Kongregasi PRR dan YPP SCTV-Indosiar Gelar Operasi Katarak Gratis di RSUD Naibonat

- Editor

Sabtu, 23 Agustus 2025 - 12:02 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Kupang Memantau Kegiatan Operasi Katarak di RSUD NAIBONAT

Bupati Kupang Memantau Kegiatan Operasi Katarak di RSUD NAIBONAT

Operasi Katarak Gratis di RSUD NAIBONAT

KUPANG – Sebanyak 400 penderita katarak dari berbagai wilayah di Nusa Tenggara Timur (NTT) mendapatkan pelayanan operasi mata gratis di RSUD Naibonat, Kabupaten Kupang, Jumat (22/8/2025). Kegiatan bakti sosial ini menjadi wujud nyata kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan akses kesehatan mata.

Kegiatan ini diinisiasi oleh Kongregasi Susteran Puteri Reinha Rosari (PRR) bersama Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih (SCTV-Indosiar), Yayasan Karya Alpha Omega, Sentra Efata Kupang, dan Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PERDAMI).

Bupati Kupang, Yosef Lede, saat membuka kegiatan tersebut menegaskan pentingnya kesehatan mata sebagai jendela kehidupan.

BACA JUGA  Ini Yang Dilakukan Disdukcapil Bagi Warga Binaan Di Lapas Atambua-Belu

PASANG IKLAN ANDA DI SINI!

ads

MURAH! Hubungi 08113810024

“Tanpa penglihatan yang baik, aktivitas sehari-hari menjadi sulit, produktivitas menurun, dan harapan hidup ikut meredup. Kegiatan ini adalah bentuk kepedulian nyata terhadap sesama,” ujarnya.

Suster Wilhelmin PRR, penggagas kegiatan, mengungkapkan bahwa awalnya kegiatan operasi katarak direncanakan untuk wilayah Timor Tengah Utara (TTU). Namun, melihat tingginya kebutuhan pelayanan kesehatan mata di berbagai daerah, kegiatan dipusatkan di RSUD Naibonat.
“Banyak pasien datang tidak hanya dari Timor, tetapi juga dari Flores, Rote, dan Sabu. Hal ini menunjukkan kebutuhan yang besar akan pelayanan seperti ini,” jelasnya.

BACA JUGA  LVRI Versi Eurico Guteres dinilai Bertentangan dengan UU Veteran RI

Salah satu penerima manfaat, Kornelis Selan, warga Desa Salbait, Mollo Barat, Kabupaten TTS, menyampaikan rasa terima kasihnya. Ia mengaku bersyukur karena bisa menjalani operasi tanpa biaya.
“Saya senang sekali. Mata saya sudah lama kabur, dan saya tidak punya biaya untuk berobat. Terima kasih kepada semua yang membantu,” katanya.

Kegiatan ini mendapat apresiasi luas, mengingat banyak masyarakat di daerah terpencil yang belum memiliki akses pemeriksaan mata secara rutin. Selain itu, tim medis PERDAMI bersama relawan memastikan seluruh proses operasi berjalan aman dan profesional.

Direktur CSR PT SCM Tbk sekaligus Ketua Umum Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih (YPP) SCTV-Indosiar, Imam Sudjarwo, menyebut kegiatan ini sebagai salah satu program kemanusiaan utama yang akan terus dijalankan.

“Kami akan terus hadir membantu masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan, khususnya bagi mereka yang kesulitan secara ekonomi,” katanya.

Bupati Kupang juga meninjau langsung proses operasi di ruang operasi RSUD Naibonat, sebagai wujud dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Kupang terhadap kegiatan sosial dan kemanusiaan.

BACA JUGA  Lapas Atambua Bersama Kanim Atambua Gelar Upacara & Syukur HUT Kemenkumham RI Ke-78.

Dengan adanya kegiatan ini, ratusan warga NTT kini kembali memiliki harapan baru untuk melihat dunia dengan jelas dan kembali menjalani hidup dengan penuh semangat.

Facebook Coment

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Paus Tunjuk Mgr. Walter Erbì sebagai Nunsius Apostolik untuk Indonesia dan ASEAN
Jejak Iman Sejak 1942: Uskup Agung Kupang Disambut Adat Lamaholot pada HUT ke-30 Paroki Pariti
Pemerintah Peringatkan Bahaya Ilusi Algoritma Saat Masyarakat Sampaikan Aspirasi
Lengkap! 45 Butir Pancasila dan Contoh Pengamalannya
Rayakan Pentakosta, Komunitas Pasutri ME Tanggung Koor di Paroki Sta. Helena Camplong
Seruan Pastoral KWI: “Bangkit Bersama dalam Pengharapan” di Tengah Krisis Bangsa
200 Ribu Anak Terpapar Judi Online, Keluarga Diminta Jadi Benteng Utama
Guru Non-ASN Tak Perlu Cemas, Kemendikdasmen Beri Jaminan Keberlanjutan Tugas
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 05:03 WITA

Paus Tunjuk Mgr. Walter Erbì sebagai Nunsius Apostolik untuk Indonesia dan ASEAN

Senin, 29 Juni 2026 - 20:16 WITA

Jejak Iman Sejak 1942: Uskup Agung Kupang Disambut Adat Lamaholot pada HUT ke-30 Paroki Pariti

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:20 WITA

Pemerintah Peringatkan Bahaya Ilusi Algoritma Saat Masyarakat Sampaikan Aspirasi

Senin, 1 Juni 2026 - 08:49 WITA

Lengkap! 45 Butir Pancasila dan Contoh Pengamalannya

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:04 WITA

Rayakan Pentakosta, Komunitas Pasutri ME Tanggung Koor di Paroki Sta. Helena Camplong

Berita Terbaru

KOTBAH & RENUNGAN

“Siapakah Aku Ini?” – Pengakuan Petrus dan Dasar Iman Gereja

Sabtu, 22 Agu 2026 - 20:32 WITA

KOTBAH & RENUNGAN

Maria Diangkat ke Surga: Tanda Harapan bagi Umat Beriman

Sabtu, 15 Agu 2026 - 07:36 WITA

Oplus_131072

KOTBAH & RENUNGAN

​Doa, Iman, dan Kuasa yang Meredakan Badai Hidup

Sabtu, 8 Agu 2026 - 06:01 WITA

Minggu Biasa XVIII

KOTBAH & RENUNGAN

Mukjizat Kelimpahan: Dari Hati yang Tergerak Hingga Berkat yang Melimpah

Sabtu, 1 Agu 2026 - 16:16 WITA

KOTBAH & RENUNGAN

Menemukan Harta yang Tak Ternilai: Renungan Minggu Biasa XVII

Sabtu, 25 Jul 2026 - 08:47 WITA

error: Content is protected !!