4. Reksa Pastoral untuk Pasangan Nikah Sipil atau Pasangan Hidup Bersama
Pentingnlah mengadakan dialog pastoral dengan orang-orang yang dalam keadaan sulit tidak dapat menikah secara Kristiani. Pastor-pastor hendaknya mengenali unsur-unsur yang dapat mengembangkan evangeliasasi serta pertumbuhan manusia secara rohani dan jasmani . Unsur-unsur baru dalam karya pastoral zaman sekarang adalah kepekaan terhadap aspek-aspek positif perkawinan sipil dan dengan perbedaan-perbedaan yang jelas, ‘hidup bersama di luar pernikahan”.
Bapak Sinode memperhatikan bahwa di banyak Negara “semakin meningkat jumlah orang yang hidup bersama ad experimentum, dalam ikatan yang belum diakui secara agama dan sipil” (Instrumentum Laboris, 81).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Beberapa Negara ditemukan praktik kehidupan perkawinan tradisional yang diatur oleh keluarga yang dirayakan dalan beberapa tahap. Juga semakin meningkat pasangan keluarga yang hidup bersama untuk waktu jangka yang panjang akhirnya meminta perkawinan Gerejani. Ada pula kehidupan bersama sering merupakan sikap hidup menentang apa yang melembanga. Juga ada yang hidup bersama untuk menanti kehidupan ekonomis yang lebih terjamin (pekerjaan dan penghasilan yang tetap). Juga banyak kehidupan bersama disebabkan oleh karena biaya perayaan Perkawinan terlalu mahal sehingga mendorong mereka untuk hidup dalam perkawinan de fakto.







