Siapa Itu I H DOKO ?

BERITA51 Dilihat

I H DOKO. Merupakan nama Pahlawan dari NTT, yang dipakai sebagai salah satu nama jalan di Pusat Kota Karang. Tahukah anda siapa I H Doko itu? Mari kita lihat bersama…seperti yang saya kutip untuk anda dari : https://fritsditimor.wordpress.com

semoga Bermanfaat

Lahir : 20 November 1918, Ledemanu, Sabu, NTT,
Wafat : 29 Juli 1985, Kupang, NTT

Izaak Huru Doko memimpin dan mengorganisir tenaga-tenaga nasional untuk menghadapi Pemerintah Reaksioner Belanda (NICA) dan kaki tangannya. Ia pernah menjabat Menteri Penerangan N.I.T yang membantu perjuangan RI dan mengembalikan Presiden dan Wakil Presiden serta pemerintah RI ke Yogya. Karena perjuangan inilah, maka dalam tahun 1948, NIT diakui secara resmi oleh Pemerintah RI. Izaak Huru hampir menjadi korban G30S/PKI, dan termasuk dalam daftar utama orang yang harus dilenyapkan. Atas jasa-jasanya itu pemerintah RI menganugerahi gelar Pahlawan Nasional dan Tanda Kehormatan Bintang Maha Putra Adipradana.

Baca Juga  Gubernur NTT Kunjungi Kelompok Tani di Baumata

Riwayat Perjuangan
Izaak Huru Doko yang lahir di Seba, Pulau Sabu, 20 Nopember 1913 itu saat dibangku sekolah guru (H.I.K) Bandung, memimpin organisasi “de Timorsche Jongeren” yang mempunyai cabang di kota-kota besar di Indonesia.
Almarhum Izaak Doko juga pernah menjabat Ketua Partai Politik Perserikatan Kebangsaan Timor di Kupang yang berazaskan nasionalisme/kebangsaan dengan tujuan mencapai Indonesia merdeka.

Baca Juga  PENTINGKAH SUPERVISI PENDIDIKAN DI INDONESIA?

Selama penjajahan Jepang, tetap memelopori perjuangan Kemerdekaan Indonesia melalui surat kabar `Timor Syuho` dibawah asuhannya dan menjadi anggota “syo Sunda Tju San In” yang berkedudukan di Singaraja Bali.
Setelah diberhentikan sementara oleh Pemerintah NICA sejak 1 September 1945 sampai dengan 14 Maret 1946, sempat memimpin danmengorganisir tenaga-tenaga nasional bersama Tom Pello untuk menghadapi Pemerintahan Reaksioner Belanda dan kaki tangannya.
Izaak Huru Doko terlibat dalam enam kegiatan/aktivitas yang mengarah kepada perjuangan kemerdekaan RI sebelum Proklamasi Kemerdekaan RI, 17 Agustus 1945.
Setelah proklamasi, ia menggeluti 23 jenis kegiatan yang berbasis mempertahankan kemerdekaan RI sehingga jasa-jasanya dianggap luar biasa bagi bangsa dan negara.

Tinggalkan Balasan