Tim SAR Gabungan TNI AL Evakuasi Korban KM Express Cantika 77 

- Editor

Rabu, 26 Oktober 2022 - 09:16 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang – Matatimor.Net – Tim SAR gabungan TNI Angkatan Laut (TNI AL) melakukan pencarian dan evakuasi terhadap korban KM Express Cantika 77, pada Selasa (25/10/2022) mengalami musibah kebakaran saat berlayar dari Pelabuhan Tenau, Kupang menuju Kalabahi, Kabupaten Alor  Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dalam keterangan resmi Dispenal, Rabu (26/10/2022) mengungkapkan awal kejadian musibah tersebut berawal KM Express Cantika 77 bertolak dari Pelabuhan Tenau Kupang pada pukul 11.00 WITA, sekitar pukul 13.40 WITA kapal tersebut dilaporkan terbakar di sekitar perairan Naikliu, Tanjung Gemuk, Desa Afoan, Kecamatan Amfoang Utara, Kabupaten Kupang.

Menurut korban penumpang selamat, api tiba-tiba muncul dari kamar mesin bagian belakang, nahkoda kapal a.n Edwin Pareda menginformasikan bahwa kapal dalam kondisi darurat, meminta seluruh penumpang dan ABK menggunakan alat pelampung keselamatan. Walaupun dilaksanakan penanggulangan, namun api semakin membesar hingga api menjalar kebagian geladak kapal yang paling atas, sehingga penumpang semakin panik. 

BACA JUGA  BREAKING NEWS - Pick Up terbalik di Jalan Waduk Raknamo, 9 Orang Kritis

PASANG IKLAN ANDA DI SINI!

ads

MURAH! Hubungi 08113810024

KM Express Cantika 77 membawa penumpang sebanyak 177 orang, dengan rincian 167 penumpang dan 10 ABK. Otoritas Pelabuhan Tenau saat menerima informasi kejadian KM Express Cantika 77 terbakar, selanjutnya menghubungi potensi SAR di Kupang untuk melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan terhadap korban kapal naas tersebut.

Tim SAR Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) VII Kupang dan Pos Angkatan Laut (Posal) Oepoli dan stake holder yang lain segera mengerahkan asset untuk melakukan operasi SAR, yaitu KAL Weling dan Sea Rider Lantamal VII, Basarnas KN Antareja, RIB 10 Basarnas, KM Cantika 9E, KM Express Bahari 3 C serta para personil Bakamla Kupang berangkat menuju titik lokasi kejadian di sekitar perairan Laut Timor melaksanakan pencarian dan evakuasi korban untuk di bawa ke darat selanjutnya di evakuasi ke Rumah Sakit terdekat di Kota Kupang.

BACA JUGA  Di Tengah Genangan Air, Siswa/i SD Manulor di Belu Antusias Mengikuti Upacara Yang di Pimpin Sertu Maksi Koli Berek

Sebanyak 19 Unit Ambulance disiagakan di Pelabuhan Tenau Kupang untuk membawa para korban ke rumah sakit, terdiri dari, 3 unit Ambulance Karantina Kesehatan, 1 unit Ambulance Diskes Lantamal VII, 1 unit Ambulance RSAL Samuel J. Moeda, 1 unit Bus Polres Kota Kupang, 4 unit Ambulance Bidokes, 4 unit Ambulance pempov, 3 unit dan 3 unit Ambulance Basarnas.

Sementara itu dari evakuasi di Naikliu pimpinan Danposal Oepoli Letda Laut (P) Imin beserta lima prajurit TNI AL dan tim SAR lainnya berhasil mengevakuasi sebanyak 211 orang, dengan rincian 204 Orang selamat, 7 orang meninggal dunia.

BACA JUGA  Aku Yang suka tertawa

Tim SAR gabungan masih belum bisa memastikan jumlah penumpang sebenarnya, sampai dengan berita ini di-release Tim SAR gabungan telah mengevakuasi 326 orang, dengan rincian 311 orang korban selamat dan 15 orang korban meninggal dunia.

Kesigapan jajaran TNI AL dalam membantu evakuasi korban kecelakaan di laut merupakan bentuk pelaksanaan perintah Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono yaitu dimanapun TNI AL berada harus memberi manfaat kepada rakyat dengan cepat tanggap menghadapi kesulitan rakyat.

Sumber Foto: Dispenal

Facebook Coment

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Paus Tunjuk Mgr. Walter Erbì sebagai Nunsius Apostolik untuk Indonesia dan ASEAN
Jejak Iman Sejak 1942: Uskup Agung Kupang Disambut Adat Lamaholot pada HUT ke-30 Paroki Pariti
Pemerintah Peringatkan Bahaya Ilusi Algoritma Saat Masyarakat Sampaikan Aspirasi
Lengkap! 45 Butir Pancasila dan Contoh Pengamalannya
Rayakan Pentakosta, Komunitas Pasutri ME Tanggung Koor di Paroki Sta. Helena Camplong
Seruan Pastoral KWI: “Bangkit Bersama dalam Pengharapan” di Tengah Krisis Bangsa
200 Ribu Anak Terpapar Judi Online, Keluarga Diminta Jadi Benteng Utama
Guru Non-ASN Tak Perlu Cemas, Kemendikdasmen Beri Jaminan Keberlanjutan Tugas
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 05:03 WITA

Paus Tunjuk Mgr. Walter Erbì sebagai Nunsius Apostolik untuk Indonesia dan ASEAN

Senin, 29 Juni 2026 - 20:16 WITA

Jejak Iman Sejak 1942: Uskup Agung Kupang Disambut Adat Lamaholot pada HUT ke-30 Paroki Pariti

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:20 WITA

Pemerintah Peringatkan Bahaya Ilusi Algoritma Saat Masyarakat Sampaikan Aspirasi

Senin, 1 Juni 2026 - 08:49 WITA

Lengkap! 45 Butir Pancasila dan Contoh Pengamalannya

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:04 WITA

Rayakan Pentakosta, Komunitas Pasutri ME Tanggung Koor di Paroki Sta. Helena Camplong

Berita Terbaru

Oplus_131072

KOTBAH & RENUNGAN

​Doa, Iman, dan Kuasa yang Meredakan Badai Hidup

Sabtu, 8 Agu 2026 - 06:01 WITA

Minggu Biasa XVIII

KOTBAH & RENUNGAN

Mukjizat Kelimpahan: Dari Hati yang Tergerak Hingga Berkat yang Melimpah

Sabtu, 1 Agu 2026 - 16:16 WITA

KOTBAH & RENUNGAN

Menemukan Harta yang Tak Ternilai: Renungan Minggu Biasa XVII

Sabtu, 25 Jul 2026 - 08:47 WITA

Gambar dokumentasi dan olahan matatimor.net

KOTBAH & RENUNGAN

Gandum dan Lalang: Meneladani Kesabaran Allah yang Tanpa Batas

Sabtu, 18 Jul 2026 - 09:11 WITA

Gambar dibuat dengan GeminiAI (prompt oleh del neonub)

OPINI

Final Piala Dunia 2026: Takdir Sejarah vs. Kekuatan Devosi

Kamis, 16 Jul 2026 - 06:45 WITA

error: Content is protected !!