Sekalipun Cuaca Tidak Bersahabat, PPK Raimanuk Pastikan Distribusi Logistik Pemilu ke TPS Tetap Berjalan

- Editor

Selasa, 13 Februari 2024 - 07:07 WITA

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Belu, News.Matatimor – Net : Menyongsong H-1, Pendistribusian logistik Pemilihan Umum yang akan berlangsung pada, rabu 14 februari 2024 berjalan dengan baik diseluruh wilayah Kabupaten Belu, Propinsi Nusa Tenggara Timur.

Usai menerima distribusi logistik dari Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Belu pada senin 12 februari 2024, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Raimanuk melanjutkan pendistribusian ke seluruh Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di 9 desa khususnya wilayah Kecamatan Raimanuk pada 13/02/2024 pukul 09:00 wita.

Sebanyak 270 kotak suara dan logistik pemilu lainnya mendapat pengawalan ekstra dari pihak TNI – POLRI, Panwascam dan Linmas sejak logistik di distribusi dari sekertariat PPK Raimanuk menuju 54 TPS yang berada di Kecamatan Raimanuk.

Ketua PPK Raimanuk, Andro Hipir saat diwawancarai, dirinya menjelaskan bahwa semua logistik dipastikan aman dalam distribusi dari sekertariat PPK hingga TPS, walaupun cuaca mendung dan gerimis, semuanya tidak menghambat sama sekali proses pendistribusian.

Walaupun mendung dan hujan gerimis, namun untuk distribusi logistik pada hari ini akan tetap berjalan dengan baik sesuai target yang ada. Ungkap Ketua PPK Raimanuk Andro Hipir.

Lanjut Andro, Kendaraan yang disiapkan berupa truck dan Pick Up (Mobil Kijang) semuanya dilengkapi dengan terpal sebagai pelindung terhadap logistik pemilu, jadi semuanya sudah kita antisipasi mengingat cuaca yang kurang bersahabat seperti saat ini.

Proses distribusi tersebut di awasi langsung panwascam Raimanuk, TNI-POLRI bersama Linmas dan juga dimonitor PPK bersama PPS se-Kecamatan Raimanuk.

Selain cuaca, terdapat dua desa yang medan menuju TPS dianggap ekstrim, yaitu Desa Teun dan Faturika.

Kedua Desa tersebut dengan lokasi yang dianggap ekstrim, berupa medan jalan raya yang terjal, tepatnya di dusun sanina desa faturika, sedangkan salah satunya harus melintasi sungai dengan lebarnya kurang lebih 100 meter menuju TPS yaitu dusun oereu desa teun.

Namun keadaan medan dari kedua desa yang dianggap ekstrim tersebut mendapat perhatian khusus dari PPK Raimanuk yang diketuai Andro Hipir dengan merekayasa alternatif perlintasan lain menuju lokasi TPS.

Terpisah, Kapolsek Raimanuk, IPDA Illumudin yang ditemui di sekertariat PPK Raimanuk menyampaikan penempatan personil Polri dengan dua pola yaitu penempatan personil sesuai dengan lokasi yang dianggap kurang rawan dan rawan.

Untuk penempatan Personil Polri, kita melakukannya dengan dua pola, yaitu daerah kurang rawan dan rawan, sehingga dilokasi yang dianggap kurang rawan akan ada penempatan 2 Personil Polri dan 12 Linmas dengan jumlah TPS pengawasan maksimal 8, sedangkan untuk daerah yang dikategori rawan penempatan personil sama, yaitu 2 personil Polri dan 12 personil Linmas hanya saja jumlah TPS minimal 2. Jelas IPDA Illumudin.

Tambahnya, Polri melaksanakan tugas dan fungsi sesuai misinya, yaitu mengawal dan mengamankan pemilu ini agar bisa berjalan dengan baik, aman dan damai hingga selesai.

Facebook Coment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim
Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar
Komisi X DPR Usul Gaji Minimal Guru Rp 5 Juta, Bonnie Triyana: Anggaran Kita Cukup
Starlink Masuk Desa: SMPN 1 Fatuleu Barat Libas Kendala Sinyal saat TKA
Cegah Kebocoran Data, Kemendikdasmen Luncurkan Program Bug Bounty 2026
Atambua Menyala! Festival Obor Perdamaian 2026: Pesan Toleransi dari Tapal Batas untuk Dunia
Kasus Dana BOS SMAN 3 Kupang: Menanti Gelar Perkara Penetapan Tersangka
Rayakan Valentine, Legislator PSI Ajak Siswa & Warga Fatuleu Barat Tanam Pohon
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 08:35 WITA

Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim

Selasa, 14 April 2026 - 13:15 WITA

Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar

Selasa, 14 April 2026 - 05:02 WITA

Komisi X DPR Usul Gaji Minimal Guru Rp 5 Juta, Bonnie Triyana: Anggaran Kita Cukup

Sabtu, 11 April 2026 - 00:05 WITA

Starlink Masuk Desa: SMPN 1 Fatuleu Barat Libas Kendala Sinyal saat TKA

Rabu, 8 April 2026 - 13:41 WITA

Cegah Kebocoran Data, Kemendikdasmen Luncurkan Program Bug Bounty 2026

Berita Terbaru

KOTBAH & RENUNGAN

Menemukan Tuhan dalam Keseharian

Sabtu, 18 Apr 2026 - 06:16 WITA

MATA BERITA

Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim

Kamis, 16 Apr 2026 - 08:35 WITA

MATA BERITA

Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar

Selasa, 14 Apr 2026 - 13:15 WITA

error: Content is protected !!
Exit mobile version