Air Mata Petrus Tae Menyambut Kedatangan Kapolres Belu Bersama Ibu-ibu Bhayangkari.

- Editor

Minggu, 17 September 2023 - 22:58 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Atambua, News.Matatimor – Net : Selain menyekolahkan Sebastianus Fahik putera semata wayang petrus tae, warga dusun Lianain, Desa Persiapan Weilaka, Kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu, Propinsi Nusa Tenggara Timur.

Polres Belu juga memberikan bantuan listrik pada kamis 14 september 2023 setelah rombongan menyambangi kediaman Petrus siang itu, namun usai melihat keadaan Petrus itu, hanya beberapa jam kemudian rumahnya yang belum dialiri listrik itupun langsung dieksekusi pihak PLN

Namun tidak hanya itu saja, berselang sehari Kapolres Belu, AKBP Richo Nataldo Devallas Simanjuntak SIK bersama ibu – ibu Bhayangkara menyambangi keluarga Petrus Tae dengan menyerahkan sejumlah bantuan berupa sembako dan peralatan tukang, pada sabtu malam 16/09/2023 kurang lebih pukul 19:00.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kedatangan rombongan ini disambut dengan deraian air mata dari Petrus Tae ayah sebastianus Fahik yang hidupnya dibawah garis kemiskinan.

Disaksikan awak media ini, deraian air mata Petrus Tae bersama puteranya itu memantik juga air mata ibu-ibu Bhayangkari yang turut hadir bersama Kapolres Belu ketika itu.

BACA JUGA  BUMN Gandeng Perusahaan Inggris Kembangkan Kendaraan Listrik

Sungguh miris kehidupan keluarga ini yang kadang makan sehari sekali, bahkan bertahun-tahun hidup tanpa listrik dibawah sebuah gubuk yang ada.

Ayah yang memiliki dua orang anak ini selain bekerja sebagai serabutan, dirinya juga seringkali mengganti posisi istrinya sebagai ibu rumah tangga dalam hal memasak dan mencuci dikarenakan istrinya itu buta.

Selain kedua pekerjaan itu, Petrus juga memiliki kemampuan dalam pertukangan. Namun apa dayanya, semua peralatan yang ada bukan modern sehingga hasil kerjanya kurang diminati.

Dengan adanya persoalan ekonomi yang dihadapi keluarganya itu membuat dirinya merasa minder dengan sesama, apalagi untuk bertemu seorang kapolres dan pejabat lainnya itu.

Kepada awak media ini dikediamannya pada sabtu 16 september 2023, Petrus Tae merasa kaget dirinya dikunjungi seorang Kapolres bersama rombongan beberapa hari terakhir ini.

BACA JUGA  Musrembangdes Desa Leuntolu-Kec Raimanuk

Saya kaget pak, bahkan awalnya saya takut saat beberapa polisi datang kesini. Tidak hanya itu pak, setelah saya tau maksud bapak polisi mereka datang ini rasanya bangga dan sedih karena seorang Kapolres bisa datang ke rumah saya yang jelek ini. Ungkap Petrus dengan deraian air mata.

Tambahnya, saya sangat terharu dan bersyukur kepada Tuhan dan juga saya berterima kasih atas semua bantuan dari Bapak Kapolsek Tasbar dan Bapak Kapolres Belu, karena anak saya sudah bisa dibelikan seragam dan sudah bisa sekolah, sekarang juga sudah ada listrik lalu sekarang diberikan lagi peralatan tukang untuk saya. Ini akan mudah untuk saya bisa bekerja.

Disaksikan media ini, AKBP Richo Nataldo Devallas Simanjuntak menguatkan Petrus tae bahwa kepolisian akan selalu ada ditengah-tengahnya masyarakat, walaupun hidup itu berat namun bukan untuk dihindari

Hidup ini akan makin berat jika kita tidak saling tolong – menolong, bahkan bukan untuk dihindari, sehingga biar sedikit tetapi kita mau berbuat untuk sesama dengan tulus.

BACA JUGA  Mendoakan yang Telah Pergi, Menghidupi yang Masih Ada

Kapolres juga menyampaikan permohonan maaf atas kedatanganya bersama rombongan ibu – ibu bhayangkara disaat sudah malam.

“Mohon maaf ya bapak kita datang sama ibu-ibu sudah malam tetapi ini karena kita semua sayang sama bapak sekeluarga. Jika ada yang mau menolong bapak silahkan, tidak pun biarkan saja” Ungkap Kapolres

Dikatakannya, disini kita tidak berpolitik bapak, tetapi polisi hadir hanya untuk membantu dengan semangat atas nama kemanusiaan.

“Bapak jangan merasa takut karena ada kita-kita disini yang selalu ada bersama bapak. Kita ini bersaudara dan kami datang tidak untuk berpolitik apapun. Kita hanya ingin membantu dengan tulus dan ikhlas. Bantuan ini semua bukan dari saya sendiri melainkan dari ibu – ibu bhayangkari semua bersama pak Kapolsek. Ungkapnya.

Facebook Coment

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gereja Lama Tak Lagi Memadai, Umat di Oepoli Berjuang Bangun Rumah Ibadah Baru
40 Tahun Imamat Romo Chris Taus, Uskup Agung Kupang: Imamat Adalah Rahmat dan Kesetiaan
Satgas Yonarhanud 14/PWY Amankan 1.820 Liter Solar di Belu
Dari Kapela Sto. Yoseph Sublele, Ziarah Arca Bunda Maria Paroki Santa Helena Camplong Dimulai
Menarik Tali Bersama, Menarik Harapan untuk Rumah Ibadah di GMIT Betel Oelusapi – Fatuleu Barat
Tema Komunikasi Sosial Sedunia 2027: Cara Pandang Baru di Era Clickbait
SMA Efata Sulamu Klarifikasi Video Viral, Tiga Siswa Jalani Pembinaan di Polsek
Paus Leo XIV di Paris: “Tak Seorang Pun Hanya Sebuah Angka”
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:56 WITA

Gereja Lama Tak Lagi Memadai, Umat di Oepoli Berjuang Bangun Rumah Ibadah Baru

Selasa, 20 Oktober 2026 - 08:46 WITA

40 Tahun Imamat Romo Chris Taus, Uskup Agung Kupang: Imamat Adalah Rahmat dan Kesetiaan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:50 WITA

Satgas Yonarhanud 14/PWY Amankan 1.820 Liter Solar di Belu

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:39 WITA

Dari Kapela Sto. Yoseph Sublele, Ziarah Arca Bunda Maria Paroki Santa Helena Camplong Dimulai

Rabu, 30 September 2026 - 11:43 WITA

Menarik Tali Bersama, Menarik Harapan untuk Rumah Ibadah di GMIT Betel Oelusapi – Fatuleu Barat

Berita Terbaru

Iman & Gereja

Hukum Kasih: Inti Ajaran Yesus dan Pedoman Hidup Orang Kristiani

Sabtu, 24 Okt 2026 - 10:31 WITA

Pater Frans Lackner & Rd. Ama Kolo Imam Perdana dari Pulau Sabu

Iman & Gereja

25 Tahun Imamat Ama Kolo, Imam Pertama dari Pulau Sabu

Kamis, 22 Okt 2026 - 12:52 WITA

error: Content is protected !!