Tinjau Bencana Longsor di Lutharato, Wabup Belu Tegaskan Pemerintah Segera Kirim Logistik

- Editor

Selasa, 28 Februari 2023 - 20:24 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lamaknen Selatan, matatimor.net – 35 warga Dusun Haulata, Desa Lutharato, Kecamatan Lamaknen Selatan mengungsi akibat permukiman mereka tertimbun longsor. Longsor di Haulata akibat guyuran hujan deras dan angin kencang yang melanda wilayah Kabupaten Belu hampir seminggu.

Longsor yang memporak – porandakan 28 rumah warga Desa Lutharato itu baru terjadi pada pukul 06.37 wita pagi, Senin (27/2/2023). Warga pun langsung diungsikan di rumah-rumah tetangga. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.

Menyikapi peristiwa ini, Wabup Belu bersama jajaran segera mendatangi lokasi bencana longsor di Desa Lutharato. Untuk menuju lokasi longsor, Wabup Belu mengendarai sepeda motor dengan dikawal warga dan saat menemui warga pengungsi, Wabup Belu Aloysius meminta mereka untuk bersabar dan berdoa agar bencana ini cepat berlalu.

BACA JUGA  Siswa-siswi SMA Sinar Pancasila Betun di Uji Bahasa Inggrisnya Oleh Kapolda NTT

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia tiba dilokasi bencana pukul 12.00 Wita, Wabup Belu didampingi Kaban Kesbangpol, Apolinaris M. Susar, Camat Lamaknen Selatan, B. M. Bele dan Staf Camat Lamaknen Selatan, Danpos Serda Faldy Akbar dan Anggota dan Kabid Dinas Sosial Kabupaten Belu.

Di sela-sela peninjauan bencana longsor, Wakil Bupati Belu, Aloysius Haleserens mengungkapkan keprihatinan kepada warga Desa Lutharato yang mengalami musibah.

“Pemerintah akan memperhatikan saudara-saudari kita yang mengalami musibah akibat bencana alam tanah lonsor. Kurang lebih 28 rumah hancur total. 34 Kk yang terdampak sudah diungsikan ke tetangga yang terdekat. Bagi mereka yang kena musibah, pemerintah akan menangani dalam waktu yang secepatnya,”imbuhnya.

Dirinya menegaskan, hal utama yang segera diupayakan pemerintah adalah makanan, obat-obatan, dan kebutuhan air bersih.

BACA JUGA  Melintasi Jalan Raya Putus, Prajurit Kikav KKA bersama Keuskupan Atambua dan Prajurit Satgas Pamtas RI RDTL Menyambangi Posko Bencana Longsor

“Termasuk kondisi kesehatan warga segera kita tangani, tim medis dalam hal ini dokter sudah berada dilokasi dan berbaur bersama unsur TNI-Polri untuk membantu warga yang kena musibah bencana alam. Pemerintah setempat juga telah memberikan bantuan sementara untuk mengatasi situasi saat ini,”tambahnya.

Wabup Belu mengharapkan, semua pihak yang kini berada dilokasi bencana agar tetap memberikan perhatian dan memperioritaskan logistik makanan, obat-obatan dan air bersih.

“Untuk pemukiman bagi warga terdampak, kita akan melihat lokasi yang cocok dan sesuai. Hal lain yang harus mendapat perhatian adalah akses jalan terputus, mengingat mobilisasi bantuan ke lokasi bencana,”jelasnya.

Kendati terkendala akses ke lokasi bencana, ungkap Wabup Aloysius bahwa bantuan yang disalurkan akan dilakukan secara estafet.

BACA JUGA  Istri Bupati Belu Agustinus Taolin Penuhi Panggilan Tipikor

“Dari Atambua menuju Sisi Fauberal, baru kemudian menuju ke Dusun Haulafa Desa Lutharato yang terdampak bencana. Mobilisasi logistik akan dibantu oleh aparat TNI-Polri. Mudah-mudahan, besok alat berat sudah ada dilokasi untuk menimbun kembali jalan yang patah, supaya bisa di lalui kendaraan untuk melayani masyarakat yang terdampak,”ungkapnya.

Pihaknya juga mengimbau agar masyarakat tetap siaga dan segera meninggalkan lokasi-lokasi yang mulai terancam longsor, ke lokasi pemukiman yang aman.

“Sementara waktu keadaan cuaca seperti ini. Jangan paksakan ke kebun sebelum cuaca membaik. Kemudian jangan membiarkan diri dalam kondisi sakit dan harus inisiatif ke tempat posko kesehatan, yang sudah ada di pos TNI,”sebutnya. (Prokopimbelu/eyv)

Facebook Coment

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari Kapela Sto. Yoseph Sublele, Ziarah Arca Bunda Maria Paroki Santa Helena Camplong Dimulai
Menarik Tali Bersama, Menarik Harapan untuk Rumah Ibadah di GMIT Betel Oelusapi – Fatuleu Barat
Tema Komunikasi Sosial Sedunia 2027: Cara Pandang Baru di Era Clickbait
SMA Efata Sulamu Klarifikasi Video Viral, Tiga Siswa Jalani Pembinaan di Polsek
Paus Leo XIV di Paris: “Tak Seorang Pun Hanya Sebuah Angka”
Paus Leo XIV di UNESCO, Perdamaian, Pendidikan, dan Martabat Manusia di Era AI
Kadis Pendidikan NTT Apresiasi Inovasi MKKS SMA Kabupaten Kupang Hadapi TKA 2026
19 Tim Ramaikan Turnamen Voli Milenial Cup I Desa Kalali
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:39 WITA

Dari Kapela Sto. Yoseph Sublele, Ziarah Arca Bunda Maria Paroki Santa Helena Camplong Dimulai

Rabu, 30 September 2026 - 11:43 WITA

Menarik Tali Bersama, Menarik Harapan untuk Rumah Ibadah di GMIT Betel Oelusapi – Fatuleu Barat

Rabu, 30 September 2026 - 06:09 WITA

Tema Komunikasi Sosial Sedunia 2027: Cara Pandang Baru di Era Clickbait

Senin, 28 September 2026 - 05:09 WITA

Paus Leo XIV di Paris: “Tak Seorang Pun Hanya Sebuah Angka”

Sabtu, 26 September 2026 - 10:25 WITA

Paus Leo XIV di UNESCO, Perdamaian, Pendidikan, dan Martabat Manusia di Era AI

Berita Terbaru

Gambar Olahan Komisi Komunikasi Sosial Paroki Sta. Helena Camplong

Iman & Gereja

Kebun Anggur Tuhan dan Buah Kehidupan yang Diharapkan-Nya

Sabtu, 3 Okt 2026 - 07:05 WITA

Gambar dihasilkan dengan Kecerdasan Buatan (ChatGPT)

PENDIDIKAN

Modul Belajar Mandiri Uji Pemetaan Kompetensi Guru BINDO

Kamis, 1 Okt 2026 - 10:36 WITA

error: Content is protected !!