Kabar Gembira! Kemendikdasmen Kucurkan Rp14 Triliun untuk Guru Non-ASN di 2026

Kabar Baik bagi Guru di Wilayah 3T: Tunjangan Khusus 2026 Kini Setara TPG

- Editor

Selasa, 27 Januari 2026 - 10:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, MATATIMOR.net – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) membawa angin segar bagi para pahlawan tanpa tanda jasa di seluruh penjuru tanah air. Memasuki tahun 2026, pemerintah resmi memperkuat komitmen kesejahteraan bagi guru non-ASN dengan mengalokasikan anggaran fantastis mencapai lebih dari Rp14 triliun.

Direktur Jenderal Guru, Tenaga Kependidikan, dan Pendidikan Guru (Dirjen GTKPG), Nunuk Suryani, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk nyata keberpihakan pemerintah terhadap nasib guru non-ASN agar dapat bekerja secara profesional dan bermartabat.

“Kami memahami betul tantangan yang dihadapi guru. Karena itu, pemerintah berkomitmen memperkuat kebijakan strategis mulai dari penataan status, sertifikasi, hingga perlindungan guru secara berkelanjutan,” ujar Nunuk dalam keterangannya di Jakarta, Senin (26/1).

BACA JUGA  Cara dapat uang dari Youtube

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kenaikan Insentif dan Tunjangan Profesi

Ada beberapa poin krusial dalam skema kesejahteraan tahun 2026 yang patut disimak oleh para guru non-ASN:

  • Kenaikan Insentif Bulanan: Mulai tahun ini, insentif guru non-ASN naik dari Rp300.000 menjadi Rp400.000 per bulan. Pemerintah menyiapkan Rp1,8 triliun untuk menyasar 377.143 guru penerima.
  • Tunjangan Profesi Guru (TPG): Bagi guru non-ASN bersertifikat pendidik, TPG kini dipatok sebesar Rp2 juta per bulan (naik Rp500 ribu dari tahun sebelumnya). Total anggaran untuk sektor ini mencapai Rp11,5 triliun bagi 392.870 guru.
  • Tunjangan Khusus Wilayah 3T: Guru yang mengabdi di wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T) mendapatkan perhatian khusus dengan tunjangan sebesar Rp2 juta per bulan. Anggaran TKG tahun ini naik menjadi Rp706 miliar untuk 28.892 guru.
BACA JUGA  Syarat Penerima BLT BBM. Cek Nama, Cara Daftar, Pengajuan dan Pengaduan.

Fokus pada Sertifikasi dan Status ASN

Selain dukungan finansial, Kemendikdasmen terus menggenjot program Pendidikan Profesi Guru (PPG). Tercatat pada periode 2024-2025, lebih dari 750 ribu guru non-ASN telah mengikuti PPG sebagai jalur menuju sertifikasi profesional.

Tak hanya itu, dalam kurun waktu lima tahun terakhir, pemerintah secara konsisten telah mengangkat lebih dari 900 ribu guru honorer menjadi ASN melalui skema Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

BACA JUGA  Ditanya LPJ, Mantan Kades di Kab.Malaka Hajar Warganya

Dampak Nyata bagi Pengajar

Manfaat kebijakan ini dirasakan langsung oleh para praktisi di lapangan. Any Anggraeni, seorang guru sekolah swasta, mengaku tunjangan ini sangat membantu dalam peningkatan kompetensi dan ekonomi keluarga.

“Ini bukan sekadar bantuan finansial, tapi pengakuan atas perjuangan guru. Saya bisa membeli buku literasi untuk siswa dan membantu biaya kuliah anak-anak saya di rumah,” ungkap Any.

Kemendikdasmen berharap kebijakan ini didukung oleh seluruh pemangku kepentingan demi terciptanya lingkungan belajar yang berkualitas. Dengan kesejahteraan yang terjamin, diharapkan kualitas pendidikan nasional akan semakin meningkat secara merata.

Reporter: MataTimor.net Editor: del neonub

Facebook Coment

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satgas Yonarhanud 14/PWY Amankan 1.820 Liter Solar di Belu
Dari Kapela Sto. Yoseph Sublele, Ziarah Arca Bunda Maria Paroki Santa Helena Camplong Dimulai
Modul Belajar Mandiri Uji Pemetaan Kompetensi Guru BINDO
Menarik Tali Bersama, Menarik Harapan untuk Rumah Ibadah di GMIT Betel Oelusapi – Fatuleu Barat
Tema Komunikasi Sosial Sedunia 2027: Cara Pandang Baru di Era Clickbait
SMA Efata Sulamu Klarifikasi Video Viral, Tiga Siswa Jalani Pembinaan di Polsek
Paus Leo XIV di Paris: “Tak Seorang Pun Hanya Sebuah Angka”
Paus Leo XIV di UNESCO, Perdamaian, Pendidikan, dan Martabat Manusia di Era AI
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:50 WITA

Satgas Yonarhanud 14/PWY Amankan 1.820 Liter Solar di Belu

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:39 WITA

Dari Kapela Sto. Yoseph Sublele, Ziarah Arca Bunda Maria Paroki Santa Helena Camplong Dimulai

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:36 WITA

Modul Belajar Mandiri Uji Pemetaan Kompetensi Guru BINDO

Rabu, 30 September 2026 - 11:43 WITA

Menarik Tali Bersama, Menarik Harapan untuk Rumah Ibadah di GMIT Betel Oelusapi – Fatuleu Barat

Senin, 28 September 2026 - 13:57 WITA

SMA Efata Sulamu Klarifikasi Video Viral, Tiga Siswa Jalani Pembinaan di Polsek

Berita Terbaru

Satgas Yonarhanud 14/PWY amankan 1.820 liter solar dalam dua dugaan upaya penyelundupan di perbatasan RI–Timor Leste, Kabupaten Belu, NTT.

BERITA

Satgas Yonarhanud 14/PWY Amankan 1.820 Liter Solar di Belu

Jumat, 9 Okt 2026 - 09:50 WITA

Gambar Olahan Komisi Komunikasi Sosial Paroki Sta. Helena Camplong

Iman & Gereja

Kebun Anggur Tuhan dan Buah Kehidupan yang Diharapkan-Nya

Sabtu, 3 Okt 2026 - 07:05 WITA

Gambar dihasilkan dengan Kecerdasan Buatan (ChatGPT)

PENDIDIKAN

Modul Belajar Mandiri Uji Pemetaan Kompetensi Guru BINDO

Kamis, 1 Okt 2026 - 10:36 WITA

error: Content is protected !!