Kepala BPBD : Untuk Perumahan Stimulan Bencana Seroja di Kabupaten Belu, Sudah Seratus Persen Sesuai Anggaran

- Editor

Senin, 27 Maret 2023 - 07:43 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Atambua. News.Matatimor – Net : Sesuai pemberitaan sebelumnya, terkait mangkraknya sejumlah rumah stimulan bagi Korban Bencana Seroja di Desa Tasain, Kecamatan Raimanuk, Kabupaten Belu, Propinsi Nusa Tenggara Timur.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Belu, Vincent K. Laka ketika ditemui News.Matatimor-Net di ruang kerjanya, menjelaskan terkait sejumlah perumahan yang diduga mangkrak di Desa Tasain itu sebenarnya sudah 100% pekerjaannya.

“Untuk kita ketahui bahwa bantuan rumah stimulan bagi korban Bencana Seroja yang ada tepatnya di Desa Tasain itu sudah 100% penyalurannya. Jelas Vicent

BACA JUGA  Mengaku Sebagai Wartawan IPJI, Mohamad Yapi Abdulah Harus Mendekam di Rutan Polres Belu. Ini Modusnya

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Karena ada tiga kategori, lanjutnya, rusak berat, sedang dan ringan, yang juga alokasi anggaran dari pusatpun sesuai kerusakan, yang dimana kalau rusak berat itu anggarannya 50juta, rusak sedang 25juta sedangkan untuk rusak ringan 10juta.

Menurut Vincent K. Laka, anggaran untuk pembangunan rumah stimulan bagi korban Bencana Seroja secara keseluruhan sudah seratus persen penyalurannya sesuai bukti transfer yang ada.

Untuk anggaran itu, saya sudah cek ada bukti transfer semua dan itu 100%, sehingga rumah itu dibangun sesuai anggaran yang ada, sedangkan untuk yang belum terselesaikan seperti, pintu dan jendela itu di lanjutkan oleh penerima manfaat karena ini stimulan, jadi tentunya penerima bantuan juga menanggung sebagian berupa bahan seperti kayu. Sedangkan untuk yang tidak ada itu disediakan melalui anggaran yang ada. Jelas Vincent

BACA JUGA  Gubernur NTT ajak Gereja Hadirkan Iman yang Berbuah Nyata

Tambahnya, Seperti bahan, sebagian itu ditanggung oleh penerima manfaat tersebut, karena dari BPBD hanya menyelesaikan sampai dengan atap.

Ukuran rumah itu, ada penerima manfaat yang ingin bangunkan rumahnya ukuran lebih besar, jadi untuk dana lanjutannya itu sendiri tentu di siapkan oleh pemilik atau penerima manfaat.

Karena untuk tukang 10juta, bagi yang mengalami kerusakan berat dan sedang. Jadi yang ingin rumahnya lebih besar tentu uang 50juta tidak mencukupi jadi tentu ditanggung oleh pemilik rumah itu sendiri. Pungkas Vincent K. Laka

BACA JUGA  Ini Bedanya: Haji Reguler, Furoda, dan Plus

Kalau buat rumah ukurannya lebih besar, ya tentu untuk biayai tukang juga akan lebih, sedangkan yang disiapkan sesuai alokasi anggaran hanya 10juta untuk tukang dan itupun sesuai anggaran.Tutupnya

Facebook Coment

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

200 Ribu Anak Terpapar Judi Online, Keluarga Diminta Jadi Benteng Utama
Guru Non-ASN Tak Perlu Cemas, Kemendikdasmen Beri Jaminan Keberlanjutan Tugas
Yesus adalah Jalan, Kebenaran, dan Hidup
FLS3N Kupang Barat Jadi Ajang Bakat Siswa dan Promosi UMKM
Menkomdigi: Adopsi AI Berpotensi Sumbang 3,67 Persen PDB Indonesia
Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim
Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar
Komisi X DPR Usul Gaji Minimal Guru Rp 5 Juta, Bonnie Triyana: Anggaran Kita Cukup
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 23:21 WITA

200 Ribu Anak Terpapar Judi Online, Keluarga Diminta Jadi Benteng Utama

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:48 WITA

Guru Non-ASN Tak Perlu Cemas, Kemendikdasmen Beri Jaminan Keberlanjutan Tugas

Sabtu, 2 Mei 2026 - 15:32 WITA

Yesus adalah Jalan, Kebenaran, dan Hidup

Kamis, 23 April 2026 - 06:32 WITA

FLS3N Kupang Barat Jadi Ajang Bakat Siswa dan Promosi UMKM

Minggu, 19 April 2026 - 13:55 WITA

Menkomdigi: Adopsi AI Berpotensi Sumbang 3,67 Persen PDB Indonesia

Berita Terbaru

KOTBAH & RENUNGAN

Pesan Paus Leo XIV Untuk Hari Komsos Sedunia ke-60

Minggu, 17 Mei 2026 - 06:10 WITA

KOTBAH & RENUNGAN

Bahasa, Doa, dan Komunikasi: Jalan Menuju Persatuan dalam Kristus

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:58 WITA

OPINI

OPINI: Koperasi di NTT, Menyejahterakan? ATAU?

Selasa, 12 Mei 2026 - 07:49 WITA

error: Content is protected !!