Bank NTT Atambua Bantu Paket Makan Bergizi

Jelang Hut Bank NTT Ke 61

- Editor

Jumat, 14 Juli 2023 - 09:28 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Logo Provinsi NTT, dan Logo Kabupaten/  Kota di NTT

Logo Provinsi NTT, dan Logo Kabupaten/ Kota di NTT

Atambua, Matatimor.net : Untuk menekan angka stunting di Kabupaten Belu, Bank NTT Cabang Atambua turut berpartisipasi. Dalam mencegah sekaligus memerangi kasus stunting di Kabupaten Belu yang merupakan salah satu garda terdepan antara wilayah NKRI – RDTL.

Salah satu bentuk partisipasi tersebut yakni Bank NTT Atambua kolaborasi dengan Tim Penggerak PKK Kabupaten Belu. Menyerahkan sejumlah paket makanan bergizi senilai Rp.12.200.000 kepada anak-anak usia di bawah lima tahun (Balita) kategori penderita stunting.

Adapun pemberian itu sebanyak 61 paket makanan bergizi berupa susu, beras 5 kilo, biskuit regal dan telur. Kepada anak stunting yang tersebar di empat Desa yakni, Desa Naekasa, Bakustulama, Naitimu dan Lawalutolus Kecamatan Tasifeto Barat, Jumat (14/07/2023).

BACA JUGA  ETMC XXXI 2022 PSK Kabupaten Kupang Raih 3 Poin Pada Pertandingan Pertama Grup E

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penyerahan bantuan secara simbolis oleh Kepala Bank NTT Atambua, Ketua Tim Penggerak PKK Belu dan Wakil Kepala Bank NTT kepada lima perwakilan orang tua dari anak-anak kategori stunting yang hadir di masing-masing kantor Desa.

Menurut Kepala Bank NTT Cabang Atambua, Adrianus Pontus bahwa. Kegiatan peduli stunting ini kolaborasi Bank NTT dengan Tim Penggerak PKK Kabupaten Belu sekaligus momen menyambut HUT ke-61 Bank NTT pada 17 Juli 2023 mendatang.

“Kami kolaborasi dengan tim PKK Belu bersama-sama peduli stunting dan akan sampai ke masyarakat, akan kunjungi semua anak stunting di wilayah Belu untuk kesehatan mereka,” ujarnya pada sambutan di Kantor Desa Naitimu.

BACA JUGA  Tokoh Lintas Agama Sampaikan Aspirasi Umat kepada Presiden Prabowo

Menurutnya, bantuan paket makanan bergizi untuk anak stunting di empat desa sebanyak 61 paket. Aktivitas ini sebagai rutinitas dan selalu luangkan waktu terhadap persoalan stunting yang ada di Belu lewat berbagai kegiatan kemanusiaan.

“Kami akan fokus memperhatikan anak-anak stunting di perbatasan Belu,” ungkap Pontus.

Sementara itu, Ketua TP PKK Belu, Freny Sumantri Taolin menyampaikan terima kasih kepada Bank NTT Atambua. Yang terus berkolaborasi dengan Pemkab Belu dalam hal ini Tim Penggerak PKK dalam mendukung sekaligus mencegah kasus stunting di Kabupaten Belu.

“Perhatian kami harus lebih fokus terutama kepada anak-anak stunting. Jangan ada lagi bayi baru lahir stunting, ini komitmen kita bersama dan terimakasih kepada Bank NTT. Atas dukungan dengan makanan utama kepada anak stunting di empat Desa Kecamatan Tasifeto Barat,” ujar dia.

BACA JUGA  Real Madrid Balas Dendam, Tumbangkan Barcelona 2-1 di El Clasico

Menurutnya, pemberian bantuan kepada anak stunting ini adalah berkat dari Tuhan. Besar harapan kami, Bank NTT semakin jaya. Dan kepeduliannya terus ditebarkan dalam meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan anak stunting.

“Jangan lihat dari isinya, tapi dengan bantuan ini bisa bantu mencegah anak stunting. Jangan ada lagi bayi stunting. persoalan ini jadi perhatian pemerintah dan kita masyarakat semuanya,” tutup Freny Taolin.

Facebook Coment

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

200 Ribu Anak Terpapar Judi Online, Keluarga Diminta Jadi Benteng Utama
Guru Non-ASN Tak Perlu Cemas, Kemendikdasmen Beri Jaminan Keberlanjutan Tugas
Yesus adalah Jalan, Kebenaran, dan Hidup
FLS3N Kupang Barat Jadi Ajang Bakat Siswa dan Promosi UMKM
Menkomdigi: Adopsi AI Berpotensi Sumbang 3,67 Persen PDB Indonesia
Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim
Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar
Komisi X DPR Usul Gaji Minimal Guru Rp 5 Juta, Bonnie Triyana: Anggaran Kita Cukup
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 23:21 WITA

200 Ribu Anak Terpapar Judi Online, Keluarga Diminta Jadi Benteng Utama

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:48 WITA

Guru Non-ASN Tak Perlu Cemas, Kemendikdasmen Beri Jaminan Keberlanjutan Tugas

Sabtu, 2 Mei 2026 - 15:32 WITA

Yesus adalah Jalan, Kebenaran, dan Hidup

Kamis, 23 April 2026 - 06:32 WITA

FLS3N Kupang Barat Jadi Ajang Bakat Siswa dan Promosi UMKM

Minggu, 19 April 2026 - 13:55 WITA

Menkomdigi: Adopsi AI Berpotensi Sumbang 3,67 Persen PDB Indonesia

Berita Terbaru

KOTBAH & RENUNGAN

Pesan Paus Leo XIV Untuk Hari Komsos Sedunia ke-60

Minggu, 17 Mei 2026 - 06:10 WITA

KOTBAH & RENUNGAN

Bahasa, Doa, dan Komunikasi: Jalan Menuju Persatuan dalam Kristus

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:58 WITA

OPINI

OPINI: Koperasi di NTT, Menyejahterakan? ATAU?

Selasa, 12 Mei 2026 - 07:49 WITA

error: Content is protected !!