Sekolah Menyenangkan

- Editor

Rabu, 4 Juli 2018 - 14:03 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekolah Menyenangkan

1.      Pengertian

Senang berarti perasaan puas, lega, tidak kecewa ataupun susah. Dengan demikian, sekolah menye­nang­kan dapat diartikan sebagai sekolah yang mampu membuat semua warga sekolah senang, puas, lega akan situasi sekolah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sekolah menyenangkan tidak hanya tertuju pada upaya bagaimana membuat peserta didik betah ke sekolah, namun juga menyenangkan bagi guru, tenaga kependidikan, bahkan orang tua peserta didik. 

Pada prinsipnya konsep sekolah menyenangkan merupakan perpaduan dari konsep sekolah sehat, amat, dan ramah anak. Mengapa demikian?

Karena ketika prinsip-prinsip sekolah sehat, aman, dan ramah anak sudah terpenuhi, maka secara otomatis sekolah tersebut menjadi menyenangkan bagi peserta didik, guru, tenaga kependidikan, orang tua, dan warga sekitar sekolah.

Dengan begitu, sekolah menyenangkan menjadi tempat terbaik bagi setiap warga sekolah untuk mengeks­presikan bakat,  minat, dan prestasi yang dimilikinya, bukan menjadi tempat yang mengasingkan.

Mereka pun menjadi bagian dari sekolah itu karena sekolah memberi ruang bagi perkembangan warga sekolah, terutama peserta didik.  sehingga mereka tidak terasing dari sekolah tersebut. 

2.      Standar Sekolah Menyenangkan

  • Siswa menikmati belajar di sekolah
  • Guru menikmati mendidik di sekolah
  • Siswa tertantang dengan kegiatan kegiatan di sekolah
  • Siswa mengembangkan kompetensi, tidak hanya mendapat nilai tinggi semata
  • Siswa mempelajari ketrampilan dan tidak hanya fakta-fakta ketrampilan
  • Nilai-nilai moral menjadi fokus dan diteladankan oleh setiap anggota komunitas sekolah
  • Cukup atmosfer inklusif dimana semua siswa dihargai berdasar jati diri mereka dan apa yang mereka bisa
  • Isu-isu penting bullying dan sebagai aspek sosial dan emosional lain dalam kehidupan sekolah di diskusikan secara terbuka dan positif
  • Kemampuan untuk berfikir sendiri didorong dan dikembangkan bagi seluruh siswa
  • Sekolah memiliki unsur kesenangan dan keriangan
  • Aspek-aspek seperti ingin tahu, kekaguman, keberanian, kegigihan dan ketahanan didorong dan disambut secara aktif
  • Guru terbuka terhadap ide-ide baru dan tertarik melakukan berbagai kegiatan bersama
  • Sekolah mengikuti perkembangan terbaru dalam dunia pendidikan dan pembelajaran
  • Sekolah mengikuti perkembangan terbaru dalam dunia tehnologi pendidikan
  • Harapan yang tinggi juga di sematkan kepada para guru dan pengelola sekolah, seperti juga disematkan kepada para siswa.
  • Kepala Sekolah “terlihat” dan mudah diajak berinteraksi.
  • Siswa disadarkan bahwa mengeluarkan yang terbaik dari diri sendiri tidak harus berarti menjadi lebih baik dari orang lain.
  • Sekolah terbuka hal-hal diluar dugaan (yang positif).
  • Siswa diajak berfikir tentang, berinteraksi dengan, dan berusaha berkontribusi pada kehidupan di luar dinding sekolah.
  • Sekolah sadar bahwa pembelajaran adalah sesuatu yang bisa dilakukan siswa kapanpun, dimanapun dan hanya sebagian yang perlu dilakukan di dinding sekolah.
  • Komunitas sekolah terbentang sampai keluar dinding sekolah (melibatkan masyarakat).
  • Proses belajar mengajar di dalam sekolah memasukkan berbagai fariasi kemungkinan dan kesempatan pembelajaran.
  • Siswa diberi kesempatan untuk bertanggung jawab terhadab sesuatu dan untuk mengambil keputusan yang berdampak penting.
  • Hasil pembelajaran yang didapatkan cukup sebagai bekal siswa untuk melangkah kefase hidup berikutnya.
  • Resepsionis, Guru, Petugas Kebersihan dan seluruh staf sekolah tersenyum terhadap orang tua dan pengunjung sekolah
BACA JUGA  Informasi PPDB TK dan SD INPRES LILI

3.      Kegiatan untuk Mencapai Sekolah Menyenangkan

Prinsip sekolah menyenangkan adalah rasa betah di seko­lah. Rasa betah ini tidak hanya dialami oleh siswa tetapi juga seluruh warga sekolah. Mengapa demikian? Karena antara sesama warga sekolah telah terjalin ikatan emosional yang saling membutuhkan satu sama lainnya.

Sekolah menyenangkan juga merupakan klimaks dari perpaduan sekolah sehat, aman, dan ramah anak. Artinya,
ketika kegiatan-kegiatan sekolah sehat, aman, dan ramah anak telah terlaksana dengan baik, maka secara otomatis sekolah menjadi menyenangkan. Untuk membuat sekolah tetap menyenangkan, beberapa kegiatan yang didapat dilakukan, seperti:

  • Memetakkan kebutuhan siswa dan warga sekolah lainnya;
  • Memetakkan jenis kecerdasan siswa, sehingga mempermudah guru dalam memahami perkem­bangan siswa;
  • Merancang lingkungan sekolah yang indah, hijau, bersih sebagai ruang publik siswa;
  • Merancang metode dan kurikulum pembelajaran yang tidak membosankan, variatif, dialogis; dan inspiratif,
    dilengkapi game, gambar, video, dan media pembejaran lainnya;
  • Merancang program kerja kegiatan ekstrakulikuler yang didasarkan pada kebutuhan siswa;
  • Merancang kerjasama yang baik dan menguntungkan dengan masyarakat ataupun lembaga-lembaga luar sekolah yang
    didasarkan pada kebutuhan sekolah dan perbaikan mutu sekolah;
  • Merancang bentuk-bentuk pelatihan guru dan tenaga kependidikan yang terfokus pada upaya membentuk
    sekolah yang menyenangkan;
  • Merancang desain ruang kelas yang variatif, tidak membosankan, dan disukai siswa dan warga sekolah;
  • Mengajak partisiapasi masyarakat sekitar sekolah untuk bersama-sama mengoptimalkan peran sekolah sebagai tempat
    menyenangkan dalam mendidik anak;
  • Mengoptimalkan kegiatan sekolah sehat;
  • Mengoptimalkan kegiatan sekolah aman;
  • Mengoptimalkan kegiatan sekolah ramah anak;
BACA JUGA  8 Jenis Kecerdasan Manusia yang wajib Diketahui

*dari berbagai sumber

Facebook Coment

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Modul Belajar Mandiri Uji Pemetaan Kompetensi Guru BINDO
SMA Efata Sulamu Klarifikasi Video Viral, Tiga Siswa Jalani Pembinaan di Polsek
FLS3N Kupang Barat Jadi Ajang Bakat Siswa dan Promosi UMKM
Starlink Masuk Desa: SMPN 1 Fatuleu Barat Libas Kendala Sinyal saat TKA
Bantuan Internet Pusat Buka Isolasi di SD GMIT Nauen
Kabar Gembira! Kemendikdasmen Kucurkan Rp14 Triliun untuk Guru Non-ASN di 2026
Ini Link Alternatif Download Installer Dapodik 2026.b
Membaca Hasil TKA dari Ruang Kelas! Bukan dari Kursi Penilai
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 13:57 WITA

SMA Efata Sulamu Klarifikasi Video Viral, Tiga Siswa Jalani Pembinaan di Polsek

Kamis, 23 April 2026 - 06:32 WITA

FLS3N Kupang Barat Jadi Ajang Bakat Siswa dan Promosi UMKM

Sabtu, 11 April 2026 - 00:05 WITA

Starlink Masuk Desa: SMPN 1 Fatuleu Barat Libas Kendala Sinyal saat TKA

Kamis, 12 Maret 2026 - 03:44 WITA

Bantuan Internet Pusat Buka Isolasi di SD GMIT Nauen

Selasa, 27 Januari 2026 - 10:00 WITA

Kabar Gembira! Kemendikdasmen Kucurkan Rp14 Triliun untuk Guru Non-ASN di 2026

Berita Terbaru

Foto by Del Neonub

INSPIRASI

Satu Malam di Nauen: Doa, Jamuan, dan Cerita Persaudaraan

Jumat, 16 Okt 2026 - 13:50 WITA

Gambar oleh Komsos Sta. Helena

Iman & Gereja

Undangan Perjamuan Tuhan dan Kesiapan Hati Kita

Sabtu, 10 Okt 2026 - 07:31 WITA

Satgas Yonarhanud 14/PWY amankan 1.820 liter solar dalam dua dugaan upaya penyelundupan di perbatasan RI–Timor Leste, Kabupaten Belu, NTT.

BERITA

Satgas Yonarhanud 14/PWY Amankan 1.820 Liter Solar di Belu

Jumat, 9 Okt 2026 - 09:50 WITA

Gambar Olahan Komisi Komunikasi Sosial Paroki Sta. Helena Camplong

Iman & Gereja

Kebun Anggur Tuhan dan Buah Kehidupan yang Diharapkan-Nya

Sabtu, 3 Okt 2026 - 07:05 WITA

error: Content is protected !!