Pupuk Bersubsidi Lolos Ke Timor Leste, Ketua Komisi II DPRD Belu : Ini Tanggung Jawab Bea Cukai

- Editor

Jumat, 28 Juli 2023 - 03:29 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Atambua, News.Matatimor – Net : Pupuk bersubsidi di khususkan bagi petani dan hanya bisa beredar di wilayah Republik Indonesia sesuai penetapan Calon Penerima dan Calon Lokasi (CPCL).

Namun beberapa pekan lalu, kabupaten Belu di gempar dengan adanya penyelundupan pupuk bersubsidi sebanyak 6,8 Ton lolos ke Negara Timor Leste melalui Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Motaain.

Peristiwa tersebut menarik perhatian dari berbagai kalangan hingga Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Belu mempertanyakan pengawasan pihak Bea Cukai yang dimana saat ini sedang di tangani Aparat Penegak Hukum Polres Belu.

BACA JUGA  Merespon Aduan Masyarakat, Berikut Jadwal Undangan Klarifikasi Terlapor Ke Inspektorat Belu

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

” kita akan terus pantau soal proses hukumnya, yang sementara di tangani oleh Polres Belu,” tutur Ketua Komis II DPRD Kabupaten Belu Elfis Pedrosa saat ditemui News.Matatimor-Net,Kamis 27 juli 2023.

Dikatakan Elfis, DPRD akan tetap mendukung Polres Belu untuk mengusut tuntas kasus penyelundupan pupuk bersubsidi ini.

” proses untuk mendapatkan pupuk bersubsidi ini setengah mati, tapi ko dengan mudahnya bisa lolos ke timor leste. Ini yang harus kita mempertanyakan,” pungkasnya.

Untungnya, pihak Bea Cukai Timor Leste bisa bekerja dengan baik hingga bisa mendeteksi penyelundupan pupuk bersubsidi yang lolos dari PLBN Motaain begitu dengan mudah.

BACA JUGA  Kunker Ke Belu, ini Pesan Kapolda NTT

Ia menegaskan bahwa, kecolongan ini merupakan tanggung jawab dari pada pihak Bea Cukai.

Selain itu, Sambungnya, pihak dinas pertanian juga harus ikut bertanggung jawab soal pupuk bersubsidi terkhusus kepada PPL yang memberikan rekomendasi kepada para petani untuk memperoleh pupuk subsidi ini.

” kalau pengawasan baik dari PPL maka pupuk ini tidak terdeteksi keluar, karena pupuk subsidi ini diberikan kepada para kelompok tani,” ungkapnya.

Melihat kecolongan ini, Ia menilai bahwa ada ketidak beresan di Dinas Pertanian.

BACA JUGA  Gubernur NTT Resmikan Gereja di Labat

Seharusnya, Dinas Pertanian melalui PPL sudah bisa tahu bahwa kelompok tani yang punya lahan dan tidak, dan petani mana yang masuk kelompok tani dan mana yang tidak.

” kecolongan ini kita menilai bahwa ada ketidak beresan di Dinas Pertanian, PPL, hingga Desa Kelurahan. Seharusnya mereka sudah tau Kelompok taninya,” tandasnya.

Ditegaskannya, pihaknya akan berkoordinasi dengan pimpinan DPRD Kabupaten Belu agar terus berkoordinasi dengan pihak berwajib dalam hal ini APH dalam penanganan kasus pupuk bersubsidi yang sedang ditangani Polres Belu.

Facebook Coment

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari Kapela Sto. Yoseph Sublele, Ziarah Arca Bunda Maria Paroki Santa Helena Camplong Dimulai
Menarik Tali Bersama, Menarik Harapan untuk Rumah Ibadah di GMIT Betel Oelusapi – Fatuleu Barat
Tema Komunikasi Sosial Sedunia 2027: Cara Pandang Baru di Era Clickbait
SMA Efata Sulamu Klarifikasi Video Viral, Tiga Siswa Jalani Pembinaan di Polsek
Paus Leo XIV di Paris: “Tak Seorang Pun Hanya Sebuah Angka”
Paus Leo XIV di UNESCO, Perdamaian, Pendidikan, dan Martabat Manusia di Era AI
Kadis Pendidikan NTT Apresiasi Inovasi MKKS SMA Kabupaten Kupang Hadapi TKA 2026
19 Tim Ramaikan Turnamen Voli Milenial Cup I Desa Kalali
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:39 WITA

Dari Kapela Sto. Yoseph Sublele, Ziarah Arca Bunda Maria Paroki Santa Helena Camplong Dimulai

Rabu, 30 September 2026 - 11:43 WITA

Menarik Tali Bersama, Menarik Harapan untuk Rumah Ibadah di GMIT Betel Oelusapi – Fatuleu Barat

Rabu, 30 September 2026 - 06:09 WITA

Tema Komunikasi Sosial Sedunia 2027: Cara Pandang Baru di Era Clickbait

Senin, 28 September 2026 - 05:09 WITA

Paus Leo XIV di Paris: “Tak Seorang Pun Hanya Sebuah Angka”

Sabtu, 26 September 2026 - 10:25 WITA

Paus Leo XIV di UNESCO, Perdamaian, Pendidikan, dan Martabat Manusia di Era AI

Berita Terbaru

Gambar Olahan Komisi Komunikasi Sosial Paroki Sta. Helena Camplong

Iman & Gereja

Kebun Anggur Tuhan dan Buah Kehidupan yang Diharapkan-Nya

Sabtu, 3 Okt 2026 - 07:05 WITA

Gambar dihasilkan dengan Kecerdasan Buatan (ChatGPT)

PENDIDIKAN

Modul Belajar Mandiri Uji Pemetaan Kompetensi Guru BINDO

Kamis, 1 Okt 2026 - 10:36 WITA

error: Content is protected !!