Cari Ikan di Cekdam, Warga di Malaka Hilang Tenggelam

- Editorial Staff

Minggu, 6 Februari 2022 - 21:58 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Diduga Akibat Konsumsi miras, Baltasar Berek Alias Klemens, Hilang Tenggelam di Cekdam Meotroy Malaka.

Malaka – matatimornews – Seorabg warga Desa Meotroi, Kecamatan Laenamanen, Kabupaten Malaka atas nama Baltasar Berek alias Klemens hilang tenggelam di cekdam (embung) yang berada di Desa Meotroi, Laemanen, Malaka.

Tampak Warga yang berdatangan untuk menyaksikan

Demikian informasi dihimpun tim media ini saat berada di lapangan, Minggu (06/02/22) malam.

BACA JUGA  Syukur Nataru di SMKN 1 Kab. Kupang, Ini harapan Kepsek

* Kronologis kejadian

Menurut keterangan saksi, Kunera Hoar (Istri Korban), pada Minggu, 06 Februari 2022, sekira pukul 17.30 WITA korban bersama saksi-saksi diantaranya istri, anak dan keluarga korban berangkat dari rumah korban datang ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) dengan tujuan mencari ikan. Sekira pukul 18.00 WITA, korban dan saksi-saksi tiba di TKP dan beristirahat sebentar, sambil menyiapkan peralatan untuk menangkap ikan.

BACA JUGA  Penuhi Keluhan Kelompok Tani Berupa Cangkul, Malah Kapolres Belu Adakan Sebuah Surprise

Beberapa saat kemudian setelah perlengkapan disediakan, korban bersama dgn saksi Fransiskus Roi Un (Roi) mulai masuk ke dalam kolam (cekdam/embung) dengan dikantongi peralatan tradisional tersebut (kelambu) untuk menangkap ikan.

Kemudian saksi-saksi berjalan mengikuti korban dan saksi Rio dari pinggir cekdam.Setelah berjalan sejauh sekira 20 meter jaraknya dari tempat awal korban masuk, korban bersama saksi Rio datang membawa hasil tangkapan ikan yang didapat dan ditunjukkan kepada saksi-saksi yang sementara menunggu di pinggir cekdam.

Facebook Coment

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

19 Tim Ramaikan Turnamen Voli Milenial Cup I Desa Kalali
Saling Menegur dalam Kasih: Jalan Menuju Kesucian Hidup
Paus Tunjuk Mgr. Walter Erbì sebagai Nunsius Apostolik untuk Indonesia dan ASEAN
Jejak Iman Sejak 1942: Uskup Agung Kupang Disambut Adat Lamaholot pada HUT ke-30 Paroki Pariti
Pemerintah Peringatkan Bahaya Ilusi Algoritma Saat Masyarakat Sampaikan Aspirasi
Lengkap! 45 Butir Pancasila dan Contoh Pengamalannya
Rayakan Pentakosta, Komunitas Pasutri ME Tanggung Koor di Paroki Sta. Helena Camplong
Seruan Pastoral KWI: “Bangkit Bersama dalam Pengharapan” di Tengah Krisis Bangsa
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 19:37 WITA

19 Tim Ramaikan Turnamen Voli Milenial Cup I Desa Kalali

Sabtu, 5 September 2026 - 07:38 WITA

Saling Menegur dalam Kasih: Jalan Menuju Kesucian Hidup

Kamis, 2 Juli 2026 - 05:03 WITA

Paus Tunjuk Mgr. Walter Erbì sebagai Nunsius Apostolik untuk Indonesia dan ASEAN

Senin, 29 Juni 2026 - 20:16 WITA

Jejak Iman Sejak 1942: Uskup Agung Kupang Disambut Adat Lamaholot pada HUT ke-30 Paroki Pariti

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:20 WITA

Pemerintah Peringatkan Bahaya Ilusi Algoritma Saat Masyarakat Sampaikan Aspirasi

Berita Terbaru

BERITA

19 Tim Ramaikan Turnamen Voli Milenial Cup I Desa Kalali

Minggu, 13 Sep 2026 - 19:37 WITA

Iman & Gereja

Mengampuni Tanpa Batas: Jalan Menuju Damai dan Belaskasih Allah

Sabtu, 12 Sep 2026 - 08:08 WITA

BERITA

Saling Menegur dalam Kasih: Jalan Menuju Kesucian Hidup

Sabtu, 5 Sep 2026 - 07:38 WITA

error: Content is protected !!