STIKUM Prof. Dr. Yohanes Usfunan, SH.,MH Raih Akreditasi BAIK

- Editor

Selasa, 21 Juni 2022 - 23:00 WITA

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Kupang – Matatimornews – Kerja Keras, Upaya keras, dan usaha tim akreditasi Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIKUM) Prof. Dr. Yohanes Usfunan, SH.,MH., terbayar sudah.

Melalui Surat Keputusan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi, Nomor 3678/SK/BAN-PT/Ak-PKP/VI/2022 tentang Pemenuhan Syarat Peringkat Akreditasi Program Studi Hukum Pada Program Sarjana Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Prof. Dr. Yohanes Usfunan, SH.,MH. Kabupaten Kupang, menetapkan, Program Studi Hukum pada STIKUM Prof. Dr. Yohanes Usfunan, SH.,MH, memenuhi syarat Peringkat Akreditasi Baik.

“Hasil ini sangat membanggakan. STIKUM Kupang yang baru berusia empat tahun, namun telah berhasil meraih akreditasi tersebut. Tentu ini menjadi hal yang sangat disyukuri oleh seluruh civitas akademika STIKUM Kupang,” kata Sekretaris Umum Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIKUM) Prof.Dr.Yohanes Usfunan, SH.MH., Fredianus Neonnub. S.Fil.

PASANG IKLAN ANDA DI SINI!

MURAH! Hubungi 08113810024

Fredianus Neonnub, S.Fil. – Sekretaris STIKUM Prof. Dr. Yohanes Usfunan, SH.MH

Dikatakan, penilaian dari para assesor BAN-PT dalam kegiatan akreditasi sudah diterima kurun waktu kurang sebulan dan mendapat hasil sesuai yang diharapkan. Nilai ini berlaku selama 5 (lima) tahun dan sebelum waktunya berakhir, maka akan dinilai kembali melalui proses akreditasi secara luring.

Menurutnya, proses akreditasi dilakukan secara daring (online), mengikuti ketentuan sistem saat ini sehingga proses akreditasi pada Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIKUM) Prof.Dr.Yohanes Usfunan, SH.MH., dilakukan melalui proses daring.

“Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIKUM) Prof.Dr.Yohanes Usfunan, SH.MH., sendiri memiliki kelengkapan sarana dan prasarana yang serba baru, termasuk gedung perkuliahan, laboratorium dan fasilitas pendukung kuliah lainya. Capaian akreditasi ini, lanjut Fred bisa diraih karena seluruh SDM bekerja sama secara kompak dan solid untuk mengimplementasikan standar pendidikan yang telah ditetapkan secara nasional”, kata Fred Lulusan STFK Ledalero, yang juga sedang mengambil Pasca Sarjana Ilmu Hukum Pemerintahan di Mahendradata Bali.

Ia mengatakan dengan dukungan para dosen yang ahli dalam bidang Hukum maka keinginan Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIKUM) Prof.Dr.Yohanes Usfunan, SH.MH., menjalankan dan menerapkan proses pendidikan yang berkualitas, tahap demi tahap dapat dilakukan.

Lebih lanjut, Fred Neonnub memaparkan pihaknya bersyukur karena hasil kerja kerasnya dan seluruh civitas akademika di Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIKUM) Prof.Dr.Yohanes Usfunan, SH.MH.,
saat ini telah diakui dengan kenaikan akreditasi dengan kategori (Baik), hanya dalam waktu tak lebih empat tahun.

“Namun, kami tidak akan puas terhadap hal ini. Untuk itu kami harus lebih bekerja keras lagi mencapai akreditasi unggul di kemudian hari, sesuai target yang kami canangkan,” kata dia. Tahun ini menjadi tahun kebahagiaan bagi Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIKUM) Prof.Dr.Yohanes Usfunan, SH.MH.

Di tengah Covid-19, saat penerimaan mahasiswa baru lalu, jumlah mahasiswa baru yang mendaftar justru meningkat dua kali lipat dibanding tahun sebelumnya. Kami berterima kasih atas tingginya kepercayaan publik pada Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIKUM) Prof.Dr.Yohanes Usfunan, SH.MH., Ini menjadi amanah yang harus kami jaga,” tutup Fred. (*)

Facebook Coment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Saling Menegur dalam Kasih: Jalan Menuju Kesucian Hidup
Paus Tunjuk Mgr. Walter Erbì sebagai Nunsius Apostolik untuk Indonesia dan ASEAN
Jejak Iman Sejak 1942: Uskup Agung Kupang Disambut Adat Lamaholot pada HUT ke-30 Paroki Pariti
Pemerintah Peringatkan Bahaya Ilusi Algoritma Saat Masyarakat Sampaikan Aspirasi
Lengkap! 45 Butir Pancasila dan Contoh Pengamalannya
Rayakan Pentakosta, Komunitas Pasutri ME Tanggung Koor di Paroki Sta. Helena Camplong
Seruan Pastoral KWI: “Bangkit Bersama dalam Pengharapan” di Tengah Krisis Bangsa
200 Ribu Anak Terpapar Judi Online, Keluarga Diminta Jadi Benteng Utama
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 07:38 WITA

Saling Menegur dalam Kasih: Jalan Menuju Kesucian Hidup

Kamis, 2 Juli 2026 - 05:03 WITA

Paus Tunjuk Mgr. Walter Erbì sebagai Nunsius Apostolik untuk Indonesia dan ASEAN

Senin, 29 Juni 2026 - 20:16 WITA

Jejak Iman Sejak 1942: Uskup Agung Kupang Disambut Adat Lamaholot pada HUT ke-30 Paroki Pariti

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:20 WITA

Pemerintah Peringatkan Bahaya Ilusi Algoritma Saat Masyarakat Sampaikan Aspirasi

Senin, 1 Juni 2026 - 08:49 WITA

Lengkap! 45 Butir Pancasila dan Contoh Pengamalannya

Berita Terbaru

Iman & Gereja

Mengampuni Tanpa Batas: Jalan Menuju Damai dan Belaskasih Allah

Sabtu, 12 Sep 2026 - 08:08 WITA

BERITA

Saling Menegur dalam Kasih: Jalan Menuju Kesucian Hidup

Sabtu, 5 Sep 2026 - 07:38 WITA

KOTBAH & RENUNGAN

Mengikuti Yesus: Jalan Salib Menuju Mahkota Kemuliaan

Sabtu, 29 Agu 2026 - 10:36 WITA

KOTBAH & RENUNGAN

“Siapakah Aku Ini?” – Pengakuan Petrus dan Dasar Iman Gereja

Sabtu, 22 Agu 2026 - 20:32 WITA

error: Content is protected !!
Exit mobile version