Renungan Katolik Minggu 06 / 11 / 2022

- Editor

Sabtu, 5 November 2022 - 07:17 WITA

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Renungan Katolik Minggu 06 November 2022 Oleh RD. Jhon Chris Taus

Dalam masyarakat Yahudi ada kelompok-kelompom elit seperti imam kepala, ahli taurat dan farisi, herodian, Sanhedrin dan Saduki.

Kelompok-kelompok ini yang sering datang kepada Yesus dan mengajukan pertanyaan-pertanyaan yangg tujuannya untuk menjebak Yesus dengan ajaranNya.

PASANG IKLAN ANDA DI SINI!

MURAH! Hubungi 08113810024

Imam-imam kepala tentang asal-usul Yesus dan kuasa mengajar. Herodian tentang soal bayar pajak.

Sanhedrin tentang hukum dan Saduki tentang kebangkitan sesudah kematian. Kaum Saduki inilah yang menjadi pokok ajaran Yesus dlm Injil mggu ini.

Tentang Kaum Saduki : adalah kelompok orang kaya, tuan tanah, bangsawan.

Mereka hidup mewah dan kelimpahan. Karena hidup dengan kelimpahan kekayaan harta dunia, maka mereka tidak pusing peduli dengan hidup yang akan datang.

Mereka sangat happy menikmati hidup sekarang. Hidup hanya saat ini dan sekarang ini di sini.

Karena itu cara pandang mereka tentang agama sangat MATERIALISTIS DINIAWI. Yaitu mereka tidak percaya akan kebangkitan orang mati, dan adanya malaikat-malaikat, juga tidak percaya adanya hidup yang kekal.

Lebih buruk lagi tidak percaya kepada Yesus Kristus yang telah bangkit.

Dengan latar belakang ini mereka datang kepada Yesus dengan bertanya tentang kebangkitan sesudah kematian, dengan mengutip teks Taurat Musa : …jika seorang mempunyai saudara laki-laki, mati, sedang istrinya masih ada, tetapi tidak meninggalkan anak, saudaranya harus kawin dengan perempuan itu untuk membangkitkan keturunan.

Selanjutnya mereka mengajukan satu kasus : ada 7 orang bersaudara yang pertama kawin dengan seorang perempuan, lalu mati tidak meniggalkan anak, lalu perempuan itu dikawini oleh yang kedua dan akhir semua saudara itu, dan mereka semua mati dengan tidak menggalkan anak, akhirnya perempuan itu juga mati.

Nah, siapakah diantara orang itu yang menjadi suaminya pada hari kebangkitan?

Sebab semua kawin dengan perempuan itu.

Jawab Yesus : orang-orang dunia ini KAWIN DAN DIKAWINKAN, tetapi kelak TIDAK ADA KAWIN DAN DIKAWINKAN sebab mereka sama seperti malaikat-malaikat dan mereka adalah anak-anak Allah, Karena mereka telah dibangkitkan.

Dalam kitab Makabe dikisahkan bahwa ada 7 orang bersaudara dengan ibunya, mereka rela menerima hukum rajam ketika dipaksa raja makan daging babi haram.

Karena mereka percaya, Tuhan raja semesta alam akan MEMBANGKIT MEREKA UNTUK HIDUP YG KEKAL.

Saudara/i, dengan jawaban Yesus ada hidup sesudah kematian tetapi hidup sesudah kematian sangat lain daripada hidup yang sekarang, tidak ada lagi kawin dan dikawinkan.

Krn kita hidup seperti malaikat-malaikat, dan hanya orang-orang yang dianggap layak.

Semoga kita semua adalah orang-orang yang dianggap layak masuk kebangkitan dan hidup yg kekal. Amen

Minggu Biasa 32

2 Makabe 7:1-2,9-14

Luk. 20:27-38

Facebook Coment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menemukan Harta yang Tak Ternilai: Renungan Minggu Biasa XVII
Gandum dan Lalang: Meneladani Kesabaran Allah yang Tanpa Batas
Kekuatan Sabda Allah dan Tanggung Jawab Iman Kita
Menemukan Kedamaian yang Hilang di Tengah Hidup Sehari-hari
Paus Tunjuk Mgr. Walter Erbì sebagai Nunsius Apostolik untuk Indonesia dan ASEAN
Panggilan Menuju Kekudusan dan Ganjaran Melimpah dari Allah
Menghadapi Ketakutan dengan Kuasa dan Pemeliharaan Ilahi
Tuaian Melimpah, Pekerja Sedikit: Panggilan Menjadi Perpanjangan Tangan Yesus
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 08:47 WITA

Menemukan Harta yang Tak Ternilai: Renungan Minggu Biasa XVII

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:11 WITA

Gandum dan Lalang: Meneladani Kesabaran Allah yang Tanpa Batas

Sabtu, 11 Juli 2026 - 11:48 WITA

Kekuatan Sabda Allah dan Tanggung Jawab Iman Kita

Sabtu, 4 Juli 2026 - 07:54 WITA

Menemukan Kedamaian yang Hilang di Tengah Hidup Sehari-hari

Sabtu, 27 Juni 2026 - 17:33 WITA

Panggilan Menuju Kekudusan dan Ganjaran Melimpah dari Allah

Berita Terbaru

KOTBAH & RENUNGAN

Menemukan Harta yang Tak Ternilai: Renungan Minggu Biasa XVII

Sabtu, 25 Jul 2026 - 08:47 WITA

KOTBAH & RENUNGAN

Gandum dan Lalang: Meneladani Kesabaran Allah yang Tanpa Batas

Sabtu, 18 Jul 2026 - 09:11 WITA

OPINI

Final Piala Dunia 2026: Takdir Sejarah vs. Kekuatan Devosi

Kamis, 16 Jul 2026 - 06:45 WITA

KOTBAH & RENUNGAN

Kekuatan Sabda Allah dan Tanggung Jawab Iman Kita

Sabtu, 11 Jul 2026 - 11:48 WITA

KOTBAH & RENUNGAN

Menemukan Kedamaian yang Hilang di Tengah Hidup Sehari-hari

Sabtu, 4 Jul 2026 - 07:54 WITA

error: Content is protected !!
Exit mobile version