Renungan Katolik Minggu Biasa XIII 26/06/2022

- Editor

Sabtu, 25 Juni 2022 - 12:09 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Minggu Biasa 13

1 Raj, 19, 16,19-21, Gal 5 : 1, 13 – 18, Luk,9, 51-62

Oleh RD. Jhon Chris Taus

Setelah Yesus berkeliling ke segala tempat untuk mewartakan kabar gembira Kerajaan Allah, Yesus siap dan berteguh hati untuk ke kota Yerusalem.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Karena di Yerusalemlah Yesus akan memulai jalan penderitaanNya yg mengantar Dia menuju kepada kemuliaanNya.

Yerusalem adalah kota suci abadi, tempat takhta Raja Daud.

Di Yerusalem ini Yesus Mesias yg terjanji akan meraja, naik ke singgasana mulia yaitu takhta Salib.

BACA JUGA  Memasuki Pekan Suci: Menelusuri Jejak Yesus di Minggu Palma

Yesus memang siap dan berteguh hati mati di Yerusalem, sebab ada tertulis,

…tidak ada nabi yg mati dibunuh di luar kota Yerusalem..(Luk,9,7-9).

Selama perjalanan ke Yerusalem ini, Yesus singgah di kota Samaria, tetapi Yesus ditolak, Karena orang-orang Samaria tidak mengerti tentang Misteri Salib yg akan menimpa Yesus .

Ketika Yesus melanjutkan perjalanan ini, ada seseorang yang berlari datang kepada Yesus dan berkata:

…aku akan mengikuti Engkau ke mana saja Engkau pergi!.

Yesus : serigala punya liang, burung punya sarang, tetapi Putera Manusia tidak punya tempat untuk meletakkan kepalanya.

BACA JUGA  Kotbah Katolik Minggu Biasa XI

Ketika Yesus melanjutkan perjalanan Nya, Yesus berkata kepada seorang yang lain.

Ikutilah Aku. Tetapi org itu berkata : izinkanlah aku pergi kuburkan bapakku!

Yesus : biarlah orabg mati menguburkan org mati, tetapi engkau, pergilah wartakanlah kerajaan Allah.

Seorang lain lagi berkata kepada Yesus, aku akan mengikuti Engkau, tetapi izinkanlah aku pergi pamit dahalu dengan keluargaku …

Yesus : barangsiapa yang siap membajak, dan menoleh ke belakang, ia tidak layak bagi kerajaan Allah…

Bagi Yesus mewartakan kabar gembira Kerajaan Allah, adalah sangat penting dan mendesak, tanpa ada syarat2-syarat.

BACA JUGA  Kotbah Minggu 08/01/2023 Hari Raya Penampakan Tuhan /Epifania

Panggilan Elisa menjadi nabi adalah satu contoh cemerlang bagaimana manusia sangat tegas dan pasti, serta siap menjawabi panggilan Allah.

Elisa orang kaya, tetapi demi panggilan ALLAH, Elisa dengan rela meninggalkan segala-galanya, termasuk kekayaannya.

Kisahnya ketika nabi Elia gurunya, melemparkan mantelnya kepada Elisa dan penyembelihan pasangan lembu korban, menjadi bukti Elisa meninggalkan segala-galanya untuk menjadi seorang Nabi ALLAH.]

Menjadi murid Yesus, hendaknya siap memikul salib, menyangkal diri dan mengikuti Yesus.

Siap menderita, dan mati bersama Yesus, tetapi bangkit bersama dengan Yesus. Amen.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jubah Putih Kita Telah Dicuci dalam Darah Anak Domba
Hukum Kasih: Inti Ajaran Yesus dan Pedoman Hidup Orang Kristiani
Renungan Minggu Biasa XXIX: Hak Kaisar dan Hak Allah
Undangan Perjamuan Tuhan dan Kesiapan Hati Kita
Kebun Anggur Tuhan dan Buah Kehidupan yang Diharapkan-Nya
Bertobat dan Kembali kepada Tuhan: Jalan Menuju Keselamatan
Ketika Kemurahan Hati Tuhan Dianggap Tidak Adil: Renungan Minggu Biasa XXV
Mengampuni Tanpa Batas: Jalan Menuju Damai dan Belaskasih Allah
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:31 WITA

Hukum Kasih: Inti Ajaran Yesus dan Pedoman Hidup Orang Kristiani

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:11 WITA

Renungan Minggu Biasa XXIX: Hak Kaisar dan Hak Allah

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 07:31 WITA

Undangan Perjamuan Tuhan dan Kesiapan Hati Kita

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 07:05 WITA

Kebun Anggur Tuhan dan Buah Kehidupan yang Diharapkan-Nya

Sabtu, 26 September 2026 - 06:25 WITA

Bertobat dan Kembali kepada Tuhan: Jalan Menuju Keselamatan

Berita Terbaru