biaya murah serta sistem belajar online, diharapkan membawa kemajuan bagi daerah,” jelas Yorianto

BACA JUGA  Lembar Kerja Peserta Didik Agama Katholik SMP

Sementara Direktur UT Kupang, Dr. Ajat Sudrajat, M.Pd berharap kehadiran SALUT bisa memberikan dampak kepada masyarakat untuk masuk dan memanfaatkan layanan yang disediakan UT.

“Sesuai dengan slogan UT untuk hadir membangun bangsa di seluruh pelosok. Kehadiran SALUT ini juga untuk meningkatkan layanan dan jangkauan kepada mahasiswa dan masyarakat di pelosok NTT khususnya di Fatuleu Barat ini,” ujarnya.

Penandatanganan Kontrak Kerja

Direktur juga menyebut, saat ini, UT Kupang telah membuka program studi studi S1 PGSD dan S1 PGPAUD yang tidak mewajibkan calon mahasiswa memiliki pengalaman sebagai guru.

BACA JUGA  Angka Stunting Di Fatuleu Barat Masih Tinggi, ini permintaan Wabup Kupang

Camat Fatuleu Barat, Johanis Hejo Wole, S.Pt. mengucapkan terima kasih kepada UT Kupang karena selama ini ia berharap ada perguruan tinggi yang hadir di tengah masyarakat.

“Selama ini sudah ada 10 SD, SMP ada 5, dan SMA ada 3. Total ada 18 sekolah. Hadirnya SALUT ini melengkapi pendidikan di Fatuleu Barat. Masyarakat diharapkan untuk tidak berhenti sampai SMA, tapi lanjut ke perguruan tinggi untuk peningkatan kemampuan, seiring dengan tuntutan kompetensi,” jelasnya.

BACA JUGA  Daftar Bupati & Wakil Bupati, Wali Kota & Wawali Kota Terpilih di NTT 2024

SALUT yang diresmikan merupakan SALUT ke-13 dari total 45 SALUT yang ada di UT Kupang. Peresmian SALUT ini ditandai dengan penanda tanganan perjanjian kerja sama oleh Direktur UT Daerah Kupang dengan Ketua Pengurus SALUT Fatuleu Barat. Hadir dalam kegiatan ini adalah pimpinan Pemerintah Kecamatan Fatuleu Barat, serta paran undangan lainnya.

Facebook Coment

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gereja Lama Tak Lagi Memadai, Umat di Oepoli Berjuang Bangun Rumah Ibadah Baru
40 Tahun Imamat Romo Chris Taus, Uskup Agung Kupang: Imamat Adalah Rahmat dan Kesetiaan
Satgas Yonarhanud 14/PWY Amankan 1.820 Liter Solar di Belu
Dari Kapela Sto. Yoseph Sublele, Ziarah Arca Bunda Maria Paroki Santa Helena Camplong Dimulai
Modul Belajar Mandiri Uji Pemetaan Kompetensi Guru BINDO
Menarik Tali Bersama, Menarik Harapan untuk Rumah Ibadah di GMIT Betel Oelusapi – Fatuleu Barat
Tema Komunikasi Sosial Sedunia 2027: Cara Pandang Baru di Era Clickbait
SMA Efata Sulamu Klarifikasi Video Viral, Tiga Siswa Jalani Pembinaan di Polsek
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:56 WITA

Gereja Lama Tak Lagi Memadai, Umat di Oepoli Berjuang Bangun Rumah Ibadah Baru

Selasa, 20 Oktober 2026 - 08:46 WITA

40 Tahun Imamat Romo Chris Taus, Uskup Agung Kupang: Imamat Adalah Rahmat dan Kesetiaan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:50 WITA

Satgas Yonarhanud 14/PWY Amankan 1.820 Liter Solar di Belu

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:39 WITA

Dari Kapela Sto. Yoseph Sublele, Ziarah Arca Bunda Maria Paroki Santa Helena Camplong Dimulai

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:36 WITA

Modul Belajar Mandiri Uji Pemetaan Kompetensi Guru BINDO

Berita Terbaru

Iman & Gereja

Hukum Kasih: Inti Ajaran Yesus dan Pedoman Hidup Orang Kristiani

Sabtu, 24 Okt 2026 - 10:31 WITA

Pater Frans Lackner & Rd. Ama Kolo Imam Perdana dari Pulau Sabu

Iman & Gereja

25 Tahun Imamat Ama Kolo, Imam Pertama dari Pulau Sabu

Kamis, 22 Okt 2026 - 12:52 WITA

error: Content is protected !!