Kotbah Katolik Minggu Biasa 32, 12/11/2023

- Editor

Sabtu, 11 November 2023 - 22:45 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kotbah Katolik Minggu Biasa 32 oleh Rm. Jhon Chris Taus, Pr – Paroki Sta. Helena Camplong

Injil miggu ini Yesus berbicara tentang : Akhir jaman, kedatangan Tuhan, dan bagaimana dengann bijaksana kita menyongsong kedatangan Tuhan. Tuhan sudah datang tetapi Tuhan akan datang lagi pada akhir jaman.

Kapan peristiwa itu terjadi, tidak ada seorangpun yang tahu. Kita hanya diingatkan untuk selalu siap siaga dan berjaga jaga selalu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tentang hal ini Yesus mengajarkanNya dalam perumpamaan tentang 10 gadis, 5 gadis BIJAKSANA, 5 GADIS BODOH.

II. KEBIJAKSANAAN ADALAH ALLAH :

Dalam menanggapi segala rencana dan kehendak Allah, apapun bentuknya, kita dituntut untuk BERSIKAP BIJAKSANA, dan penulis kitab kebijaksanaan menggambarkan bahwa, kebijaksanaan adalah SABDA ALLAH, yang hidup di tengah-tengah kita. Dan kebijaksanaan adalah ALLAH sendiri.

Berarti kebijaksanaan adalah hidup dalam terang Sabda Allah. Mencari kebijaksanaan berarti berusaha untuk hidup dalam terang Sabda Allah, maka orang jujur dan benar pasti akan menemukan Allah.

BACA JUGA  Relasi Tanpa Nutrisi: Bahaya Keapatisan dalam Cinta dan Iman

III: AKHIR JAMAN DAN KEDATANGAN TUHAN :


Kita sering dengar dalam kisah Kitab Suci, tentang AKHIR JAMAN, AKHIR DUNIA, HARI KIAMAT semua ini merujuk tentang kedatangan Tuhan yang penuh kuasa, yang mengadili setiap orang, dan setiap orang akan mempertanggungjawabkan hidupnya di hadapan Tuhan.

Karena saat itu Tuhan hadirkan kepenuhan kerajaan Allah/kerajaan surga, kerajaan keselamatan Allah.

Kapan peristiwa ini terjadi, tidak ada seorang pun yang tahu, hanya Allah Bapa yang tahu. Yesus dengan gamblang menyatakan Tuhan datang sebagai pencuri di waktu malam, maka kita dituntut untuk selalu waspada, berjaga jaga selalu.

Kita hidup di jaman Milenial ini, ada suara beberapa gereja, juga para peramal, yang berbicara tentang kedatangan Tuhan ini, dengan menafsir teks-teks Kitab suci, tentang kedatangan Tuhan, dan membuat kepastian waktunya, tetapi semuanya SIA SIA BELAKA. Yesus tegaskan tentang saat dan waktu.

BACA JUGA  Purna Tugas, Kades Tasain Pamit & Berterimakasih ke Masyarakatnya

Tidak ada yang tahu, HANYA ALLAH BAPA DI SURGA YANG TAHU.

IV: YESUS DAN PERUMPAMAAN 10 GADIS :

Untuk menyongsong kedatangan Tuhan, dengan siap siaga dan berjaga jaga dan bijaksana. Yesus mengajarkan dalam perumpamaan tentang 10 gadis. (kita tahu kisahnya, saya tidak ulang lagi di sini) Intinya ada 10 gadis yang siap menyongsong kedatangan pengantin, 5 gadis bijaksana, 5 gadis bodoh.

Gadis-gadis ini bertindak menurut pikiran dan keyakinannya masing-masing.

Gadis-gadis Bodoh: mereka berpikir praktis saja, mereka yakin, tidak mungkin pengantin itu (laki-laki) datang sampai larut malam, mungkin juga datang jelang fajar, maka tidak perlu pelita lagi.

Gadis-gadis bijaksana: mereka berpikir sangat hati-hati mempertimbangkan segala yang akan terjadi, tanpa spekulasi, mereka tidak mau kecolongan dengan kedatangan pengantin yang merupakan kesempatan untuk ikut serta dalam perjamuan nikah itu.

BACA JUGA  Pagu Anggaran Kemendes PDTT 2023 Rp2,99 Triliun Disetujui DPR

Maka mereka siapkan pelitanya dengan minyak. (gadis-gadis ini menanti bersama pengantin wanita).

Dan benar, tengah malam terdengar suara, PENGANTIN DATANG SONGSONGLAH DIA. Yang bijaksana dan siapkan pelita, mereka masuk dan turut dalam perjamuan pesta nikah itu.

Sedangkan yg tidak siapkan pelitanya, TIDAK MASUK IKUT DALAM PESTA NIKAH ITU. Menyesal tapi tidak ada gunanya lagi
Intinya, rencana kedatangan Tuhan selalu di luar rencana, dan pikiran manusia, dan tak dapat diketahui kepastiannya

V: PESAN IMAN:
– Tuhan pasti datang tetapi tidak ada seorang pun yang tahu, maka waspadalah selalu.
– Siapkanlah pelita hidupmu dengan minyak secukupnya: minyak: kasih, Pengampun, belas kasih, rela berbagi dengan sesama, turut menghibur yang susah dan berdukacita, maka Kerajaan surga menjadi milikmu. Semoga, Amen
Minggu Biasa 32
Keb,6,13-17
Mat,25,1-13

Facebook Coment

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hukum Kasih: Inti Ajaran Yesus dan Pedoman Hidup Orang Kristiani
25 Tahun Imamat Ama Kolo, Imam Pertama dari Pulau Sabu
Gereja Lama Tak Lagi Memadai, Umat di Oepoli Berjuang Bangun Rumah Ibadah Baru
40 Tahun Imamat Romo Chris Taus, Uskup Agung Kupang: Imamat Adalah Rahmat dan Kesetiaan
Renungan Minggu Biasa XXIX: Hak Kaisar dan Hak Allah
Undangan Perjamuan Tuhan dan Kesiapan Hati Kita
Satgas Yonarhanud 14/PWY Amankan 1.820 Liter Solar di Belu
Kebun Anggur Tuhan dan Buah Kehidupan yang Diharapkan-Nya
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:31 WITA

Hukum Kasih: Inti Ajaran Yesus dan Pedoman Hidup Orang Kristiani

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:52 WITA

25 Tahun Imamat Ama Kolo, Imam Pertama dari Pulau Sabu

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:56 WITA

Gereja Lama Tak Lagi Memadai, Umat di Oepoli Berjuang Bangun Rumah Ibadah Baru

Selasa, 20 Oktober 2026 - 08:46 WITA

40 Tahun Imamat Romo Chris Taus, Uskup Agung Kupang: Imamat Adalah Rahmat dan Kesetiaan

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 07:31 WITA

Undangan Perjamuan Tuhan dan Kesiapan Hati Kita

Berita Terbaru

Iman & Gereja

Hukum Kasih: Inti Ajaran Yesus dan Pedoman Hidup Orang Kristiani

Sabtu, 24 Okt 2026 - 10:31 WITA

Pater Frans Lackner & Rd. Ama Kolo Imam Perdana dari Pulau Sabu

Iman & Gereja

25 Tahun Imamat Ama Kolo, Imam Pertama dari Pulau Sabu

Kamis, 22 Okt 2026 - 12:52 WITA

error: Content is protected !!