Pesan Paskah 2025 Uskup Keuskupan Agung Kupang

- Editor

Kamis, 17 April 2025 - 03:08 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

“PASKAH: PENGGENAPAN HARAPAN BAGI PARA PEZIARAH PENGHARAPAN”

Umat beriman yang terkasih dalam Kristus.

Kita telah berada pada Triduum Paskah, puncak dari masa Prapaskah yang telah kita jalani sebagai para peziarah pengharapan dalam semangat tobat dan pengorbanan selama kurang lebih empat
puluh hari. Kita bersyukur, karena berkat kasih dan kerahiman Allah, kita diperkenankan untuk merayakan Paskah, kemenangan Kristus atas dosa dan maut.

Paskah hadir sebagai dasar iman kita. Tanpa Kebangkitan Tuhan kita Yesus Kristus, Kekristenan hanya akan menjadi kumpulan ajaran bijak, bukan iman yang hidup yang telah mengubah kehidupan miliaran manusia selama kurang lebih dua milenium.

BACA JUGA  Paus Leo XIV : AI Harus membantu Bukan MENGHALANGI

PASANG IKLAN ANDA DI SINI!

ads

MURAH! Hubungi 08113810024

Perayaan Paskah dalam iman Kristen menjadi pengingat mendalam akan harapan dan pembaharuan yang lahir dari Kebangkitan.

Saat kita berkumpul sebagai orang-orang beriman untuk memperingati peristiwa iman nan agung ini, kita meneguhkan kembali komitmen kita pada prinsip kasih, rahmat, dan penebusan yang
diwujudkan oleh Kristus.

Dengan melakukan hal itu, kita tidak hanya menghormati pengorbanan
luar biasa yang diberikan Tuhan bagi umat manusia, tetapi juga merangkul janji kehidupan kekal yang disimbolkan oleh Kebangkitan, yang menginspirasi tindakan kasih dan kebaikan yang tak
terhitung di dunia.

BACA JUGA  Renungan Katolik Minggu Prapaskah I - Rm. Chris Taus, Pr.

Rasul Paulus mengungkapkan kebenaran ini dengan sangat jelas dalam suratnya
yang pertama kepada jemaat di Korintus: “Dan jika Kristus tidak dibangkitkan, maka sia-sialah kepercayaan kamu…” (1 Kor 15:17). Pernyataan ini menegaskan betapa sentralnya Paskah bagi iman kita.

Tidak seperti hari raya keagamaan lain yang memperingati peristiwa penting, Paskah merayakan fondasi, di atasnya berdiri seluruh harapan Kristen. Keutamaan Paskah muncul dari posisinya yang unik sebagai penggenapan rencana penebusan
Allah.

Dalam Kebangkitan, kita menyaksikan pengesahan ilahi atas pengorbanan Kristus pada Jumat Agung. Kubur yang kosong menyatakan bahwa maut, musuh terakhir umat manusia, telah dikalahkan. Kemenangan ini mengubah pemahaman kita akan kehidupan manusia, memberikan makna kekal pada peziarahan kita yang sementara di dunia ini.

BACA JUGA  Ini Kata Paus Fransiskus tentang Paus Benediktus XVI

Secara historis, Paskah yang kita rayakan merupakan penggenapan Paskah Yahudi, sekaligus mengungkapkan makna yang lebih dalam dari perayaan pembebasan tersebut. Sebagaimana Kristus, Anak Domba Paskah kita telah dikorbankan bagi kita, Paskah mengumandangkan eksodus yang lebih agung, bukan sekadar dari perbudakan fisik, melainkan terutama dari perbudakan dosa
dan maut itu sendiri.

Gereja awal telah mengakui pentingnya Paskah. Perayaan kebangkitan Kristus merupakan hari raya Kristen pertama, bahkan sebelum Natal.

Facebook Coment

Penulis : Mgr. Hironimus Pakaenoni

Editor : Del Neonub

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

​Doa, Iman, dan Kuasa yang Meredakan Badai Hidup
Mukjizat Kelimpahan: Dari Hati yang Tergerak Hingga Berkat yang Melimpah
Menemukan Harta yang Tak Ternilai: Renungan Minggu Biasa XVII
Gandum dan Lalang: Meneladani Kesabaran Allah yang Tanpa Batas
Kekuatan Sabda Allah dan Tanggung Jawab Iman Kita
Menemukan Kedamaian yang Hilang di Tengah Hidup Sehari-hari
Paus Tunjuk Mgr. Walter Erbì sebagai Nunsius Apostolik untuk Indonesia dan ASEAN
Panggilan Menuju Kekudusan dan Ganjaran Melimpah dari Allah
Berita ini 134 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:01 WITA

​Doa, Iman, dan Kuasa yang Meredakan Badai Hidup

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 16:16 WITA

Mukjizat Kelimpahan: Dari Hati yang Tergerak Hingga Berkat yang Melimpah

Sabtu, 25 Juli 2026 - 08:47 WITA

Menemukan Harta yang Tak Ternilai: Renungan Minggu Biasa XVII

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:11 WITA

Gandum dan Lalang: Meneladani Kesabaran Allah yang Tanpa Batas

Sabtu, 4 Juli 2026 - 07:54 WITA

Menemukan Kedamaian yang Hilang di Tengah Hidup Sehari-hari

Berita Terbaru

Oplus_131072

KOTBAH & RENUNGAN

​Doa, Iman, dan Kuasa yang Meredakan Badai Hidup

Sabtu, 8 Agu 2026 - 06:01 WITA

Minggu Biasa XVIII

KOTBAH & RENUNGAN

Mukjizat Kelimpahan: Dari Hati yang Tergerak Hingga Berkat yang Melimpah

Sabtu, 1 Agu 2026 - 16:16 WITA

KOTBAH & RENUNGAN

Menemukan Harta yang Tak Ternilai: Renungan Minggu Biasa XVII

Sabtu, 25 Jul 2026 - 08:47 WITA

Gambar dokumentasi dan olahan matatimor.net

KOTBAH & RENUNGAN

Gandum dan Lalang: Meneladani Kesabaran Allah yang Tanpa Batas

Sabtu, 18 Jul 2026 - 09:11 WITA

Gambar dibuat dengan GeminiAI (prompt oleh del neonub)

OPINI

Final Piala Dunia 2026: Takdir Sejarah vs. Kekuatan Devosi

Kamis, 16 Jul 2026 - 06:45 WITA

error: Content is protected !!