Kotbah Katolik Minggu Biasa XXIII, 04 September 2022

- Editor

Sabtu, 3 September 2022 - 12:30 WITA

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Oleh RD. Jhon Chris Taus – Paroki Sta. Helena Camplong.

Yesus sedang dalam perjalanan ke Yerusalem untuk memulai jalan Salib penderitaanNya.

Banyak orang mengikutiNya untuk mendengarkan pengajaranNya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepada orang-orang yang mengikutiNya Yesus berpaling dan berkata kepad mereka : JIKA SESEORANG DATANG KEPADAKU DAN IA TIDAK MEMBENCI : bapaknya, ibunya, istrinya dan anak-anakya, saudara saudarinya laki-laki atau perempuan bahkan nyawanya sendiri, IA TIDAK DAPAT MENJADI MURIDKU. BARANG SIAPA TIDAK MEMIKUL SALIBNYA DAN MENGIKUTI AKU, IA JUGA TIDAK DAPAT MENJADI MURIDKU(Luk,14,26-27)

Yesus menyampaikan suatu pernyataan yang penuh konsekuen dan berat sebagai syarat untuk mengikutiNya. Tetapi memang Yesus ingin bahwa Dialah satu-satunya pilihan bagi manusia.

Memilih untuk mengikuti Yesus berarti segala yang ada pada kita, harus kita berikan kepadaNya, termasuk hal-hal penting yang kita suka dan kita cintai, bahkan nyawa sendiri.

Kareba itu menjadi murid Yesus hendaknya menjadi satu keputusan dan perhitungan yg matang dan bijaksana, ibarat seorang yang mau membangun sebuah menara atau rumah.

Mengikuti Yesus merupakan satu keputusan yang bijaksana dan tidak ikut-ikutan sebab orang yang ingin mengikuti Yesus adalah orang yang mencari kerajaan Allah, kerajaan keselamatan, dan harus berjuang sekuat tenaga dan bijaksana untuk memperolehnya.

Kitab Kebijaksanaan menegaskan kpd kita bahwa : KEBIJAKSANAAN BERASAL DARI ALLAH. Kebijaksanaan adalah Sabda Allah sendiri. Maka kebijaksanaan adalah ALLAH SENDIRI. Tuhan selalu menuntun kita secara bijaksana melalui SabdaNya dalam Kitab Suci.

Dengan kebijaksanaan Allah, kita dapat mengenal Allah dan kehendakNya. Orang jujur dan orang yg rendah hati adalah orng-orang yang mengenal kehendak Allah dan memberi jawaban kepada Allah, yang selalu dan kapanpun dan di manapun MEMBERIKAN TAWARAN KABAR GEMBIRA KESELAMATAN BAGI KITA UMATNYA.

Tuhan, semoga SabdaMu selalu menuntun kami secara bijaksana menuju jalan keselamatanMu, dan bukalah hati kami untuk selalu mendengarkan SabdaMu. Amen

Minggu Biasa 23

Hari Minggu Kitab Suci Nasional..

Keb,9,13-18

Luk,14,25-33

Facebook Coment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menemukan Tuhan dalam Keseharian
Belajar dari Thomas: Saat Keraguan Bertemu dengan Kerahiman Tuhan
Memasuki Pekan Suci: Menelusuri Jejak Yesus di Minggu Palma
Yesus Sang Sumber Kehidupan: Kebangkitan Lazarus
Minggu Laetare: Sukacita Karena Keselamatan Sudah Dekat.
Yesus: Sang Air Hidup Kotbah Minggu Prapaskah III
Dari Tabor ke Golgota : Jalan Salib Menuju Kemuliaan
Ketaatan yang Memulihkan: Belajar dari Kejatuhan Adam dan Kemenangan Yesus
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 06:16 WITA

Menemukan Tuhan dalam Keseharian

Jumat, 10 April 2026 - 23:06 WITA

Belajar dari Thomas: Saat Keraguan Bertemu dengan Kerahiman Tuhan

Jumat, 27 Maret 2026 - 23:52 WITA

Memasuki Pekan Suci: Menelusuri Jejak Yesus di Minggu Palma

Sabtu, 21 Maret 2026 - 06:48 WITA

Yesus Sang Sumber Kehidupan: Kebangkitan Lazarus

Jumat, 13 Maret 2026 - 21:49 WITA

Minggu Laetare: Sukacita Karena Keselamatan Sudah Dekat.

Berita Terbaru

MATA BERITA

Menkomdigi: Adopsi AI Berpotensi Sumbang 3,67 Persen PDB Indonesia

Minggu, 19 Apr 2026 - 13:55 WITA

KOTBAH & RENUNGAN

Menemukan Tuhan dalam Keseharian

Sabtu, 18 Apr 2026 - 06:16 WITA

MATA BERITA

Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim

Kamis, 16 Apr 2026 - 08:35 WITA

MATA BERITA

Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar

Selasa, 14 Apr 2026 - 13:15 WITA

error: Content is protected !!
Exit mobile version