Aula Gereja di Kampung Yakonde dijadikan Tempat Salat Peserta KMAN VI

- Editor

Kamis, 27 Oktober 2022 - 21:39 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sentani, MataTimor– Aula Jemaat Gereja Kristen Indonesia (GKI) Ebenhaezer di kampung adat Yakonde, Sentani, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua, dijadikan warga setempat sebagai tempat salat bagi peserta Sarasehan Kongres Masyarakat Adat Nusantara (KMAN) VI.

Penyediaan lokasi salat itu diapresiasi oleh para peserta sarasehan yang hadir di lokasi, khususnya yang beragama Islam, karena seluruh masyarakat kampung Yakonde beragama Kristen.

“Menurut kami di sini (kampung Yakonde) sangat bagus dan berkesan, karena kami sebagai komunitas Islam sudah disediakan tempat Ibadah yang ditempatkan di Gereja Ebenheizer di lantai dua,” ujar Rita Munggol, peserta saresehan dari Kabupaten Boolang Mogondow, Provinsi Sulawesi Utara kepada media ini pada Rabu (26/10/2022).

BACA JUGA  Lambang Menetapkan Tersangka Kasus Penyelundupan Pupuk Non Subsidi ke Timor Leste, Ini Ancaman GMNI

PASANG IKLAN ANDA DI SINI!

ads

MURAH! Hubungi 08113810024

Menurut Rita, kerelaan masyarakat adat Yakonde untuk menyediakan tempat ibadah mereka dipakai peserta sarasehan beragama lain selama dua hari ini merupakan bentuk perwujudan toleransi yang nyata di Papua.

Toleransi dan keramahtamahan masyarakat setempat dinilai mencerminkan kesiapan panitia dalam menggelar rangkaian acara kongres yang berlangsung setiap lima tahun sekali tersebut.

“Jadi kami sangat salut atas panitia-panitia yang telah menyediakan tempat ibadah kami di gereja,” imbuh dia.

BACA JUGA  Gebyar SMK Se-Kab Kupang, SMKN 1 Kab. Kupang Pamerkan Hasil Karya Siswa

Senada, Ketua Rombongan Komunitas Amabom Raya, Saud Kumangki mengatakan penyediaan tempat ibadah peserta muslim di gereja menunjukkan bahwa nilai toleransi antara sesama pemeluk agama di Papua masih sangat terjaga dengan baik dalam keutuhan bingkai negara kesatuan republik Indonesia.

Dia mengakui, tersedianya tempat Salat di Aula Jemaat di Kompleks Gereja adalah hal unik dan bernilai toleransi tinggi yang pernah ditemui.

“Bagi kami, itu adalah sebuah penghargaan karena kebutuhan kami untuk melaksanakan salat bisa terpenuhi. Sebenarnya, itulah wujud dari nilai-nilai luhur dalam rangkah meningkatkan toleransi antara umat beragama,” jelas Saud.

BACA JUGA  Lirik Lagu Betapa Baiknya Engkau Tuhan

Pada awalnya, Saud bersama rekan-rekan yang beragama Muslim yang di tempatkan di Yakonde sempat kebingungan mencari tempat untuk salat karena Kampung Yakonde dihuni oleh penduduk Nasrani.

Kebingungan itu kemudian sirna ketika di beritahu oleh warga setempat jika Aula Jemaat GKI Ebenhaezer telah disiapkan untuk digunakan salat.

“Sikap toleransi yang dimilki oleh warga Papua bukan saja muncul saat adanya kongres, tetapi sikap toleransi di Papua sudah menjadi bagian yang tidak dapat terpisahkan dari kehidupan orang Papua,” katanya.

Foto: Amiri Yandi/InfoPublik

Facebook Coment

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemerintah Peringatkan Bahaya Ilusi Algoritma Saat Masyarakat Sampaikan Aspirasi
Lengkap! 45 Butir Pancasila dan Contoh Pengamalannya
Rayakan Pentakosta, Komunitas Pasutri ME Tanggung Koor di Paroki Sta. Helena Camplong
Seruan Pastoral KWI: “Bangkit Bersama dalam Pengharapan” di Tengah Krisis Bangsa
200 Ribu Anak Terpapar Judi Online, Keluarga Diminta Jadi Benteng Utama
Guru Non-ASN Tak Perlu Cemas, Kemendikdasmen Beri Jaminan Keberlanjutan Tugas
Yesus adalah Jalan, Kebenaran, dan Hidup
FLS3N Kupang Barat Jadi Ajang Bakat Siswa dan Promosi UMKM
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:20 WITA

Pemerintah Peringatkan Bahaya Ilusi Algoritma Saat Masyarakat Sampaikan Aspirasi

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:04 WITA

Rayakan Pentakosta, Komunitas Pasutri ME Tanggung Koor di Paroki Sta. Helena Camplong

Sabtu, 23 Mei 2026 - 08:54 WITA

Seruan Pastoral KWI: “Bangkit Bersama dalam Pengharapan” di Tengah Krisis Bangsa

Kamis, 14 Mei 2026 - 23:21 WITA

200 Ribu Anak Terpapar Judi Online, Keluarga Diminta Jadi Benteng Utama

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:48 WITA

Guru Non-ASN Tak Perlu Cemas, Kemendikdasmen Beri Jaminan Keberlanjutan Tugas

Berita Terbaru

KOTBAH & RENUNGAN

Menghadapi Ketakutan dengan Kuasa dan Pemeliharaan Ilahi

Sabtu, 20 Jun 2026 - 18:32 WITA

Gambar oleh: matatimor.net

KOTBAH & RENUNGAN

Ekaristi Kudus: Roti Hidup Penjamin Kehidupan Kekal

Sabtu, 6 Jun 2026 - 15:34 WITA

Gambar oleh: matatimor.net

INSPIRASI

Dari Konten ke Pewartaan: Misi Komsos Menjangkau Dunia

Senin, 1 Jun 2026 - 10:47 WITA

error: Content is protected !!