Ini Dia, Seorang Pastor di NTT Yang Akhiri Hidupnya Dalam Kamar

- Editor

Jumat, 17 Februari 2023 - 09:43 WITA

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Publik dikagetkan dengan adanya penemuan seorang pastor katolik Keuskupan Ruteng, Kabupaten Manggarai, Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) akhiri hidupnya dengan cara mengantung diri di kamar tidurnya, kamis 16 Februari 2023 pagi.

Diketahui, pastor bernama Romo Ansi Syukur, Pr. Saat ini dia (Pastor) menjabat sebagai Kepala Sekolah di salah satu Sekolah yakni SMAK Santu Klaus Kuwu Manggarai.

Berdasarkan informasi yang didapat bahwa pada Kamis, (16/2/2023) pagi, Ia ditemukan meninggal dunia di dekat pintu kamar tidurnya.

PASANG IKLAN ANDA DI SINI!

MURAH! Hubungi 08113810024

Peristiwa ini sontak heboh, lantaran salah satu pastor katolik di keuskupan Ruteng, NTT yang juga Kepsek SMAK Santu Klaus Kuwu Manggarai, meninggal dengan cara yang tak wajar yakni dengan Gantung diri di kamar pribadinya.

Hingga kini, belum diketahui apa motifnya yang membuat pastor  ini memilih mengakhiri hidup dengan cara gantung diri

Salah seorang guru SMAK Santu Klaus Kuwu Ruteng, Opin Sanjaya membenarkan adanya informasi meninggalnya pastor yang juga kepala sekolah itu.

“Benar, Romo meninggal dunia karena gantung diri di kamarnya.” ungkap Opin dilansir pojokbebas.

Peristiwa ini sudah dilaporkan ke kepolisian setempat untuk menangani lebih lanjut.

Dan saat ini pihak Kepolisian Polres Manggarai sudah melakukan olah TKP dan agar bisa mengusut kasus kematian pastor  yang diduga meninggal bunuh diri di kamar tidurnya.

Hingga berita ini diturunkan belum ada konfirmasi lebih ke pihak kepolisian setempat.pasalnya, masih dalam penyelidikan

Facebook Coment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Paus Tunjuk Mgr. Walter Erbì sebagai Nunsius Apostolik untuk Indonesia dan ASEAN
Jejak Iman Sejak 1942: Uskup Agung Kupang Disambut Adat Lamaholot pada HUT ke-30 Paroki Pariti
Pemerintah Peringatkan Bahaya Ilusi Algoritma Saat Masyarakat Sampaikan Aspirasi
Lengkap! 45 Butir Pancasila dan Contoh Pengamalannya
Rayakan Pentakosta, Komunitas Pasutri ME Tanggung Koor di Paroki Sta. Helena Camplong
Seruan Pastoral KWI: “Bangkit Bersama dalam Pengharapan” di Tengah Krisis Bangsa
200 Ribu Anak Terpapar Judi Online, Keluarga Diminta Jadi Benteng Utama
Guru Non-ASN Tak Perlu Cemas, Kemendikdasmen Beri Jaminan Keberlanjutan Tugas
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 05:03 WITA

Paus Tunjuk Mgr. Walter Erbì sebagai Nunsius Apostolik untuk Indonesia dan ASEAN

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:20 WITA

Pemerintah Peringatkan Bahaya Ilusi Algoritma Saat Masyarakat Sampaikan Aspirasi

Senin, 1 Juni 2026 - 08:49 WITA

Lengkap! 45 Butir Pancasila dan Contoh Pengamalannya

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:04 WITA

Rayakan Pentakosta, Komunitas Pasutri ME Tanggung Koor di Paroki Sta. Helena Camplong

Sabtu, 23 Mei 2026 - 08:54 WITA

Seruan Pastoral KWI: “Bangkit Bersama dalam Pengharapan” di Tengah Krisis Bangsa

Berita Terbaru

KOTBAH & RENUNGAN

Gandum dan Lalang: Meneladani Kesabaran Allah yang Tanpa Batas

Sabtu, 18 Jul 2026 - 09:11 WITA

OPINI

Final Piala Dunia 2026: Takdir Sejarah vs. Kekuatan Devosi

Kamis, 16 Jul 2026 - 06:45 WITA

KOTBAH & RENUNGAN

Kekuatan Sabda Allah dan Tanggung Jawab Iman Kita

Sabtu, 11 Jul 2026 - 11:48 WITA

KOTBAH & RENUNGAN

Menemukan Kedamaian yang Hilang di Tengah Hidup Sehari-hari

Sabtu, 4 Jul 2026 - 07:54 WITA

error: Content is protected !!
Exit mobile version