Jelang Hari Anak, RRI SP Alor Gelar Senam Bersama Dan Sosialisasi Stop Kekerasan Terhadap Anak

- Editor

Jumat, 21 Juli 2023 - 05:24 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Alor, News.Matatimor – Net : KBRN Alor Memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2023 ke-39 yang akan jatuh pada 23 Juli 2023 mendatang, Lembaga Penyiaran Publik LPP RRI Stasiun Produksi Alor, melaksanakan kegiatan senam sehat bersama dan sosialisasi Stop kekerasan terhadap Anak yang di ikuti oleh, Lurah Mutiara, masyarakat RT 10, Babinsa dan Tim RRI SP Alor.

Kegiatan senam bersama tersebut berlangsung di halaman kantor RRI SP Alor, Padang Tekukur Kelurahan Mutiara, kecamatan Teluk Mutiara Kalabahi, Kabupaten Alor, Jumat (21/07/2023).

Setelah senam sehat bersama dilanjutkan dengan kegiatan sosialisasi tentang Stop Kekerasan terhadap anak yang disampaikan oleh, Pekerja Sosial Perlindungan Anak Mara Yirmiyati yang dalam kesempatan tersebut menyampaikan anak merupakan anugerah dari Tuhan karenanya menjadi kewajiban orang tua untuk melindungi anak dan tidak melakukan kekerasan dalam bentuk apapun baik kekerasan secara psikis, fisik maupun kekerasan seksual.

Dikatakan, orang tua harus memberikan edukasi kepada anak sejak dini seperti areal sensitif pada anak tidak boleh disentuh oleh siapapun selain ibu kandung, orang tua juga wajib melindungi anak jika terjadi kekerasan terhadap anak dalam bentuk apapun orang tua harus mau melapor agar anak mendapatkan pendampingan secara psikis.

Lanjutnya, di Kabupaten Alor kasus kekerasan terhadap anak setiap tahunnya meningkat, memasuki tahun 2023 sudah terdapat 38 anak yang ditangani pihaknya, dengan situasi ini semua unsur harus bergerak untuk mencegah kasus kekerasan terhadap anak.

“Saya berterimakasih kepada tim RRI SP Alor yang sudah memberikan kesempatan untuk melakukan sosialisasi, karena Alor ini kasus kekerasan terhadap anak meningkat jadi perlu terus dilakukan edukasi, agar masyarakat tau dan mau berperan mencegah kasus kekerasan ini, saya mengampresiasi kegiatan hari ini karena tadi saat sosialisasi ada respon postif dari masyarakat mereka ikut bertanya dan mau kegiatan seperti ini terus dilakukan,”Ungkapnya.

BACA JUGA  Tito Karnavian Ditunjuk Presiden Jadi MENPANRB Ad InterimĀ 

Sementara Lurah Mutiara, Jeremia Imanuel Maitia mengucapkan terimakasih kepada RRI SP Alor yang telah melaksanakan kegiatan senam dan sosialisasi tentang Stop kekerasan terhadap anak, ini sangat bermanfaat bagi masyarakat karena tadi dalam sosialisasi telah disampaikan hal penting yang harus menjadi perhatian orang tua.

Lanjutnya, jika terjadi kekerasan terhadap anak harus berani melapor ke aparat tersekat baik RT atau RW terdekat sehingga dapat diambil tindakan yang sesuai dengan regulasi.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan hari ini jadi masyarakat tidak saja sehat karena bisa berolahraga tetapi juga mendapatkan informasi yang penting tentang pencegahan kekerasan terhadap anak, kedepan melalui kemitraan bersama kita akan laksanakan lagi kegiatan seperti ini,”Katanya

Sementara Koordinator RRI SP Alor Febriany Leo Lede, SP.d mengatakan, kegiatan senam sehat dan sosialisasi Stop kekerasan terhadap anak yang dilaksanakan dalam rangka memperingati hari anak, karena RRI sebagai lembaga publik memiliki peran untuk memberikan edukasi berkaitan dengan kepentingan publik tidak saja lewat siaran tetapi juga melakukan kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat seperti yang dilaksanakan hari ini senam dan dilanjutkan dengan sosialisasi.

BACA JUGA  Pemuda Raimataus Minta Bupati Malaka Perintahkan Inspektorat Untuk Audit Ulang Desa Raimataus

Diakuinya sasaran kegiatan tersebut, merupakan masyarakat sekitar kantor RRI SP Alor agar masyarakat juga lebih merasakan kehadiran RRI.

“Kami SP Alor sudah diresmikan sejak 13 Juni lalu dan sudah melakukan siaran-siaran berita yang menjawab kebutuhan informasi masyarakat Alor dan kegiatan hari ini merupakan kegiatan sosial kemasyarakatan, senam sehat bersama orang tua yang ada di sekitar dilingkungan kantor RRI Alor, juga sosialisasi tentang stop kekerasan terhadap anak yang menjadi poin penting dan puji Tuhan mendapat respon positif dari masyarakat, saya berterimakasih kepada semua yang terlah berpartisipasi dalam kegiatan ini, saya harap kegiatan ini bermanfaat bagi masyarakat di sekitar RRI ini,”Pungkasnya.

Facebook Coment

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim
Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar
Komisi X DPR Usul Gaji Minimal Guru Rp 5 Juta, Bonnie Triyana: Anggaran Kita Cukup
Starlink Masuk Desa: SMPN 1 Fatuleu Barat Libas Kendala Sinyal saat TKA
Cegah Kebocoran Data, Kemendikdasmen Luncurkan Program Bug Bounty 2026
Atambua Menyala! Festival Obor Perdamaian 2026: Pesan Toleransi dari Tapal Batas untuk Dunia
Kasus Dana BOS SMAN 3 Kupang: Menanti Gelar Perkara Penetapan Tersangka
Rayakan Valentine, Legislator PSI Ajak Siswa & Warga Fatuleu Barat Tanam Pohon
Berita ini 4 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 08:35 WITA

Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim

Selasa, 14 April 2026 - 13:15 WITA

Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar

Selasa, 14 April 2026 - 05:02 WITA

Komisi X DPR Usul Gaji Minimal Guru Rp 5 Juta, Bonnie Triyana: Anggaran Kita Cukup

Sabtu, 11 April 2026 - 00:05 WITA

Starlink Masuk Desa: SMPN 1 Fatuleu Barat Libas Kendala Sinyal saat TKA

Rabu, 8 April 2026 - 13:41 WITA

Cegah Kebocoran Data, Kemendikdasmen Luncurkan Program Bug Bounty 2026

Berita Terbaru

KOTBAH & RENUNGAN

Menemukan Tuhan dalam Keseharian

Sabtu, 18 Apr 2026 - 06:16 WITA

Indografis oleh matatimor.net

MATA BERITA

Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim

Kamis, 16 Apr 2026 - 08:35 WITA

Indografis by matatimor.net

MATA BERITA

Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar

Selasa, 14 Apr 2026 - 13:15 WITA

error: Content is protected !!